Featured Post

Si Mbul

Showing posts with label Empty heart. Show all posts
Showing posts with label Empty heart. Show all posts

June 07, 2026

Harta Tidak dibawa Mati

Sekitar 3-4 hari yang lalu, ada angin kencang melanda daerah tempat tinggalku, Jatikesuma Namo rambe, Kab. Deli serdang.

(Dan setelah beberapa hari, aku baru dengar kabar, angin itu menerpa hampir semua daerah di Medan)

Angin itu bertiup lebih keras dari biasanya, lebih berisik dan lebih menakutkan.

Aku tidak keluar rumah, berusaha tenang sambil menggendong bayiku di dalam kamar.

Suamiku baru saja pulang kerja dan memegangi tiang atas agar tidak terbang terbawa angin.

Lalu tak lama kemudian, Listrik Padam dan Hujan Turun Deras.

Rumahku yang Rapuh, Bocor dan Banjir kacau di jam malam..

 Tapi aku tidak panik, karena aku percaya jika Allah akan menguji sesuai kemampuan hambanya.

 Just it.

-

Keesokan harinya aku keluar rumah. Dan ternyata, diluar dugaanku banyak sekali Rumah yg terdampak akibat angin kencang semalam.

(Termasuk rumah adik mama, dan sepupuku juga atapnya terbang, porak poranda)

Rumah yang nampak megah dan kokoh nyatanya banyak yang rusak atapnya tergeser angin.

Sebaliknya, rumah gubuk rentan beratap pandan, masih banyak yang berdiri kokoh tanpa tersentuh angin.

Akupun bersyukur, Rumah ku yang gubuk baik-baik saja.

--

Pemandangan yang membuka hati dan pikiranku ketika menatap rumah orang yang terdampak.

Ternyata, sehebat dan sekuat apapun manusia, ketika Allah sudah berkehendak, maka kehebatan itu tak bisa menandingi Kuasa Allah.

Karena kalau Allah mau, dalam hitungan detik, Dunia seorang hamba bisa berbalik 90% bahkan berputar 180%.

Dan juga sebanyak apapun harta yang diperjuangkan dan dikumpulkan manusia, Semua itu nyatanya tidak akan bisa dibawa Mati.

Akupun berencana membereskan harta dan barang remeh yang ada dirumah.

Lalu.. Menjadikan rumahku sesuatu yang bila saatnya tiba, maka aku siap kehilangan ataupun meninggalkankan tanpa rasa berat alias ikhlas. 

Hihii

#sekian dulu cuap-cuap singkatnya guys.





May 21, 2026

Jendela Nenek


Hanya sebuah jeruji jendela

tapi melihatnya, masih menyisakan luka.

Kenangan dan Duka masa kecil dan ketika beranjak dewasa

--
Aku tak tau jika secepat itu semuanya berganti
yang kukira selamanya, hanya mimpi saja

Saat terbangun aku tersadar
ternyata selama masih di dunia, segalanya tak ada yang abadi

May 08, 2026

doakan aku ya

 Sudah 2 bulan lebih, masalah sakit gigiku belum usai. dimulai dari gigi berlubang yang berdenyut, lalu drama pencabutan, sampai akhirnya gusi yang sakit berminggu-minggu membuatku tersiksa sampai sering terbangun tengah malam.

So, jarang-jarang sih aku minta doa melalui postingan blog.

dan apakah ini salah satu bentuk ikhtiar, siapa tau ?

Aku ingin sembuh sakit-sakit di dalam mulutku ini, karena itu.Mohon doanya ya, bagi siapapun yang membaca ini.

Semoga di ijabah Allah. Amin

April 29, 2026

Air Mata yang Tertahan

Entah apa yang dirasakan bayiku. Dia menangis keras saat aku menidurkannya disampingku. Terpaksa aku menidurkannya di ayunan.

Saat jam 12malam, bayiku terlihat gelisah. Aku ingin memberikan ASI, takut bayiku lapar atau haus. Tapi dia menangis kejer begitu aku mengeluarkannya dari ayunan dan mengganti popoknya yg basah.

Apakah aku telah menyakiti bayiku. Tapi secara sadar aku hanya berniat baik dan melakukan hal seperti biasanya pada bayiku. 

Akupun cemas, panik, dan bingung harus apa.

Tangisnya yang kuat di tengah malam, nyatanya membangunkan suamiku yang sudah terlelap.

Dia merasa tidurnya terganggu seperti biasa.

Menyalahkanku seolah aku sengaja membuat bayiku menangis tengah malam.

Tanpa rasa kasihan atau sedikit simpati untuk membantu kepanikanku. Aku malah dimarahi dan dianggap sebagai ibu yang tak becus.

Aku hanya terdiam, tak bisa melawan atau mengatakan apapun. Karena mengganggu waktu istirahat suamiku di malam hari, adalah sebuah kafatalan, karena besok hari suamiku harus bangun pagi untuk bekerja mencari nafkah keluarga.

Seolah aku tidak berguna dan hanya menambah beban. Akupun merasa bersalah dan terhina, pada hal yang aku sendiri tidak sengaja melakukannya.

Apakah aku bersalah ?

Kenapa aku disalahkan?

Apakah ini pantas?


😥😥

Padahal kondisiku juga belum stabil pasca cabut gigi geraham bawah 2minggu yang lalu.

Aku harus sabar.

Pikiranku melayang merindukan papa.

Dunia ini singkat. Aku berdoa semoga ketika aku dan anakku menyusul papa. Kita akan kembali bertemu di alam sana nanti.

Dan saat kita kembali ada banyak sekali hal yang ingin ku ceritakan pada Papa. Manusia paling mencintaiku di dunia ini 😭😭

March 04, 2026

Cry, why

Sebenarnya aku tidak suka menangis. Aku juga tidak ingin menangis. Hanya saja dia menghinaku sudah keterlaluan.

Entah itu konteksnya bercanda. Atau memang sengaja. Tapi itu melukai hati dan perasaanku.

Jika aku kecewa karena ini, apakah kedepannya akan berdampak.

Bagaimana kita bisa kaya. Kalau dosa tetap diperbuat.

Sangat disayangkan, padahal cita-cita mu di dunia ingin jadi orang kaya.

Jika merujuk pada surat perdamaian dulu. Sepertinya aku sudah bisa menggugat cerai.

Hanya saja, dua orang saksi dalam surat itu, kakek dan papaku sudah meninggal dunia. Mereka tidak lagi bersaksi untukku. Tapi menjadi saksi untuk diri mereka sendiri.

Kalau mulai detik ini aku merencanakan hari untuk mengurus perpisahanku dengannya. Akankah Tuhan meng'ijabah.

Selain memberi uang dengan nilai yang sangat sedikit. Tidak ada dan tidak banyak lagi yang ku harap darinya.

Sifat Tempramen, Nafsuan, Manja luar biasa, atau jika dia mati lebih dulu. Ini semua malah menjadi masa depan yang lebih baik untuk hidupku dan anak-anak.

😥

Mungkin saat ini aku hanya sedang diberi cobaan.

Atau Teguran. Mungkin !



Dia adalah 1Qb4L

Dalam ingatan kecilku, ada sosok kecil yang begitu indah untuk dikenang.

Wajah manis dan imut, begitu ikonik dan khas.

Perasaanku begitu suci saat mengenalnya. Tak ada prasangka buruk dan firasat jelek.

Hingga sampai detik ini, mengingatkan Tulisan Hoeda Manis yg berjudul Menyentuh Keabadian, adalah karya yang mewakili pikiranku pada Nya.

February 19, 2026

Puasa Pertama

Sejak menikah, bulan puasa sudah bukan menjadi bulan yang istimewa bagiku. Bulan suci yang ditunggu para umat islam, malah menjadi bulan yang penuh dengan ingatan duka -bagiku-.

Suami patriaki yang doyan makan, tidak pernah memberikan kesan baik selama tahun-tahun pernikahan kami menjalankan bulan puasa bersama. Meski sedang libur kerja -seharian dirumah- Dia tidak pernah membantu walaupun aku sedang jungkir balik mengurus rumah dan anak-anak. Hanya main Hp dan membuatku jengkel dengan candaannya yang tak lucu dan terkesan menghina.

Lambungnya yang besar, selalu mengeluh saat menjalani puasa. "Lemas, Lapar,Haus, Sakit". Persis seperti anak SD yang tidak tau apa itu hikmah puasa -yang bukan hanya sekedar menahan lapar dan haus-. Dan menjalani puasa penuh dengan paksaan. Bukan kerelaan hati.

Alih-alih senang, aku malah trauma menjalani bulan puasa bersama suamiku. Bulan puasa yang harusnya baik, malah meninggalkan kenangan luka demi luka disetiap Tahun-tahun sebelumnya. Dan sepertinya Tahun ini juga begitu.

Aku membencinya. Jujur dari hati.

Suara sahur-sahur yang berisik dan gedubrakan dari para umat yang kurang adab. Perburuan Takjil, makanan yang tampak enak, namun mengundang keburukan di dalamnya -seolah jadi ajang tahunan semata- Cara menjalankan ibadah yang terlalu pamer dan dipublish. Suara mengaji di Toa masjid yang selalu berkumandang namun tidak ada merdunya. Hingga yang terakhir, saat tiba akan Hari Raya. Orang-orang hanya pamer. Pamer baju baru, kebersamaan keluarga yang penuh kemunafikan, pamer kue dan makanan yang berlimpah, sampai ungkapan basa basi menjijikkan orang-orang yang kepo tentang ini itu.

Aku Muak. Bisakah bulan puasa diskip.

Tahun depan saja..

😫😵🥴🤪

}}}}}

Terus...

Ada lagi hal pilu yang lain.

Bulan puasa terindah yang pernah kujalani adalah kenangan yang tak akan terlupakan bersama keluargaku yang dulu, ada papa mama kakak dan adikku. Yang terjadi jauh sebelum aku bertemu dengan suamiku. Jauh sebelum aku menikah dan punya anak seperti sekarang ini.

Di rumah nenek juga. Rumah besar penuh kenangan di saat bulan Ramadhan. Tak ada yang lebih indah dari itu.

Sahur berdua dengan nenek. Dibangunkan nenek dan disiapkan makanan lengkap dengan teh manis panasnya.

Sesuatu yang indah. Tak akan bisa lebih indah dari itu.

Seolah, aku sudah melewati Ramadhan yang paling indah. Jadi saat ini tidak ingin lagi menjalani Ramadhan yang lain. Sudah cukup.

----

Aku tau pemikiran seperti ini sangatlah salah.

Dan hanya satu Hal. Bulan puasa tahun ini, aku ingin menghafal surat yasin.

Setidaknya membacanya sebanyak mungkin, sampai setiap ayatnya menjadi bacaan ringan yang menempel dalam ingatanku.

Well, sampai disini dulu ungkapan hati -kampret- ini.

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh..

January 11, 2026

Thing is..

Banyak yang terjadi, banyak yang ingin kukatakan, dan banyak yang kulakukan..

Hingga bermuara di satu titik..

Semua ini tidak lama, tidak abadi, tidak akan terulang kembali..

Orang-orang datang dan pergi, yang dicinta dan dipuji, saat sudah tiada, hanya tinggal cerita..

Aku mengenang dan menjalani kenyataan hari ini di detik yang sama..

Entah itu 10tahun lalu, atau 10 tahun yang akan datang, aku tetap pada pikiranku.

--

Dunia ini indah sayang, jangan mati dulu, jangan terlalu cepat putus asa, karena sesuatu yang indah akan terjadi di masa depan, siapa yang tauu..

Aku yang dulunya selalu bersandar pada orang tua, hari ini malah menjadi orang tua, tempat bersandar anak-anakku..

Terkadang lucu, tak masuk akal, sulit dipercaya, dan tidak terprediksi, tapi bisa terjadi..

---

Papa..

Bolehkah aku merindukanmu terus, sampai tiba saat akupun akan menjemput ajalku sepertimu..

Suamiku..

Andai kau tau, betapa besarnya rasa cintaku. Meskipun jauh di dalam lubuk hati ada satu luka yang tak pernah sembuh yang tak kau tau..

Dan anak-anakku..

Aku selalu berdoa kepada Allah, semoga kalian tumbuh menjadi anak yang sholeha, punya pemikiran luas tentang ilmu dunia dan akhirat.

 Meskipun mamacui punya banyak kekurangan, tapi Micer dan Ailyn akan menjadi putri yang hampir Sempurna di segala sisi.

Karena segala kesempurnaan hanya milik Allah.

Mama doakan agar kalian selalu dilindungi, bahagia di Dunia dan Akhirat. Amin





August 27, 2025

Selamat Ulang Tahun Iqb4l

 Sepertinya aku baru semalam memposting lagi sesuatu tentang iqb4l. Dan seperti De Ja Vu. Lagi dan lagi seperti sebuah takdir, terrnyata hari ini adalah hari ulang tahunnya. 

Tanggal 27, seperti tanggal lahir papaku dan tanggal lahir putri cantikku. Hanya saja bulan dan tahun lahirnya berbeda-beda.

Semoga saja, kelak anakku akan tumbuh menjadi seorang berhati luas seperti papa, dan berotak pintar seperti Iqb4l.

Aku masih menyimpan satu gambar lagi dari kertas yang dulu pernah kau coret.
Gambar-gambar yang entah kenapa malah menjadi kenangan tak terlupa, yang seolah tak mungkin kubuang begitu saja sebelum mengabadikannya.


Semoga Makin Sukses ya iqb4l, dengan semua yang kau perjuangkan dan impikan dalam hidupmu. <3

July 02, 2025

Mungkin , ibu pernah (cinta sampai akhir hayat)

-
Kalau dari cerita yang kudengar dari ibuku, katanya papa sangat mencintai dan menjaganya ketika ibu sedang sakit atau sedih. Papa akan menjadi garda terdepan yang melindungi dan menghibur ibu.

Tapi dari yang aku saksikan, tidak semua itu benar.
Ibu malah terlihat sebagai wanita jahat yang selalu membantah dan menghianati papa hingga akhir hayatnya.
Tapi ibu tidak pernah menyadari itu.

--
Kalau dengar cerita dari suamiku, katanya ibunya sangat menyayangi dan mengutamakan dirinya dibanding siapapun di dunia ini.
Tapi dari kesimpulan yang kudapat selama aku mengenal suamiku.

Mungkin di tengah keterbatasannya, ibu suamiku hanya bisa mendidik anaknya sebatas pelayanan tanpa rasa bersalah pada orang lain.
Hingga akhir hayatnya, ibunya suamiku meninggal membawa beban di kepala mengenai kebobrokan moral dari anak-anaknya sendiri.
Tapi suamiku tidak menyadari itu.

---
Malam ini terasa lebih dingin dari biasanya, tubuhku hampir menggigil dan suara kecil dari anakku yang meminta makan, akhirnya membuatku terjaga.

Satu persatu perkataan dari ibu dan suamiku mulai terngiang di kepalaku.
Kata-kata yang sebenarnya memang benar, tapi tidak seharusnya mereka katakan padaku sebagai pelampiasan.

Ibu yang bilang suamiku miskin, yang dengan mudahnya mendapatkan anak orang, lalu menyakiti dan menyuruhnya ini itu, itu semua benar. Tapi di balik itu aku juga punya penjelasan, yang ibu tak mungkin ingin dengar.

Suamiku yang bilang, jika ibuku itu perempuan sakit jiwa. Yang jalan hidupnya salah, yang tidak pernah memikirkan perasaan anaknya, yang serakah pada harta seolah hidup selamanya. Yang percuma ibadahnya rajin, tapi suka berdusta, itu semua benar. Tapi dibalik itu aku juga punya penjelasan, yang suamiku tak mungkin ingin dengar.

----
Aku terluka, bukan di fisik, tapi di dalam perasaan.
Aku menangis dan terisak dalam hati.
Tapi aku menahannya. Tercekat dalam keadaan. Tanpa tau harus kemana berlari.

Putri kecilku membutuhkanku. Hanya aku yang dia punya dan bisa diandalkan dalam dunianya yang kecil.
Bahkan dalam kepolosan dan ketidaktahuannya, hanya putriku yang bertanya "mama kenapa ?" Saat air mataku mengalir keluar.

T_T
Mungkin, calon anak di dalam perutku ini tak suka juga jika ibunya bersedih.

Karena itu tak bisa ku sembunyikan dari dirinya yang kini sedang berjuang untuk hidup dan dilahirkan.

Entah apakah aku akan bernasip sama seperti papa atau ibunya suamiku -yang mati membawa rasa cinta pada sosok yang salah-
Itupun masih menjadi tanda tanya besar dalam hidupku.

Aku hanya perlu bertahan sedikit lagi. Sedikit lebih lama.
Terus dan hidup.


June 17, 2025

Jejak tapak

 Akhir-akhir ini aku merindukan papa. Bahkan aku berharap papa menjemputku, mengajakku ikut bersamanya -tanpa aku sadar, bahwa aku tak punya bekal apapun untuk pulang- , kembali pada Sang Pemilik.

Aku ingin bertemu dan memeluk satu-satunya laki-laki yang mencintaiku di dunia ini dengan tulus itu.

Laki-laki yang mencintaiku tanpa mengharapkan apapun dariku. Laki-laki yang selalu memenuhiku tanpa membuatku terbebani untuk membalasnya.

Aku cukup beruntung papa, aku mendapatkan cinta dari laki-laki lain yang menerimaku apa adanya.

Tapi laki-laki itu bukan dirimu yang penyabar dan berhati lembut.

Wataknya keras, tutur katanya kasar dan penuh makian. Sekali dilontarkan aku bisa patah berhari hari.

.. Terkadang aku ingin menangis berlama-lama. Menyadari betapa rapuhnya diriku. Akupun benci itu.

Tapi putri kecilku yang cantik tak punya siapapun dan tak bisa berbuat apapun tanpa aku.

Jadi dengan segera aku harus sadar, memalingkan pikiran sejenak dan kembali pada pelukan kecil penuh semangat dari putri kecil itu.

Aku tak pandai merayu seseorang yang sedang merajuk. Aku hanya berbuat seadanya. Jika memang kesalahanku sebesar itu. Aku hanya minta maaf pada Tuhan.

... Apapun itu, aku harus segera sadar. Karna calon anak dalam perutku pasti juga akan tersiksa jika tau ibunya bersedih lama-lama.

Pinggangku yang rasanya mau patah, perutku yang mulas, rasa tak nyaman yang membuat mual, hingga sakit kepala yang berulang. Tak ada yang bisa menggantikan semua perasaan itu selain diriku sendiri.

Dan sepertinya tak ada yang bisa kuharapkan selain Tuhan sebagai penolongku.

Please Forgive Me God 🙏

June 10, 2025

Syarat Tak terpenuhi

 Syarat untuk menjadi kaya, salah satunya adalah 'berhenti berbuat dosa', karena hanya dengan berhenti dan takut akan berbuat dosa, seseorang akan menjadi lebih kaya.
-entah itu kaya harta, atau kaya hati-

Tapi hari ini -dan di hari-hari sebelumnya- syarat itu adalah sesuatu yang belum terpenuhi.
Entah itu oleh suamiku, atau oleh diri sendiri.

setidaknya dimulai dari hal terkecil, yaitu merubah tuturkata.


March 09, 2025

Lets Get Dissapoint

 Ada satu cara ampuh untuk mendapatkan rasa kecewa, Yaitu berharap dan bergantung pada MANUSIA.

Selama yang kau cintai adalah manusia, dan sejauh yang kau tuju ada pada manusia. Maka tak peduli apapun, Hanya akan beujung pada kecewa.

Karena itu aku memilih bergantung pada hal lain, Hal apapun selama itu bukan manusia.

TUHAN, Mungkin !

February 28, 2025

Ketidakberuntungan itu

Dulu, aku fikir semua manusia hatinya itu baik, ternyata seiring dewasa, Banyak kebaikan hati yang terkontaminasi oleh ‘racun’ dan kehilangan kemurniannya.

Racun yang kumaksud adalah racun hati itu sendiri, berupa iri dengki, kesombongan dan juga rasa dendam.

Dulu, aku fikir juga setiap anak memiliki kehidupan yang mirip denganku. Orang tua yang lengkap,  menempuh pendidikan di sekolah dan hidup dalam lingkungan yang layak dan berkecukupan. Tapi ternyata seiring dewasa aku menemukan banyak anak yang terlahir dalam ketidakberuntungan dan ketidakadilan takdir. Beberapa bahkan dikutuk kelahirannya dan berakhir tumbuh dalam nestapa.

Even, ada yang diasuh oleh orang ‘jahat’, tidak diberikan pendidikan dan bahkan dipaksa bekerja keras sejak usia dini.

Prasangka baikku terhadap keadaan, dimana yang kulihat selama masa kecilku hanya anak-anak beruntung dan bahagia, akhirnya mengaburkan pandanganku terhadap anak-anak yang terbuang itu.

Aku kaget saat tau ternyata ada anak tak berdaya yang menjadi korban kebiadapan orang dewasa, entah itu pelecehan, penganiayaan, hingga ditelantarkan sampai akhir hidupnya.



Dan saat ruang lingkup pengetahuanku sudah semakin luas, aku menyadari bahwa salah satu korban dari anak yang terlahir kurang beruntung itu, ternyata adalah diriku sendiri.


February 17, 2025

Ngobrol dengan Ibu

Entah sejak kapan tepatnya, tapi salah satu hal yang sering kuhindari dan kalau bisa tidak kulakukan sama sekali adalah ‘Ngobrol sama ibu’.

Meskipun kami tinggal serumah, tapi aku merasa ada jarak yang sangat jauh antara aku dan ibu.
Ketika kami membicarakan sesuatu, aku tidak pernah menemukan kenyamanan dari pembicaraan tersebut.
Hal itu dikarenakan ibuku selalu mengarang cerita dan membicarakan hal-hal yang tidak masuk akal.

Seperti.. Omong kosong dan kebohongan.

Pernah dalam keadaan kesadaran penuh, aku mempelajari kosakata yang dikeluarkan dari mulut ibu dalam sehari.
Dan kebanyakan yang dikatakannya adalah Hinaan, Kemarahan, Omong Kosong dan kata-kata yang menimbulkan dendam di hati.

Tak taulah, meskipun berusaha untuk tidak kesal akan perkataan ibu. Tapi mendengar suaranya saja aku sudah ilfill duluan.

Salut sih untuk orang-orang yang bisa bertahan bicara lama-lama dengan ibu tanpa merasa gondok sedikitpun.\

==

Note: Ditulis dalam keadaan kesal.
Semoga Tuhan Mengampuni Dosaku.

January 03, 2025

Gangguan Jin, atau Masalah Psikis

Aku kehilangan motivasi, semangat dan daya juang.

Well, seolah hari-hariku hanya habis untuk menghitung hari, tanpa ada satu tindakan yang berarti.
Dalam sebuah ceramah ustad yang kudengar, kalau badan selalu lemas, malas untuk ibadah, mata sering ngantuk, dan rambut rontok, bisa jadi ada seonggok jin sedang bersemayam didalam badan orang tersebut. Aku lupa nama jin nya apa, tapi untuk mengusir jin tersebut seseorang harus diruqyah.
*dan dikarenakan tanda-tanda itu ada dalam diri saya, adakah yang mau bantu meruqyah agar jin itu pergi !?

Tapi lebih dari itu, aku mengartikan secara logika, jika sebenarnya hal yang membuatku selalu malas melakukan apapun, tidak lain dan tidak bukan karena lingkungan hidupku yang toxic.

Gimana tidak, satu contoh kecil, suamiku selalu mengucapkan *kata mutiara* setiap pagi aku baru membuka mata dan ingin memulai hari.  Kata-kata hinaan yang lambat laun kuanggap kata mutiara agar aku bisa sedikit berdamai, seperti istri malas, istri boros, istri jelek,blabla bla.

Sedangkan aku adalah seseorang yang kalau bangun pagi tidak mendapat asupan motivasi maka akan seharian badmood dan emosi tidak stabil. Biasanya aku akan diam seribu bahasa di pagi hari apapun yang terjadi.

Hahh tolongg..
Saat suami sudah pergi kerjapun, mama masih saja memanggil namaku dengan riweh dan memintaku melakukan ini itu yang membuat hidup tak tenang.

-

Bisa dibilng ketika aku memandang gemerlapnya dunia ini seolah tak ada lagi tren yang ingin kutiru. “mereka itu, apapun itu bukan tujuan dari hidup ini” pikirku.

Tak punya tujuan dan resolusi berarti yang ingin digapai.

Impianku telah hilang bersama dengan penghianatan ibu dan ketegaan suamiku.

Hari ini, satu-satunya yang memberiku kekuatan untuk terus menjalani hari hanyalah putriku yang cantik. Yang masa depannya masih sangat panjang.

Untuknya, aku bahkan rela mengorbankan nyawa.

November 30, 2024

Was my birth as mistake ?

 As if everything is my fault


The messy house is my fault

The dirty clothes are my fault

Wanna eat but there is no rice, that is also my fault


Even if this house is hit by a typhoon, That is also my fault


--

The risk of women who just stay at home without any income


Considered a parasite

Treated like a servant by my own mother and husband


My sadness is considered a crybaby

My tiredness is considered lazy

Even my silence is considered annoying




October 21, 2024

Persiapan Pernikahan untuk mama

-

 Ibuku yang sudah berumur 58tahun, 5hari lagi akan menikah dengan seorang kakek berusia 74tahun.

Hahh.. Padahal papa baru saja meninggal dunia di tanggal 6 Januari, tahun ini.

Bukan tanpa sebab dan alasan, mama menikah lagi dikarenakan kakek kaya raya ini bersedia membayar hutang-hutang mama yang mencapai Ratusan Juta Rupiah.

Dan aku !
Ya apalah dayaku, ada atau tidaknya restu dariku, mama tetap akan menikah lagi. Bahkan jikapun aku tidak tau apa-apa, semuanya tetap akan terjadi dan berlanjut.

Anak kesayangan mama, yaitu adikku yang paling bontot, istrinya sudah melahirkan dan di waktu yang sama 'dalam 5hari lagi' mereka akan mengadakan acara penabalan nama sekaligus Aqiqah untuk anak adikku.
Tak heran padaku, pada diriku, mama memang setidak sayang itu padaku.
Demi memenuhi acara adikku, mama rela mempercepat acara pernikahannya dan merayakannya di hari yang sama.

Sedang aku, 
Minta dibelikan paket internet saja, mama terasa beratt sekali mengeluarkan sedikit uangnya sambil berceletuk "kau kan punya suami" hehe

Itulah alasan kenapa aku tak pernah minta dibelikan sesuatu atau merepotkan apapun tentang uang pada mama, karena aku punya suami.

Suami Terbaaik di Dunia, pikirku kadang-kadang.

--

Pagi tadi suasana hatiku sedikit kacauu karna terbayang rumah di benteng hilir. Aku terus saja tidak ikhlas dengan barang-barangku yang masih ada di sana, meskipun susah payah aku melupakannya, menganggap itu sebagai uang ganti sewa rumah dan listrik selama aku masih tinggal disana. Tapi wanita sakit jiwa beserta anak-anaknya itu membuatku merasa tidak nyaman dan jijik membayangkannya.

Ohe,, anggap saja ini hanyalah bagian dari takdir hidup.

Tapi.. Menjelang siang, aku mulai nonton Drakor 'Neverthles &Secret Garden' nyambil2 beberes area, aku melakukan ini, karena aku tau, inilah hal yang bisa membuatku kembali tenang. Dengan membereskan barang-barang maka masalahku sedikit-sedikit akan terlupakan dan hati kembali tenang.

---

Lalu, energi yang sama akan menarik energi disekitarnya.
Inilah energi itu, saat jam 2 siang, Tukang butut pasar 3, yang pernah jual ps sm suamiku tadi datang kerumah, dia beli TV bekas, seng bekas dan sampah2 yang sudah mau kubuang.
Aku tak peduli harganya, mungkin dia juga sudah memanpulasi hitungannya. Aku hanya ingin menyingkirkan lebih banyak 'sampah' dari rumah peninggalan papa saat masih hidup ini.

Sejujurnya kalau semua ini laku, maka aku akan menjual semuanya. Tapi pelan2 saja, karena kalau mama tau, maka mulut jembernya akan mengomel panjang kali lebar sama dengan tinggi, jika dia tau sampah-sampah dirumahnya aku jual satu persatu.

Dan Alhamdulillah aku dapat 50ribu.
Sejak aku tidak pernah takut akan merasa kekurangan, malah sejak itu rezekiku makin bertambah dan bertambah. Amin 

----

Di saat yang sama saat menimbang butut, anakku buang air besar, dan Tainya sangat besar sekali.
Dia sudah beberapa hari tidak pup, dan kemarin malam dia demam, aku bersyukur akhirnya hari ini putriku kembali sehat.

Hahh..
sekian dulu curahan hatiku hari ini.

gambar hanya pemanis


September 05, 2024

Ternyata ada yang belum selesai dari perasaanku.

Ada seseorang yang kukenal di saat usiaku 16 sampai 18 tahunan.

Dia seorang anak yang manis, wajahnya manis, senyumnya juga manis. Kalau aku tak salah ingat, orang itu punya gigi gingsul di sebelah kiri.

Dia teman satu sekolahku, even satu kelas dari awal sampai tamat.

Aku tidak tau sejak kapan perasaan itu timbul padanya. Aku hanya tau disetiap hari, yang ada dipikiranku hanya orang itu.

Berada di didekatnya aku merasa bahagia, meskipun tak pernah ada sebuah ikatan lebih dari teman antara aku dan dia.

Setiap malam sebelum tidur aku terbiasa mendengarkan lagu galau pada masa itu, sembari membayangkan dirinya.

Tanpa sadar, aku menghipnotis diriku sendiri untuk memasukkannya kealam bawah sadarku.

--

Untuk selanjutnya, waktu yang singkat membuat hubungan kami memburuk sebelum akhirnya perpisahan sekolah tiba.

Masa SMA berakhir dan aku tak pernah lagi bertemu dengan orang itu.
Di hari-hari berikutnya aku dan anak yang manis itu telah berpisah, dan tak ada alasan apapun untuk kami agar kembali bertemu.

 Aku fikir, setelah ini yasudah, aku akan lupa seiring waktu.
Tapi ternyata tidak, Orang itu telah begitu dalam masuk ke alam bawah sadarku.
Dia hidup dan bertahan di sana hingga bertahun-tahun.
Aku tidak bisa mengendalikannya, sampai aku selaaalu bermimpi tentangnya hampir setiap malam, dan setiap kali aku ingat sesuatu yang berhubungan dengannya.

Aku hidup dalam kenyataan dan mimpi tentangnya yang hampir tak bisa kubedakan.

Saat membaca tafsir mimpi tentang seseorang yang sering muncul di mimpi kita, tafsir itu mengatakan itu artinya orang itu sering memikirkan kita.

Tapi saat aku cari tau di sosial media, orang itu bahkan bisa hidup dengan baik tanpa pernah sekalipun menyinggung soal aku.

Awalnya kufikir dia yang sering memikirkanku, hingga aku sering memimpikannya dalam tidurku.
Tapi saat kucoba menyapanya dari sosial media, dia menjawab acuh seolah ‘untuk apa menyapaku’, ‘ada perlu apa’.

Akupun mencerna semuanya sendirian, jika bukan dia yang memikirkanku.
Dan akupun sudah berusaha untuk tidak memikirkannya.
apakah yang membuatku terus saja bermimpi tentang dirinya ?

Jika masalah ada di diriku, Berarti ada yang belum selesai antara aku dan diriku.

Aku tidak pernah mengutarakan ini pada siapapun.
Akupun tidak pernah mempertanyakan ini pada orang pintar manapun.

Tapi jika ada yang bisa menjawab kondisiku ini, aku sangat berharap ada orang yang bisa menjelaskannya padaku.

Dan beri tahu aku cara bagaimana menghentikan ini ?



April 10, 2024

Selamat Hari Raya, Papa

 Assalamualaikum..
Selamat hari lebaran ya, by the way untuk semua umat muslim di Dunia..

Saya mewakili untuk keluarga saya agar diberi maaf sebesar-besarnya..

Satu hal yang ingin saya sampaikan di hari ini hanya rindu.
Rindu pada papaku tersayang.

Hari raya pertama tanpa papa, dan akan terus begitu untuk tahun-tahun selanjutnya.

Kenangan hari raya bersama papa