bersandar di pelukanmu
karna kamu suamiku..
Ada seseorang yang kukenal di saat usiaku 16 sampai 18 tahunan.
Dia seorang anak yang manis, wajahnya manis, senyumnya juga manis. Kalau aku tak salah ingat, orang itu punya gigi gingsul di sebelah kiri.
Dia teman satu sekolahku, even satu kelas dari awal sampai
tamat.
Aku tidak tau sejak kapan perasaan itu timbul padanya. Aku hanya tau disetiap
hari, yang ada dipikiranku hanya orang itu.
Berada di didekatnya aku merasa bahagia, meskipun tak pernah ada sebuah ikatan lebih dari teman antara aku dan dia.
Setiap malam sebelum tidur aku terbiasa mendengarkan lagu galau pada masa itu, sembari membayangkan dirinya.
Tanpa sadar, aku menghipnotis diriku sendiri untuk memasukkannya kealam bawah sadarku.
--
Untuk selanjutnya, waktu yang singkat membuat hubungan kami memburuk sebelum akhirnya perpisahan sekolah tiba.
Masa SMA berakhir dan aku tak pernah lagi bertemu dengan
orang itu.
Di hari-hari berikutnya aku dan anak yang manis itu telah berpisah, dan tak ada
alasan apapun untuk kami agar kembali bertemu.
Aku fikir, setelah
ini yasudah, aku akan lupa seiring waktu.
Tapi ternyata tidak, Orang itu telah begitu dalam masuk ke alam bawah sadarku.
Dia hidup dan bertahan di sana hingga bertahun-tahun.
Aku tidak bisa mengendalikannya, sampai aku selaaalu bermimpi tentangnya hampir
setiap malam, dan setiap kali aku ingat sesuatu yang berhubungan dengannya.
Aku hidup dalam kenyataan dan mimpi tentangnya yang hampir tak bisa kubedakan.
Saat membaca tafsir mimpi tentang seseorang yang sering muncul di mimpi kita, tafsir itu mengatakan itu artinya orang itu sering memikirkan kita.
Tapi saat aku cari tau di sosial media, orang itu bahkan bisa hidup dengan baik tanpa pernah sekalipun menyinggung soal aku.
Awalnya kufikir dia yang sering memikirkanku, hingga aku
sering memimpikannya dalam tidurku.
Tapi saat kucoba menyapanya dari sosial media, dia menjawab acuh seolah ‘untuk
apa menyapaku’, ‘ada perlu apa’.
Akupun mencerna semuanya sendirian, jika bukan dia yang
memikirkanku.
Dan akupun sudah berusaha untuk tidak memikirkannya.
apakah yang membuatku terus saja bermimpi tentang dirinya ?
Jika masalah ada di diriku, Berarti ada yang belum selesai antara aku dan diriku.
Aku tidak pernah mengutarakan ini pada siapapun.
Akupun tidak pernah mempertanyakan ini pada orang pintar manapun.
Tapi jika ada yang bisa menjawab kondisiku ini, aku sangat berharap ada orang yang bisa menjelaskannya padaku.
Dan beri tahu aku cara bagaimana menghentikan ini ?
Aku pernah sebahagia itu..
Merasakan sentuhan yang membuat seluruh tubuhku bergetar..
Sentuhan hangat dari seseorang yang kucintai tanpa syarat..
Seperti berjalan di dunia lain..
Masuk ke dalam negri dongeng yang berkilauan..
Wajah itu begitu, indah..
Seperti sebuah potongan yang menyatu menjadi sebuah kedamaian..
Ya. Aku pernah sebahagia itu mencintai seseorang..
Hingga akhirnya..
Aku menikah dan kehilangan perasaan itu untuk selamanya..
🥲🥲
Dari ketiga anak mama, aku adalah yang paling lama belajar mengendarai sepeda motor. Kakakku dari SMA kelas 1 udah bawa motor kesekolah, adikku yang cowok malah dari SMP udah bisa bawa motor.
Dan aku sendiri baru bener-bener bawa motor di usia 18tahun, itupun jatuh disenggol orang. Haha
Alasannya, karna aku kurang percaya diri. Gak tau aja kenapa tiap kali bawa jalan motor, berasa dilihatin orang. Padahal belum tentu.
Ditambah kata-kata mama yang bilang "cery gak bisa, cery gak bisa bawa motor, dia terlalu lemah" semakin membuatku tidak percaya diri.
Kepercayaan diri itu malah munculnya waktu aku udah tamat SMA, dan merasa iri sama anak orang lain, yang masih pada bocil udah mahir bawa motor.
"mereka bisa kok aku nggak", begitulah pikirku.
Sampai hari-hari berlalu, aku pun bisa dikategorikan 'bisa' bawa motor.
--
Cerita lain..
Dari ketiga anak mama, satu-satunya anak yang tidak pernah dibelikan kendaraan adalah aku.
"Ma, belikan sepeda.. untuk pergi ngaji dan main"
hanya itu yang kuminta sejak usiaku 12tahun, tapi nyatanya sampai tamat SMA, entah kenapa mama tak mengabulkan permintaan 'sederhanaku' itu.
Beda halnya dengan kakak dan adikku yang beberapa kali dibelikan sepeda motor untuk keperluan sekolah dan kuliah mereka.
Aku hanya diam atas diskriminasi dikeluargaku itu, karna aku tipe orang yang gak mau iri sama saudaraku sendiri.
Mungkin, mereka memang lebih layak dibelikan sepeda motor. Dibanding aku yang bahkan sepeda ontel saja dianggap tak layak.
(huhuhu,, nangis bombay).
===
Sampai disini ceritanya cukup haru.
Dan tibalah aku menikah dengan seorang suami yang kuanggap luar biasa dalam mengendarai sepeda motor.
Kalau kata teman-temannya, suamiku di usia 20tahun awal adalah seorang joki yang bakat terpendamnya itu harus terhenti karna gak ada modal. Terbukti dari beberapa bekas luka yang cukup parah, menjadi saksi waktu keretanya berlanggar di arena balap.
Katanya sih, suamiku bisa frestyle, tapi aku juga gak pernah lihat. Cuma pernah lihat dia jempingin motor. itupun harus hati-hati, karna motornya yang renta. Haha
Karna kepiawaiannya bawa motor itu, suamikupun bilang "adek, harus mahir bawa motor, masa suaminya joki, istrinya gak bisa bawa motor".
Dari situ, aku diajarin suamiku. Suamiku, Guruku. wkwk
Mulai dari hal remeh, seperti hidupin lampu tangan kalau mau belok. Sampai hal yang agak menakutkan seperti "nyalip mobil besar".
Dijalanan itu harus begini bla,bla, bla... panjang lebar..
Alhasil, karna sering duduk diboncengannya. Rasa percaya dirikupun muncul.
Aku harus bisa, aku pasti bisa. pikirku
Dan tibalah aku dapat kerjaan di sebuah tempat wisata.
Suamiku dapat THR lebaran dari pabriknya bekerja.
Untuk pertama kalinya aku dibelikan sebuah sepeda motor.
Meskipun suratnya hanya STNK, dan bukan beli baru. Tapi hatiku senang, karna dalam hidup ini pertama kalinya aku punya kendaraan sendiri.
![]() |
| Jok Hello kitty pilihanku |
Selama 3bulan, aku mengendarai Spin ini setiap hari.
Sampai pada suatu "Tragedi" menimpa rumah tanggaku. Dan aku berhenti bekerja.
=-=-
Singkat cerita,
Aku dan suami pindah rumah.
Ketenangan kami diganggu oleh kehadiran ipar.
Kerjaan suamiku sedang tidak ada pesanan, sehingga kekurangann ekonomi.
Dan Akhirnya..
Terpaksa harus menjual kereta SPIN ini.
Keadaan yang membuat keterpaksaan.
Sedih dan sesal, tapi inilah hidup.
semoga Allah menggantinya dengan kendaraan yang jauh lebih baik.
Akhirnya kau kembali ke rumah.
Kau pulang untuk mengatakan kalau kau itu suamiku, bukan cowokku.
Karna tak semudah itu meninggalkan hati yang sudah menjadi rumahmu.
Kau memelukku saat sudah selesai mandi. Duduk, mungil punggungmu dan bugil. Sesuatu yang indah yang memenangkan jiwa.
Aku tak pernah menikmati yang seperti itu -secara nyata- dari orang lain. Ku pandangi keindahan itu cukup lama di balik pantulan cermin.
Lalu, malam hari, kita bercanda canda di kamar berdua. Sudah lama rasanya, saat kau mencium ku. Aku masih takut untuk "itu".
Tapi, kita sudah lama. Aku bisa merasakan kembali kerinduan yang membara di hati kita.
Kau menarik seperti saat pertama kita bertemu, masih menjadi sosok indah dan mengagumkan di mataku.
I love you..
Love you too..
Saling melontarkan cinta., masih.
Perasaan ku masih tetap sama. Semoga kaupun begitu.
Abanga.. Adek’a.. Tayanga.. Boto..na.. Ingat itu, Panggilan sayang kita. Syafridun Rambe, Aku tak pernah bertemu Cinta sebesar perasaanku padamu, yang mampu membuatku benar-benar setia hanya pada satu orang, yaitu Kamu. Aku tak peduli sebesar apa kesalahanmu di masa lalu, aku gak mau ingat kalau kau pernah hampir menikah dan punya anak dengan wanita lain. Aku gak mau menyakiti dirimu dengan mengingatkanmu pada kisah indahmu di masa lalu. Meskipun kadang kamu gak bisa begitu. Masih saja kau mengingatkanku pada masa lalu, dan gak menerima kenyataan itu. Tak taukah kau, kesalahanku yang kau ungkit, nyatanya itu menyakiti diriku sendiri. Karna kau adalah diriku juga. .. Jika memang kita harus berpisah selamanya. Percayalah aku masih mencintaimu sampai akhir hayatku. Dan kau, jika kau benar-benar kecewa padaku karna amarahku hari ini. Silahkan carilah wanita yang lain, Yang lebih cantik dan lebih baik. Semoga bisa menandingi kesabaranku dalam menghadapimu. Atau carilah wanita yang masih Suci dan belum pernah disentuh oleh orang lain, apakah hatinya akan setulus dan sebesar kasihku padamu. Dan juga, maukah wanita itu berkorban sebesar pengorbananku padamu. Terimakasih Sayangku. Bersamamu aku benar-benar merasakan kebahagiaan. Meskipun tak lama. Terimakasih sudah membantuku memiliki seorang Putri Cantik yang kita panggil dia Micher. Aku janji akan menjaganya sampai aku Mati.
“Percaya” Memilikimu adalah sebuah keindahan dihidupku, aku benci harus terjadi hal seperti ini, ini akan membekas di ingatan dan perasaan. Seandainya pun keadaan membaik, pasti sudah berbeda dari semula. Apakah ini yang dinamakan bunga Rumah Tangga. Tadi malam aku begadang dan baru tertidur saat lepas subuh. Ada yang berbeda di pagi ini, gak ada senyum ceriamu, Ciuman di kening dan punggung mungilmu di atas kereta saat akan berangkat kerja. “Boto..” Aku memanggilmu dan itu memberikanku rasa rindu akan sosokmu. Lalu, siang tadi papa melihat kakiku, Hancur babak belur, penuh bintik jorok dan menjijikkan. Aku tak bisa menjelaskan apapun pada papaku selain bilang, “Gatal” dengan hati tersayat. Aku ingat baru-baru ini. Aku membelai wajah putihmu dan melihat tanganku yang penuh bekas luka seperti monster, aku tercengang pada pemandangan itu, sangat tidak cocok. Kulit hancur sepertiku bersanding dengan kulit putih sepertimu. Muncullah rasa syukur karna kebesaran hatimu selama ini menerima bintik memalukan di kulitku. .. Lanjut, setelah menulis ini aku ingin menyelesaikan untuk menghapus semua kenangan di Hp Samsung, Mencuci baju dan sarungmu, menjaga anak kita dan lalu menelfonmu jika aku berkenan. CkCk
Sesudah menikah, suamiku sering memfotoku.
Kadang hasilnya acakadut bikin malu.
Sampai pada suatu sore, aku baru aja mandi, dan suamiku bilang.
"Adek cantik kalau kurus, jangan gemuk ya" sambil memotretku.
"Oke," jawabku
Sulit untuk tidak punya rasa
Sulit untuk tidak menyukai
Dirimu yang murah hati, rajin ibadah dan patuh pada orangtua
Kita berteman tanpa sengaja
Dari sekian banyak pertemanan yang pernah kujalin
Pertemanan denganmu adalah sebuah bentuk ketulusan
Kamu sosok yang sederhana dan pemalu
Di mataku, tidak ada alasan yang membuatku tega berbuat jahat padamu
Setiap melihatmu aku bahagia
Bahkan, mengenalmu saja cukup membuatku termotifasi
Setiap azan berkumandang, kamu langsung beranjak untuk sholat
Aku sampai malu pada diriku sendiri, jika didekatmu aku masih mau tinggalkan sholat
Kamu tidak fanatik
Bagimu, agama adalah soal hati dengan Tuhannya
Manusia tak boleh menilai
Tatapanmu selalu mencerminkan kerendahan hati
Ingin aku belajar banyak kebaikan darimu
Semoga kita bisa menjadi Teman
Di dunia dan Akhirat
Amin
| By : CherryAlfitra |
