Featured Post

Ulah jin dasim, maybe

August 16, 2026

Ulah jin dasim, maybe

Hay. . mari berkabar teman setiaku.

Hari ini aku menangis lebih banyak dan lebih sakit dari biasanya. Bukan karena rapuh -aku sudah rapuh sejak SD- melainkan karena aku dimaki2 -untuk kesekian kali- oleh suamiku sendiri.

Dari luar aku tidak apa-apa, tapi dari dalam aku sudah hancur seperti kepingan kaca yang dilemparkan dari lantai 14.

Aku memendam, menahan dan akhirnya merasakan sendiri -betapa perih luka yang tersayat dari dalam- tanpa ada yang menyadari.

Disaat seperti ini aku rindu papa -meskipun setiap hari juga rindu- dan kini rindunya menjadi makin sesak.

Dia memang bermulut sampah dari awal.

Kakek dan bapakku yang menjadi saksi sekaligus penjamin bahwa mulut sampahnya bisa perlahan melunak, mereka keduanya telah pergi. T_T

Apakah surat perjanjian itu bisa menjadi bukti kuat, setelah aku kuat berdiri tanpanya nanti? Entahlah akupun bertanya-tanya karena kedua saksi dalam pernyataan itu sudah tiada.

---

Aku adalah istri,  juga seorang ibu. Aku ini wanita yang mulia dan berbakti pada keluarga.

Aku tidak pernah selingkuh, bergosip sana sini, mencuri ataupun berbohong.

Hanya saja, Dosaku banyak pada Penciptaku.

Pada Allah aku selalu malas ibadah, meninggalkan sholat, tidak bersedekah dan infak, juga jarang berdoa.

Mungkin saja, sakitku hari ini adalah ulah jin dasim yang berhasil masuk ke dalam hati yang kosong tanpa perlindungan Iman.

Dalam satu bulan kedepan, oke, aku coba pikir baik-baik dan beribadah dengan baik.

Jika keputusan dan perasaanku masih sama,maka itu adalah yang terbaik ketentuan dari Allah.

Semoga. Amin