Featured Post

Ulah jin dasim, maybe

Showing posts with label Catatan Untuk Dion. Show all posts
Showing posts with label Catatan Untuk Dion. Show all posts

September 04, 2025

Turn Out he was divorced

 Tadi malam aku tidak bisa tidur, sesuatu yang mengganjal dipikiran membuatku tak bisa mengistirahatkan hayalanku.

Sampai tiba-tiba saja, Penelusuran facebook membuatku ingin tau kabar tentang mantan pertamaku, yang dulu pernah membuat hatiku sebegitu patahnya, siapa lagi kalau bukan dion.

Memang sudah tidak seharusnya lagi aku peduli, tapi aku hanya sekedar ingin tau kabar terbaru.
It Turns out, He was Diforced, Years ago.

Penyebabnya adalah affair with a coworker.
Hah.. Ternyata affair with other girl, adalah penyakitnya sejak dulu.

Kalau memang tidak puas dengan satu wanita, kenapa memutuskan untuk menikah dan berkomitmen.
Ujung-ujungnya kan kasihan si Eka Putri, harus menjadi Korbanmu yang paling jauh perjalanan.
Huhh... U know what i mean lagh.

-
Then, other story.
Aku juga penasaran dengan Sembiring yang lain, Yang sebegitu pelitnya sampai aku menyesal pernah mengenal dan menyukai seseorang sepertinya sebegitu jauh.

Maybe, cause it's too stingy. Tuhan tidak memberinnya rezeki terbesar dalam sebuah pernikahan, yaitu hadirnya seorang anak.

Hah..
my words were so evil. but, that's because he's also evil.

Mudah-mudahan dia dan pasangannya, not divorced too.
Langgeng ya!

--
Meskipun bukan sebuah perlombaan, tapi disini saat masa depan sudahh berjalan.

I Feel Victorius.
I'm very gratefull.

Pada akhirnya, aku punya suami yang terbaik, dan anak yang Mengagumkan.

and i have paid for all that happines, di masa lalu.
the blessing of a wise father, through God's Permission.

Dan tugasku sekarang, adalah menjaga semuanya sampai Maut memisahkan.

Nyengir Kuda


February 03, 2025

Then and also..

  Bersama seseorang aku pernah merasa begitu lapar. Bahkan aku rela makan nasi pakai kecap sangking laparnya.

Tapi orang itu tidak memberiku makan, dia hanya memintaku untuk menunggu. Sampai akhirnya aku sudah tak lapar lagi dan dia datang terlambat membawakanku nasi rendang.

Aku sudah sakit, selera makanku sudah hilang, hal yang dia perjuangkan untuk membawakanku nasi rendang, sudah sia2 dan tidak akan kumakan lagi.

Orang itu sudah ku tinggalkan sejak lama.

--

Lalu bersama seseorang aku pernah begitu haus, dan aku ingin dia membawakanku air kelapa. 

Dan lalu dia langsung mengambilkan segelas air putih yg sejuk.

Dia bilang, sebelum mencari air kelapa, setidaknya hilangkan dulu dahaga dengan air putih.

Dia tidak memintaku menunggu, dia langsung membawakanku air putih. Meskipun tidak sesuai dengan permintaanku, tapi setidaknya dia tidak membuatku sakit dan kehilangan selera untuk minum.

Orang yang membawakan air putih itu, hari ini sudah menjadi suamiku.

---

Yang ku tuliskan ini bukan hanya cerita tentang rasa lapar dan haus.

Tapi tentang penantian seorang wanita.

Wanita tidak butuh menunggu lama, meskipun di masa depan dipersembahkan intan permata.

Wanita hanya butuh kepastian di depan mata, walaupun yang tersaji hanya sebuah tanggung jawab penuh seorang laki-laki.





July 05, 2024

Lost

 Aku pernah sebahagia itu..

Merasakan sentuhan yang membuat seluruh tubuhku bergetar..

Sentuhan hangat dari seseorang yang kucintai tanpa syarat..

Seperti berjalan di dunia lain..

Masuk ke dalam negri dongeng yang berkilauan..

Wajah itu begitu, indah..

Seperti sebuah potongan yang menyatu menjadi sebuah kedamaian..

Ya. Aku pernah sebahagia itu mencintai seseorang..

Hingga akhirnya..

Aku menikah dan kehilangan perasaan itu untuk selamanya..

🥲🥲

January 02, 2024

F_back

 Di Persimpangan itu..

Perbatasan antara yang bisa lebih dekat untuk sampai kerumahku
Aku menunggu datangmu

Dengan wajah penuh harap, gelisah dan menyimpan rindu
Kutunggu tanpa ragu

Aku pakai baju hitam
Setelan sederhana kesukaanku

Beberapa mata menatapku
mungkin sambil menebak nebak dalam hati 
sedang apakah aku berdiri di sana.


Di persimpangan itu..

Sendirian, aku tak mengharap apapun selain bertemu dirimu
Kau yang tak istimewa
terbuang, terabaikan dan terpuruk

Tapi disini aku juga tak mengandung arti apapun dalam hidupmu
Pengorbananku hanya guyonan bagimu..

Sampai akhirnya, aku pergi membawa kekecewaan
Karna kau tak pernah datang


Di persimpangan itu..

bahkan setelah bertahun tahun berlalu
aku masih mengingat hari itu setiap kali melewati, Persimpangan itu..

July 13, 2023

PENIPU HATI

“sayang, hari ini aku pakai hijab dong, kerjanya” kataku bangga.

“oh ya, baguslah. Pasti makin cantik” jawabmu.

--

 Sejak umur 10tahun, aku ingin punya seseorang yang dekat yang menuntunku menuju “Jalan Allah”, dan aku sekarang dekat denganmu.

Tak sedikitpun ada rasa curiga, jika kau adalah seorang penipu yang mendekatiku hanya karna ‘niat jahat’.

Pertemuan singkat di usia 20tahun adalah sudah cukup waktu untukku memulai sebuah hubungan.
karna sejauh umur ini hatiku memang tidak pernah siap untuk memulai sebuah hubungan.

Kau adalah pacar pertamaku, yang pertama membuka pintu hatiku.
Harapanku saat itu adalah, ingin bersamamu selamanya.

Karna tak pernah memahami sifat manusia, dengan minimnya prasangkaku pada manusia. Dengan polosnya kufikir semua manusia adalah ‘Orang Baik’ termasuk dirimu.

Tapi perlahan niat awalmu mendekatiku adalah ‘Niat buruk’ yang akhirnya menghancurkan kepercayaanku berkeping-keping pada manusia.

-

“Jangan lupa sholat” isi pesanmu.

Dan dengan percaya dirinya kubalas pesan itu “iya, kamu juga”.

Laki-laki baik mana yang mau mengingatkan waktu sholat padaku  selainmu.

Sampai pada titik, pertanda itu tak mampu kubaca, jika kau ternyata bukan seorang Muslim.

Kau bahkan pergi ke Gereja setiap pekan.

--

Ya,  akhir ceritanya bisa tertebak. KLISE.

Saat aku tau kau menipu Agamamu hanya untuk mendekatiku. Kaget sudah pasti.

Kepercayaanku pun hancur, hilang sudah semua harapan untuk kita bersama.

Karna tak ada yang Oke jika agama saja sudah beda.

 


March 14, 2022

Loh kok belum dibuang

 Ada selembar kertas, berisi kata2 menyakitkan saat seseorang yang pertama kali kucintai menghinaku. 

Entah kenapa kertas itu ku print dan kusimpan  sampai hari ini, saat aku sudah punya suami. Mungkin agar tertulis postingan disini. 

Memang sulit, menghapus luka di masa lalu. Luka yang selalu berdarah dan tak pernah sembuh. 

Mungkin akan sembuh jika sudah mati. 

......... 

Di hari-hari lelahku kini. 

Dan semua cobaan yang menimpa. Kukira inilah salah satu dampak negatif karena aku tak bisa moveon. 

Setelah tulisan ini selesai, alangkah mulia jika kubuang saja, bukti bukti yang pernah menyebabkan kesakitan di masa itu. 


Ya well, oke lets try. 🖕🖕

August 08, 2021

Very Hurt and SAD


Jangan bilang aku bodoh, karna ini sudah menjadi bagian dari diriku sejak –masa itu-.
Selamat ulang tahun ya, Cinta pertama yang sudah menjadi Kenanganku.
Aku tak ingin siapapun tau, tapi aku juga gak ingin menyembunyikan ini sendirian. Kenyataan bahwa aku memang tidak pernah bisa membuangmu dari ingatan dan perasaanku.
Karna Takdir dan Jalan Cerita Tuhan telah menjadikan ini semua terjadi.
Tanggal yang sama dengan hari pernikahan orang tuaku adalah hari kelahiranmu beberapa tahun setelahnya.
Kau yang pertama membuka hatiku, bagaimana mungkin aku bisa lupa, kau yang mengawali semuanya, kau yang mulai memberikan bahagia dan luka di hari-hariku sejak kedatangan dan kepergianmu sampai detik ini.
-
Kau Tau, cinta pertamaku, setiap kali aku menyadari kenyataan pahit itu, ingin rasanya aku mati dengan menyayat nadiku atau menggantung leherku sendiri.
Tapi sekarang aku sudah menjadi seorang Ibu dari seorang Putri paling cantik di dunia. Dan aku sudah berjanji untuk terus bersama dan menjaganya, sampai Tuhan sendiri yang mencabut nyawaku.
Seperti harapanmu agar aku bisa melanjutkan kebahagiaanku. Kini aku sudah menikah  dan melahirkan seorang putri.
Aku sedang mencoba menyirami kembali sesuatu yang pernah kita tanam, yang sudah pernah layu.
Meskipun memang sulit dan takkan mungkin yang kita tanam itu bisa tumbuh subur kembali.
-
Suamiku, dia tidak benar-benar mencintaiku, semua yang dilakukannya adalah kebohongan, topeng, dan modus.
Aku sudah mulai merasakannya sejak awal sampai detik  ini.
Kami bertengkar, dia menyakitiku dan tidak peduli sedikitpun dengan apa yang kurasakan. Baginya aku adalah alat, aku adalah pembantu dan aku adalah temannya yang menjijikkan.
Entah ini hanya pikiran kotorku saja, tapi aku memohon dan berdoa pada Tuhan,Jika memang dia bukan laki-laki yang baik untukku, Tolong Pisahkan saja kami. Setidaknya aku sudah pernah merasakan bagaimana itu, Kehidupan Berumah Tangga.
Kehidupan topeng yang memaksaku harus mengubur semua impian dan tujuan hidupku.
-
Aku mendengar kembali lagu kenangan kita. Tapi waktu telah membuat luka itu perlahan sembuh.  Meski tidak pernah benar-benar hilang, bekas dari luka itu sesekali juga masih mau berdarah.
dan ketika menulis kata-kata ini, luka itu sedang berdarah sangat banyak. Rasanya perih dan menyakitkan. Aku tak bisa mengandaikannya.

- Sakit memang jadi aku. Dinikahi dengan cara licik seperti ini. Aku fikir mana ada laki-laki yang mau menikah denganku, wanita berbadan jelek dan bodoh, tidak bisa apa-apa. Huh, sejenak, aku hilangkan fikiran itu demi meningkatkan kepercayaan diriku. Tapi nohol, pada faktanya memang aku jelek dan tak pantas dicintai. Bangsat, siapa pulak manusia yang bisa menerima wanita yang penuh kekurangan macam aku. ANjing. Benar-benar pemikiran setan yang menyiksa batin. Aku harus mengurus hidup manusia tak tau diri dan melayaninya sepanjang hidupku seperti ini. Padahal manusia berjenis kelamin laki-laki itu, tidak peduli sedikitpun padaku seperti ini. Heyyy,, Berpisah aja yok. Aku tak takut apa-apa lagi sekarang. Yang kukhawatirkan hanya, anakku besar tanpa sosok ayah. Itu saja. Dari berbagai segi dan aspek, tampaknya hidupku akan jauh lebih baik, lebih bahagia dan terarah kalau kau tak ada. Suami Laknat.

August 30, 2020

𝙼𝚢 𝙳𝚎𝚜𝚝𝚒𝚗𝚢

 

Sejauh melangkah di atas bumi. Aku sudah pernah merasakan jatuh cinta.
Jatuh cinta 3x dan itu sudah cukup.
Cinta pertama adalah kisah using di masa sekolah. Cinta yang kusimpan dalam diam. Yang kini sudah menghilang entah kemana.
Cinta yang kedua, adalah sebuah pelajaran yang telah usai di awal usia 20tahun.
Dan cinta yang ketiga, adalah cinta terakhir yang akan kubawa kemanapun langkahku berjalan di masa depan. Cinta ini yang akan menjadi kehidupanku. Cinta yang manis dan pahitnya, akan menorehkan tinta dalam perjalan hidup. Cinta yang kubawa sampai akhir.

November 04, 2019

MITOLOGI APASSIH

=-=]

Dewa Playboy bertemu Ratu Perawan

Entah siapa yang mengarang kisah para Dewa dan Dewi dalam mitologi Yunani.

Apakah itu esensi dari para Dewa.

Malaikatkah atau sejanis manusia setengah Tuhan.

Entahlah..

Mitologi itu menyiprat sedikit dalam secuil bagian kisah hidupku.

_=

Andai dulu aku sang Dewi Perawan tidak bertemu dengan Dia sang Dewa Playboy. 

Mungkin hidupku hari ini bisa jauh lebih bahagia.

Mata tajam yang menatap langsung mengenai lubuk perasaan.

Tak bisa tertolak dan terbantahkan karna sudah ditakdirkan begitu.

Tapi sang dewi yang begitu suci, nyatanya memang hanya bisa mencintai sepenuh jiwa sang Dewa yang sudah kotor jauh sebelum mereka bertemu.

Dewa Dion dan Dewi Virgin. 

Hanya bertahan dari sebatas rasa Cinta saja.

Tidak bersatu untuk selamanya dalam ikatan Jiwa.

Dewi perawan tetap mencintai dan menghargai semua yang pernah didapat dari Dewa itu.

Aku mencintai sang dewa bahkan sampai aku mulai kehabisan waktu dalam hidupku.

Sampai aku mati dengan tenang di ranjangku yang hangat, ditemani oleh kesetiaan yang sama sekali sia-sia.

Sedangkan  Dewa Bajingan, tidak pernah menyadari dan menyesali sedikitpun semua Tindak tanduknya selama Mencintai Dewi Suci.

Sampai Dia kehabisan waktu, dan mati di ranjangnya yang lusuh ditemani oleh kemunafikannya sendiri.


August 09, 2019

What Happend in First Agustus

Aku punya firasat tadi pagi, meski tak bisa kudefinisikan.

Sampai Siang hari kamu muncul tiba-tiba. Entah muncul dari mana?
Dan Bagai Hantu.

Aku tidak bisa memastikannya. Tidak 100%.
Tapi itu sepertinya memang kamu.
Kamu yang aku kenal dulu. Yang telah membawa setengah hatiku pergi.

Mobil matic warna merah. Seorang Manula perempuan berkerudung.
Aku seperti sedang bermimpi. Seorang laki-laki duduk dibelakang kemudi, disamping si nenek dan menatap sayu ke arahku.

Aku pakai masker, (habis mencium bau tak sedap). Jadi pasti kamu enggak melihat wajahku.
Aku mengerutkan kening, dan berteriak dalam hati.
Apa yang sedang kamu lakukan ?
Apa lagi yang kamu ingin tunjukkan ?

Tidak sakitkah hatimu melihatku lagi, kembali dalam keadaan berpura-pura.
Entah siapa diantara kita yang berpura-pura. Tapi setelah kamu pergi dari kemunculanmu itu, hati ini benar-benar menjerit keras.

Aku yakin bukan sebuah kebetulan kita bertemu.
Tanggal lahir dan hari akad nikah yang sama dengan orang tuaku, adalah kode keras dari Tuhan.
Aku yakin ini bukan sebuah kebetulan. Ini Kode yang Tak bisa dibongkar manusia.

Aku tidak pernah pergi. Tidak pernah kemana-mana, dan kaulah yang datang kembali ke sini, hari ini.
Bukankah ini tidak adil ?
Saat aku setengah mati merasakan rindu, aku bahkan tidak tau, kemana pergimu. Kemana harus kucari dan kutemuimu.

Ego mudaku yang dulu memaksaku bertahan sendiri.
Hingga dewasa itupun terbawa, dan menyekatku dalam derita.
Hampir semua yang pernah kulihat, jika ada miripnya denganmu. Lalu aku langsung bahagia dan berharap.
Meski itu semu, hampa dalam ketidakpastian.

-
Hey..
Bolehkah aku bertanya satu kali ?
Pertanyaan yang membuatku penasaran seumur hidupku.
( Maukah kau menjawabnya dengan sungguh-sungguh untuk kali ini ?)
 
"Selama kita bersama, Perasaan yang kau berikan padaku, apakah itu nyata,
Atau hanya sebuah kebohongan?"

Jika itu Nyata, bisakah kembalikan setengah hatiku yang telah kau bawa pergi. Utuhkan kembali hatiku yang telah pecah dengan bukti penyesalanmu. Jangan biarkan aku tertatih sendirian mengumpulkan kembali serpihan hatiku yang hilang. Karna jika perasaanmu itu nyata, kau pasti bisa memahami derita yang kurasakan selama ini.

Tapi jika semua yang kita lewati selama masih bersama adalah sebuah dusta,
Bersediakah kamu menjelaskan kenapa harus aku orang yang kau permainkan?
aku ingin mendengar alasannya meskipun itu menyakitkan.
Lalu, setelah itu minta maaflah padaku untuk yang terakhir.
Meskipun hati ini tidak akan pernah kembali seperti semula. Setidaknya, ada satu Tanya yang terjawab.

Aku ingin memahami kamu lebih jelas lagi. Bukan hanya mencoba menebak dan asal-asal menyimpulkan.
Agar aku bisa lebih tenang ketika melangkah bersama yang lain.
Agar perasaan paling suci yang pernah kumiliki, bisa tumbuh kembali dalam wujud yang lebih kuat.

Maafkan aku ya, Jika masih saja menangis setelah kita bertemu.
Aku hanya belum menghabiskan sisa-perasaanku ini seiring waktu (-_-,)


June 25, 2017

Ingatkah Kamu !

Malam ini, Aku melihatmu dengan wajah bajinganmu itu lagi.
Aku Tau, Kau takkan bisa berubah, Bahkan untuk semua penyesalan yang terbawa di sisa ingatanmu. Tentang bagaimana kau menyakiti perasaan wanita -bahkan ibumu-. Alam semesta pasti akan Memberi Hukuman yang Kejam untukmu.
Dion ! Entah kenapa aku mengingat kembali sejarah antara kita, dimulai dua Tahun dari malam ini. Di waktu yang sama. Hari Lebaran 'dulu'.

Aku tidak pernah memimpikanmu memang. Mimpi dalam arti sesungguhnya dalam setiap lelap Tidurku. Karna itu aku tidak pernah yakin jika kamu adalah takdirku. Sebesar dan sekuat-Pun Cintaku dulu.

Dan malam ini, Aku Melihatmu saat aku sedang bersamanya. Duduk dan bersandar di bahunya, Bersama Cintaku yang Sekarang.
Kau Tau, aku tidak ingin sesumbar mengatakan jika dia adalah cintaku yang baru yang akan menggantikan posisimu di Hatiku. Karna akan sulit menemukan Pria pengganti yang sama bajingannya sepertimu.

Aku Perlahan mulai melupakan anganku untuk bisa bersamamu. Waktu membuatku tersadar, Bukan dari segi pikiranmu yang telah disuntik Racun Adiktif. Tapi dari segi Pemikiran mereka yang berotak Normal sama sepertiku.

Aku berhak mendapatkan kehidupan yang baik dan berjalan Normal, dimana kebahagiaanku Mendapat Restu dari Tuhan.
Karna itu aku tak boleh lagi mengharap kehidupan yang semu dari sosok tidak jelas sepertimu. Aku tidak berhak menjalani hal gila dan tak berujung dalam hidupku. Karna aku dibesarkan dengan baik oleh Keluarga dan lingkunganku.
Yah, sang kata memang sering kali tertoreh dengan sangat egoistic. Tapi ini hanya tulisan yang berdasar dari sudut pandangku semata.

--
Terkadang, Kubandingkan dirimu dengan Dia. Dimana hanya Marga kalian yang sama.
Sifatmu dan Dia tetap tidak akan sama.

Walau di saat sepi, masih sering aku mengenangmu.
Perlahan kamu mulai terganti.

Satu kesamaan kita.
Sama-sama tidak bisa melupakan masa lalu.

May 26, 2017

Me Time

Gak seperti kebanyakan Orang. Aku tidak melakukan sesuatu karna mengikuti pilihan orang lain. Aku melakukan sesuatu atas keinginan dan pilihanku sendiri.
Aku bahagia dengan keputusanku sendiri.

Apapun itu Jika sudah kuputuskan, Maka segala resiko akan menjadi tanggunganku. Cukup aku saja. Jika belum mengancam nyawa, Orang lain tidak perlu mencampuri.

-
Aku bertemu denganmu dalam keadaan Putus asa, Dan hampir tenggelam dalam ketiadaan. Aku tak tau apa  yang harus kukatakan lagi untuk ketertarikanku yang Cuma sesaat ini. Besok aku yakin kekaguman ini akan kembali semula. Aku terpaku kaku dalam tembok yang kubuat sendiri.
Meskipun ingin berhenti flirting di depan orang lain. Di depanmu, aku masih belum terbiasa dan takut akan apa adanya aku - Kau bisa lihat.
Maaf jika aku akhirnya harus kembali belajar mengikhlaskan yang sudah tak ada. Dan tetap berketakutan akan mengulang kesalahan yang sama.
Aku menyukaimu, kamu menyukaiku. Untuk malam ini.
Tapi itu tidak cukup untuk membuatku dan kamu bisa menyatu kembali di malam-malam yang akan datang. Aku sudah menebak sejak dini, tidak ada yang Oke dari Pertemuan kita malam ini dan masa depan nanti.

Untukmu, Iaini Ramadhan

-
Tidak terasa jika besok sudah mulai memasuki Bulan Ramadhan kembali. Ya, satu dari sekian banyak yang kurindukan di Bulan ini adalah, Kau.
Awal pertama mula kita bertemu adalah di Bulan ini. Tepatnya tiga tahun lalu.
Itu saat pertama di hidupku kudengar suara penuh kasih memintaku untuk bangun dan makan Sahur. Saat dering telfon darimu kuterima dengan leluasa.
Bisa kubayangkan alasan itu nyata dan pekat di ingatan, Kenapa aku bisa dengan mudahnya menerima kehadiranmu saat itu !
Kamu adalah Malaikat tanpa sayapku. Sosok impian yang kunantikan sejak masa kanak-kanakku.

Tapi lalu cinta, membutakan mata hatimu dan membuatmu berubah menjadi Iblis bertameng Tongkat api berbentuk Love.
Andai semua yang pernah kulewati bersamamu itu nyata. Biarkan bulan Ramadhan ini menjadi Bulan yang Khitmat kuibadahi dengan penuh rasa syukur dan Ikhlas.
Biarkan Allah yang maha Pemurah yang menjadi Hakim atas Semua Dosa dan kesalahanku. Aku akan perbaiki setiap detaknya atas Kemampuanku sebagai hamba. Dengan segala kekurangannya, yang hampir tak bisa sempurna.
Aku mengenangmu sepanjang hidupku, mendoakanmu disetiap ibadahku. Dan menjadikanmu sebagai kiasan ‘pelajaran bermakna’ di setiap Bulan Suci Ramadhan yang kulewati.



Untukmu, Dionis S.

March 28, 2017

Kumohon Berbahagialah

Ulang Tahunku 4 Bulan sebelum Ulang Tahunmu.
karna aku terlahir lebih dulu. aku telah menunggu sendiri di Dunia ini Tanpamu.

Di masa depan, aku akan menunggumu lama sekali. Nikmatilah waktumu.
Selama aku masih hidup. Tiada hari Tanpamu.


Terimakasih telah memberiku kenangan indah.
 Aku Bersyukur orang itu adalah kau.

Kau adalah Lautan kehidupanku.
Maaf aku tak bisa tinggal di sisimu.

Kumohon Berbahagialah.

Karna aku mencintaimu, Kau harus Bahagia.
kau mengerti.
'maukah Kau berjanji'
Kau akan selalu bahagia dan selalu sehat.

Kuharap ini semua bukan hanya kebetulan saja.
Semua sudah benar-benar ditakdirkan Untuk Kita.

kumohon Berbahagialah :D

March 09, 2017

'Jangan Datang Lagi (Part 2)

Kemarin itu aku benar-benar benar-benar sangat-sangat sangat-sangat merindukanmu.
Apalagi kita berpisah dengan Cara yang sungguh-sungguh sangat-sangat menyakiti hatiku.

Kau-Tau !
Kemarin itu aku memang sangat lebay.
Aku Merindukanmu disetiap malamku.
Menginginkan kamu kembali dan membelaiku dengan Cintamu lagi.
Bahkan aku hampir Gila memikirkan, Ternyata kamu orang yang bisa memutuskanku.
Menghancurkanku dengan begitu sempurnanya.

Tapi benar yang mereka katakan.
'Obat dari semua rasa sakit adalah Waktu !'
Waktu kini udah berlalu.
Jauh dan Semakin jauh memisahkan kita.

Semakin berlalu kita akan semakin jadi kenangan semu.

Tolong Jangan Hadir Lagi Dihidupku ya.
Aku dan kamu tidak untuk selamanya.

Walau Pemikiran bisa Berubah, Dan perasaan tetap sama.
Tapi Pemikiranku untuk kali ini, lebih bisa mengendalikan perasaanku sayang.

March 06, 2017

Bazeg, Datang Lagi Kau Ya !

Hari ini aku gak punya Felling apa-apa. Aku hanya ingin melakukan segala sesuatunya dengan lebih sempurna meskipun itu Very Imposible. Waks !

Malam hari sekitar Jam Maghrib Suddenly, Nanda sama Maya Nyambangin Fotocopy All Family. Weh Tumben.

Entah mimpi apa, gak ada Miracle apa-apa.
Kami ya,,, Im Sorry karna cuma bisa berbagi cerita tentang masa2 lampau di PUtJay.
Nyeritain Mereka Ngalor Ngidul.

Seteleh mereka pulang aku ditemenin sama arip. Dan waktu jam setengah Sepuluh Aku udah Niat mau tutup Kios.

Tara... Bazeg.
Dion tiba-tiba muncul di depan fotokopi.
Sumpah ya, setelah sekian lama untuk apa lagi dia muncul seperti itu.
Benar-benar kayak setan ya.

Anggap aja Fake.

Aku gak habis fikir, Pemikiran apa lagi yang buat dia mutusin untuk muncul dihadapan aku. Dia manggilin aku. Dan bilang, Aku mau pulang ya, Gak papa, Nanti Kangen.
Anjing, Once Again Fake \m/

Dion kira aku bisa terima setelah semua pemikiran aku berubah Drastis Kayak Gini.
Kemarin waktu aku kangen Setengah mati kamu kemana aja ?
Aku mau cari kamu kemana, aku bingung sendiri.  Aku mau menyampaikan salam aku buat kamu, aku juga gak kenal satupun keluarga dan temanmu ?
Taik BaBI Memang !

Oke, cinta itu masih ada. Sudah menciut memang.
Tapi seandainyapun kau muncul lagi dihidupku !!!
dion, dion, dion, itu cuma akan jadi masalah dihidup aku.

Kalau jodoh gak kemana.
Kemungkinan kita berjodoh saat ini itu cuma 20%.

Ah, tuhan !

Bodohnya aku sempat percaya kalau seseorang seperti kamu akan berubah menjadi lebih baik.
Dari Tahun 2013 aku udah baca Statusmu itu. Kau ingin berubah, berubah dan berubah.
Sampai Tahun 2017.
Berubah sih memang.    Tapi Makin Parah.

Liat Keadaan kamu tadi itu aku jadi hilang feling sayang.
Kalau kamu mau ketemu lagi. Seenggaknya berpenampilanlah  yang baik dan Rapi dan Ganteng dikit, Walau bukan untuk membuatku jatuh cinta lagi, itu untuk membutikan kalau tanpa aku keadaan kamu akan sangat baik-baik saja.
Tapi Fake Again Fuck.

Kamu membuktikan dengan jelas. Keadaanmu Makin Parah.
Justru aku yang makin Baik.
Aku hidup dengan Baik. Makan Cukup, Tidur Cukup, Belajar dan Berdoa bahkan bekerja dengan Baik.
Kamu sendiri kan yang bilang, Seminggu aja enggak ketemu. Begitu ketemu lagi, Jangan Dipercaya.
Karna udah berapa lembar kertas yang terisi selama seminggu itu.

Dion.
Aku Mohon jangan Kembali lagi ya Sayang.
Bener-benerlah mutusin untuk menghilang dari hidup aku.
kamu mau aku hidup baik-baik aja kan.

Iya, aku udah baik-baik aja sekarang. Aku sangat menikmati Kesendirianku.
Biar kuselesaikan dulu semua Kerjaan aku yang sempat tertunda gara-gara mikirin Cowok.

Justru aku gak mau menghancurkan apapun lagi dihidupku kalau-kalau kena pengaruh dari Orang Lain.
Aku akan mikir-mikir ulang lagi, Lebih banyak berdoa biar pendirian gak gampang goyah dan goyang Lagi. Amin

Semoga aku bisa menomor duakan itu yang namanya Cinta.
Dan aku harap sekali Dion Cari Wanita yang sempurna yang lain untuk disayangi sepenuh hati.
Jangan Permainkan mereka lagi.
Jangan mengulang kesalahan yang sama berulang-ulang-ulang kalau gak mau disebut Bajingan.

February 18, 2017

nOT ENDing

Setiap hari,
Aku bersusah payah Melupakanmu. Tapi ini yang kudapat. Semakin jauh aku berlari, Aku seperti hanya berlari disitu-situ saja.
Kemanapun aku berlari, seakan berada dalam lingkaran. Aku hanya kembali dan menuju ke arahmu.
Lagi -dan lagi


dari semua pelarian, hanya menyisakan tanda tanya
Mungkin akan terdengar sangat basi jika kusesali semua yang pernah kulakukan padamu dulu.
aku meninggalkanmu hanya karna jarak.

dan begitu jarak ini telah benar-benar memisahkan kita sangat jauh. segalanya terasa hampa dan tak berarti.

Aku masih bisa memandangi Fotomu yang tersisa.
Semua penghianatan yang perih juga terkadang masih terasa.


Tapi maafkan aku Dion sayang.
Aku sudah hampir lupa dengan aksen suaramu.
Aku hampir lupa dengan Nada-nada Manjamu, yang terkadang merayu dan membujukku dikala aku Ngambek.
Padahal dengan semua sisa ingatan tentangmu, Aku ingin sekali mendengar kembali gaung suaramu ditelingaku.


_
Haha..
Kalau dipikir lucu ya,
Aku ingin sekali memimpikanmu dalam tidurku setelah sekian lama ini kita terpisah.

Tapi anehnya untuk seseorang yang pernah kucintai dengan begitu sempurnanya seperti kamu. Malah tidak pernah terpercik sedikit ke alam bawah sadarku.

Apa karna semua Dosa yang pernah kita Lakukan.
Sejak detik itu, cinta yang suci memudar menjelma menjadi Nafsu iblis yang tak layak dipertahankan.


Aku kini sendiri sayang !

Aku sudah coba menjalin dengan yang lain, agar aku bisa merasa lebih baik dan bahagia. Aku mencari yang mirip denganmu. Lalu ternyata aku keliru. Dia bukan kamu. Aku Salah menyimpulkan perasaanku sejak awal.


Karna itu aku memutuskan hubungan dengannya.
Menganggap segala yang terlewat disana adalah sebuah pelajaran berharga. 


Sumpah, Aku Kapok.
Aku kini sudah tau bagaimana caranya menghadapi 'Buaya'.
Meski disatu sisi aku tetap punya kelemahan sebagai wanita. Tapi setidaknya dari semua yang kulalui aku jadi tau isi pikiran buaya kalau sudah dekat-dekat ke arahku.!!


jangan lupa untuk terus tersenyum ya sayang :D
Maaf jika aku belum bisa melupakanmu seperti permintaanmu. (-_-,)

January 30, 2017

Hair Cut Story

Hay Sayang.
Hari ini aku potong Rambut Dong :/

Entah kenapa, Tanpa rencana atau Wacana, atau Pertanda. Cuma ingin Potong Rambut.
Meskipun udah bertahun-tahun mutusin untuk tidak lagi berurusan sama yang namanya Salon. Tapi sekali-sekali. Nih rambut udah gak ada bentuknya, Kali aja abis disalon jadi ada Bentuknya. Jadi lebih tebel, Trus kalau panjang lagi bakalan lebih Lurus.
Seumur-umur baru ini diCreambath, lumayanlah..

Hasilnya. eng ing eng, Yang Motong kependek'an. Padahal itu lama Manjangin_nya.. Sayangg... Oh Rambutku.. Padahal Sekarang itu jadi Modal (-_-,)

*
Pulang dari Salon ketemu Budi Tiet yang Ngajakin Bang Budi Ke Dolok Sanggul. Alhamdulillah ni anak dapet kerjaan lagi. Susah juga kalau punya Suami Males Kerja, Mau dikasih makan apa saya Nanti !

Beli Mi Balap tempat wawak depan, Ketemu Rizky sembiring. Dia juga udah Potong rambut. Kami jadi Look yang berbeda -U-Know.
Orang yang Menurutku Mirip Dion itu. Sekarang udah enggak mirip lagi.

Andai aja aku punya keberanian lebih, Aku pengen Dion itu tau !
Kemaren yang ada Video di Instagram, Aku dicium keningnya itu ya sama Rizky. Masalahnya dia itu Mirip sekali sama Dion. Bukan karna aku Cinta atau sayang sama Dia.
Karna Kamu enggak ada, Bersamanya aku bahkan merasa Seolah aku Bersamamu.
Ya Tuhan, Mungkin aku sudah Stres punya Pemikiran semacam ini..

**
Kalau Tidak salah ingat Kayaknya Kak Ayu juga Potong Rambut waktu Dion nyamperin dia Ke Kaban Jahe, Kita abis Berantem waktu itu.
Trus Eka juga Tahun Baru kemaren potong Rambut.

Haha

Kami ini kayak Apa ya. Berjalan sama Dion waktu rambutnya Panjang-Panjang, Dan lalu Untuk terlepas dari Dion Rambutnya Di Cut.
Pertanda Udah Move On dan terlepas Darimu..

***
Makasih juga sih sama abang yang kemaren, Jualan Obat Asama Urat Asli dari tanah karo. Meskipun radak mahal, Sebotolnya 25000. Tapi itu abang Curhat masalah Jodoh.

Dan Ngasih Solusi aja gitu sama aku. Kalau Beda Agama baiknya JANGAN. Karna aku perempuan takutnya kalau sudah punya anak, akan dibawa ke Agamanya.

Percayalah Bahwa Cinta Sebesar apapun akan kalah dengan Cinta Tuhan pada Kita. Banyak berdoa saja ya 'Cherryy Alfitra". Jika memang ditakdirkan Jodoh, Allah Swt akan mengetuk hatinya untuk benar-benar Berjalan ke Arah yang Pas.
Dia takkan Mencelakaimu.

Semoga semua yang kuingat, yang pernah dikatakannya tentang agama. Itu adalah hal yang benar. Amin

January 29, 2017

Kenapa Datang Lagi !

Aku sedang Berdiri dengan Bang Ewin, Saat itu aku memegang Hp Pulsaku.
Dan Tiba-tiba Dion Berhenti disana.
Entah apa yang membuatmu berani muncul kembali seperti itu dihadapanku.
'Mungkinkah telepati itu masih berfungsi mendeteksi Tajamnya Rasa Rinduku.

Dion, Apakah kau merasakan hal yang sama. Tersiksa karna Rasa Rindu yang terpendam ini.
Dulu. Kau yang paling tidak bisa menahan rasa Rindumu. Kau pernah bilang kan, Satu-satunya obat rindu adalah bertemu.
Apakah itu alasanmu Muncul dan tersenyum di hadapanku tadi.

Aku bisa menghitungnya, Hanya beberapa Detik.
Kau Tau, Aku merasa ini seperti Mimpi, Tapi di saat yang sama ini seperti Harapan (Ketika aku selalu menoleh untuk semua pengunjung yang datang -berharap itu kau) yang menjadi nyata.

Aku terdiam, Membelalakkan Mataku dan menatap Tajam ke Arahmu. Aku sampai tidak sempat melihat Kendaraan apa yang sedang kau bawa. Dan siapa Bocah yang sedang duduk di boncenganmu. Mungkin bocah itu sepupumu ya !
Tapi sial sekali aku sama sekali tidak sempat melihat wajah bocah itu, aku tidak ingat sama sekali (padahal kalau aku ingat, aku  bisa punya petunjuk untuk menemukanmu). Pandanganku saat itu hanya tertuju pada Dion. Wajah itu, Senyum itu, Yang ada di dalam tubuh itu. Aku sangat MerindukanMu.

Hatiku ingin sekali mengatakan sesuatu "Dion, benarkah itu kau ?", "apa kabar sayang", "Eh, dari mana? Mau Kemana?", menghampiri dan meminta kembali Kontak yang bisa Kuhubungi.
Tapi senyuman itu membuatku Beku dan Bisu. Aku bingung harus melakukan apa. Aku bahkan berharap kau akan berhenti, Turun dari Motor itu dan mengumpulkan kembali keberanianmu untuk Menyapaku.
Tapi kau Pakai Helm, Hanya tersenyum (Ada ketakutan dan rasa bersalah dibalik senyuman itu), ditambah Geber2 Start. Dan lalu langsung Pergi. Apa Maksudnya itu ??


Kau -Tau !
Yang kau lakukan itu tadi membuatku merasa sangat Takut.
Aku akan memikirkan ini kembali dengan Seribu juta tanya tak terjawab.

Sayang tolong, jangan Lakukan hal itu lagi ya.

Meskipun di sisi yang lain, Aku merasa Lega. Saat melihatmu, meskipun tidak melihat rambutmu. Aku tau kabarmu baik-baik saja. Setidaknya kau Belum Mati dan hilang dari peredaran.
H A H A


Aku akan lanjutkan menye-menye ini besook. Tugas Editanku sudah numpuk.. 

January 27, 2017

Cinta itu Lautan Ke-Tiada-an

Hai sayang.
Mungkin kamu Bosan dan Muak padaku jika harus kembali kutanyakan 'Apa Kabarmu ?'
Tapi sungguh aku ingin sekali tau kabarmu lagi hari ini.
Dionn..

Entah berapa Ratus kali lagi harus kumencoba. Aku sama sekali tak bisa melupakanmu. Aku bukan setegar wanita lain yang pernah kau tinggalkan dan bisa bahagia dengan yang lain.

Aku sangat lelah terus menerus terbelenggu dalam Masa Lalu, Ketika aku masih bersamamu. Aku terjebak dalam setiap kenangan yang pernah kita Ukir.
Sampai Hari ini, Detik ini. 
Aku tetap menyayangimu. Rasa itu tetap tidak berkurang sedikitpun. Aku tak ingin memaksakan hatiku untuk Menghapus Cinta yang kupunya, Rasanya bisa sangat menyiksa sayang..

Aku ingin menyebut Namamu dalam setiap Doaku. Aku ingin membawamu kedalam agamaku dan Meminta Restu pada Allah untuk Meridhoi Cinta kita ku yang tulus ini.

Tuhan.. Seandainya hatiku hanya untuk dipatahkan seperti ini. Kenapa Kau menitipkan Cinta di Dalamnya. Cabutlah cinta ini jika memang aku tidak ditakdirkan bersamanya.

Aku bahkan tidak mengenal sa
tupun anggota keluarganya. Bagaimana aku bisa mengusahakan 'sedikit saja hal' untuk bisa sekedar tau Kabar Dion.

Seandainya suatu hari aku, atau dion kau cabut Nyawanya. Apakah aku atau Dion akan mendengar kabar Kematian itu.
 Bahkan tak akan ada satupun teman yang memungkinkan aku atau dion mengabarkan Bagaimana Hidup Kami sekarang.

Aku Takut jika suatu saat aku Ditakdirkan untuk Sakit Parah, dan yang ada dalam Rasa Sakitku itu hanya Dion.
Jika kusebut Nama Dion dalam keadaan Kritis. Akankah Keluargaku Mencarimu dan mengizinkan kita hidup bersama.

Demi semua yang pernah kulalui dalam Hidupku.
Berjanjilah, Untuk hidup dengan Baik Sayang. Aku selalu Mendoakanmu dalam setiap Sadar dan Lelapku.

Percayalah semua Yang Kulalui, Hanya Kuperjuangkan untuk dapat Bersamamu.

Muach :D

January 19, 2017

Menghargainya


Hai Sayang, Malam ini Aku lagi Galau Parah
Entah kenapa..


Tiba-tiba saja aku semakin jatuh cinta padanya..

Aku tidak meninginkan ini, Tapi ini terjadi begitu saja.
Bagaimana ini..

Padahal aku ingin memutuskan hubungan dengannya,
Tapi tadi malam saat aku begitu galau karna merindukanmu

Tiba-tiba dia datang dan menghapus itu semua 

Aku masih ingin menunggumu Sayang
Tapi kamu entah dimana

Kamu enggak ada lagi untuk semua Ceritaku
Perlahan, satu demi satu berganti.
Buku demi buku telah tergores tinta cerita Baru

Maaf kan aku yang sayang
Aku lebih ingin menghargainya yang kini sedang ada.

#terimakasih untuk hari ini..