September 18, 2015
Quote 14
Dan Semakin banyak kita mengenal orang, Maka semakin banyak pula masalah dan Konflik yang kemungkinan akan terjadi.
Walau di satu sisi. Kebahagiaan juga akan berkurang, sedikit banyak dari berapa banyaknya orang-orang yang kita kenal.
Ini Konsekuansi. Masalah Pilihan Hidup.
Dan jangan terlalu banyak Komentar. Pilih jalan Kita dan Jalani sebaik-baiknya. Berusahalah untuk tidak mengurus hidup orang lain. karna hidup kita belum tentu baik.
Oke flen..
September 08, 2015
Prinsipku Paling Sederhana
September 05, 2015
Mau, Jadi Yang KeDUA
Tak Tahukah Kau wahai Hujan, Ingatanku Tentangnya semakin dalam ketika Kudengar Rintikmu.
*
So,,,,,, Apa ya ?
Buat temen-temen semua yang udah pada Punya pasangan. Pasti begitu tau pasangan yang kita sayang ternyata menduakan kita. Itu Perasaannya Pasti SAKKKKIIIITTT Banget. Begitu Sakkitnya, Sampai berasa ingin Mati, Mungkin.
So, ini cerita Cinta Saya. Kisah Nyata yang Aneh, Nyakitin, Tapi kok Bisa gini jadinya ? Saya Juga enggak Ngerti. Baca aja Sendiri.
Jadiii.... ketika menulis ini Saya lagi Pacaran sama Orang, *yaiyalah masa sama Mbek*
lebih Spesifik, Saya macarin seorang Cowok.
Doni. Sejak mengenalnya, Saya merasa dia baik untuk perasaan saya, karna sifat pengertiannya yang luar biasa itu. Ibarat Tes mau masuk sekolah bonafit, Murid yang kurang pinter akan diseleksi kelasnya dengan murid yang otaknya Encer. Maka disini saya berperan sebagai Guru pembimbing Tes, dan Memilih mereka yang telah mendaftarkan diri !!!!! *Apasih Ngaco*
Intinya gini nih, dari mereka-mereka yang mau PDKT dan ngasih Sinyal2 saat diri saya
Sejak saat memilihnya, Saya tau gimana rasanya disayangi. Doni ngajarin Gimana caranya menyayangi orang yang sayang sama kita.
Karna sayangnya ke dia, Saya sering jadi tak peduli kalaupun harus saya yang lebih sering Ngeluarin Pulsa buat nelfon dia. Dan kami seringnya telfonan Malam hari. Abis gimana, Siangnya sibuk masing2. Waktunya buat Nelfon Cuma bisa Malem.
**
>>Tanggal 03 September 2015
Kampret, sanking Cemburunya Saya sama sekali gk berfikir buat Nambahkan facebook mereka di pertemanan. Gimana enggak, Di Facebook saya gak ada foto Mesranya. Gak ada yang panggil saya MAMA. Boro-boro.
"Oke Don, Aku gak kan ninggalin kamu. Sekarang Mama udah sayang banget sama Papa. Apalagi papa udah Lulus tes kemaren.
Papa Doni satu-satunya, enggak ada Murid Cadangan. karna Yang tidak lulus Tes Udah Mama depak semua demi Papa. Mama gak mau Goyah.
Gak mungkin juga kita Putus. Hubungan lagi Baik-baik gini. Kalau sampai kehilanganmu, mama pasti bakalan susah nyari lagi yang Pengertiannya sama besarnya seperti mu Don."
OhDoni, Oh Doni…
Saya berasa jadi Tiang Penghalang di tengah padang golf yang kalian tanami Rumputnya bersama. Padahal dari dulu saya paling gak mau dibilang PHO (Perusak Hubungan Orang). Tapi sekarang saya merasa jadi orang kedua. Cemburu saya yang kemaren waktu liat foto Doni sama ayu, berubah jadi bulir-bulir air mata. 'ya Tuhan.. Kenapa doni.. Kenapa harus Doni ..'
"Mah" Panggilan doni tak lagi saya gubris.
Ini lebih besar rasanya dari Cemburu, karna Mereka udah jalan setahun lebih, sedangkan saya baru seumur jagung. Pasti posisinya ini saya yang salah, Kesannya saya yang udah merebut Doni.
Kalau dia melepaskan Ayu, ceritanya udah Panjang. Kalau ngelepasin Aku, Dia juga udah sayang..
Mau gak mau, ya aku harus terima Kenyataan ini.
Kututup Telfon itu, dan kufikirkan satu celah Positifnya.
Karna Aku sayang Doni. Hal yang buat dia bahagia, Walaupun itu harus melukai diriku sendiri. Maka itu akan ku lakukan. 'begitu fikirku'
Ini Berat. Tapi saya akan belajar untuk mengIkhlaskan sesuatu yang mungkin tidak ditakdirkan buat saya.
Jadi seandainya Doni meninggalkan saya karna Ayu. Saya tidak apa-apa.
Malah kalau Ayu lebih bisa membahagiakan Doni, saya akan berterima kasih padanya.
..
Saya penasaran tentang ayu dan bertanya. "mama sekarang udah tau tentang dia. Dan mama terima kenyataan. Tapi apa pacar papa itu tau tentang mama"
Doni bilang, Karakterku dengan dia itu sama.
Lugu-lugunya, Tinggi badannya, sikapnya, cara bicaranya suka inggris2 gitu.
Mungkin karna itu Doni gak bisa milih. Atau karna itu saya dan Ayu sama-sama bisa menerima kenyataan.
Aku tau, ayu juga pasti merasakan Sakiitt Yang sama sepertiku.
Tapi di satu sisi dia juga gak bisa ngelepasin Doni. Doni itu sangat Penyayang orangnya.
Mungkin jika dia ingin mengenal wanita yang lain lagi, Dia bisa saja membuat wanita yang lain itu bergantung padanya. Seperti kami.
"Pa, Seandainya mama bisa ketemu sama dia, mama mau ucapin makasih. Mama penasaran, Kenapa Dia mau membagi papa"
Dan ini jawaban Doni. Seandainya nanti mama nelfon, dan diangkat sama dia. Mama bilang aja 'ini temennya Doni'. Dia pasti akan langsung Ngerti, dan dia juga pasti akan bilang dia temennya papa. Dia juga kan menghargai perasaan mama. Kalaupun nanti misalnya kalian saling kenal, papa mau kalian mikirnya "eh, dia orangnya baik ya".
Oh Doni, Oh Doni.
"Kadang sok Ganteng kali dirimu, Punya pacar sampe 2 gini. Dan dua-duanya udah sama tau. Dua duanya dipanggillnya Mama, Sama-sama pengertian."
"Tapi buat papa. Enggak ada yang Kedua. Dua duanya itu Nomor 1. Karna;;Sama;;"
Akankah Happy Ending !!
August 31, 2015
PEMIKIR dan PEMBICARA
Tapi akankah Hubungan Kami bertahan Lama ?
August 30, 2015
Mereka Bilang Ini Bercinta
Aku sedang bicara dengan seorang yang bukan temanku. Ketika kulihat dia tersenyum menghampiriku. Dengan looknya yang Tampan, Diatas kereta F-U nya.
Uh, Kau Tau Sayang. Semakin jarang Kita Berjumpa, Penampilanmu semakin membuatku Excited. Kau Semakin Mempesona Setiap harinya.
Dengan tatapan terpana, Aku naik dan duduk dibelakangnya.
"Kau yakin ingin melakukan ini?"
"Enggak sih, tapi yaudalah"
"emuah"
Dijalanan umum, tanpa helm, di atas kereta bahkan, Dia bisa memalingkan wajahnya ke Kiri dan meminta aku mencium pipinya. But, I Do it.
Tertawa dan saling melemparkan kata Kangen sepanjang perjalanan, seolah tak peduli pada setiap mata yang menatap kami. Lebay ! Tapi begitulah cara kami memulai sesuatu yang lebih.
Sampai jam Setengah 12 Teng, Kami sampai di Tempat itu.
Menyewa Sebuah kamar tanpa Ragu. Seolah sudah sering datang untuk Sewa kamar. Sang penjaga merasa baik-baik saja dan membiarkan kami Masuk ke kamar yang kosong.
Kami tersenyum, saling memandang dan Malu-malu.
'Seperti sudah biasa ya'.Padahal.. Belum pernah sama sekali.
Tak ada Siapapun. Hanya aku dan dia.
Dan Ceritapun Dimulai.
'pintunya langsung Kunci'
'Mau Ngeseks langsung sih. Tapi Mikir dulu bentar. Ini Dosa Katanya'.
'Tapi Kita sama-sama penasaran. Haruskah Lakukan ini ?'
'Ayolah, Sekali Saja'
Begini.
'Tak ada Bajingan disini'
'Arrgghh'
Tapi semuanya tak bisa terbendung.
Cinta ini memaksa Hasratnya untuk menyambut Kemungkinan yang akan terjadi.
Dan ya, satu-satunya kemungkinan adalah melanjutkan langkah ini. Kami tak punya banyak waktu untuk berdua terus seperti begini. Beberapa hari yang lalu, aku dan dia sudah benar-benar membicarakan tentang ini di telfon. Oke, Lanjut.
'aku enggak sempurna, jangan kaget melihat keadaanku'
'oke, Buka bajunya'
'Cantikkan'
'ih, merasa kayak yang film-film jepang itu'
'Shitt, U mean Bokep'
'yeah, Playing with Niple'
Semua Orang Melakukannya.
Ini Kedewasaan seseorang sedang Diuji.
August 29, 2015
Pelet itu nyata adanya. Percaya tidak percaya
Di Tahun 2010/2011-an
Waktu aku masih SMA. Ada seorang laki-laki yang ngontrak di depan rumah
nenekku.
Kita sebut aja namanya Agus, Usianya sepertinya sudah diatas 25tahunan.
Dan saat itu posisi kakak aku kelas 3 SMA.
Dilihat secara fisik, bang agus ini tidak ada menariknya sama sekali. Badannya
memang tinggi, tapi terlalu kurus, pipinya nyaris kempot. Kulitnya juga sangat
gelap, meskipun bukan hitam legam khas orang papua. Lalu, seingatku, wajahnya
juga biasa aja. Ditambah cara berpakaiannya yang tidak rapi, bahkan terkesan
lusuh.
Di masa itu aku tidak terlalu memperdulikan pekerjaan seseorang, karena aku
juga masih usia sekolah. Kalau kuingat-ingat, mungkin bang agus ini kerja di
sebuah bengkel motor. Karena pernah satu kali ada sebuah even balap motor cross
di kampung kami, dan bang agus ini menjadi salah satu pemeriah acaranya.
Tapi inti ceritanya bukan di balap cros itu.
Karena ada satu cerita yang kusadari beberapa tahun setelah aku mulai Dewasa.
Selayaknya adik yang dekat dengan kakaknya. Selama kenal
dengan bang agus, seperti ada yang terlihat sangat berbeda dari kakakku.
Terutama tatapan mata kakakku yang sering kali kosong dan terpaku pada satu
arah.
kalau diajak bicara dia seolah tidak fokus, meskipun menjawab lawan bicaranya,
tapi tatapannya tidak membalas, alias kosong ke arah lain.
Sekedar gambaran, kakakku ini bukan tipe cewek cantik putih yang tingkahnya centil. Tapi dia termasuk populer dalam pergaulan, karena di kepercayadiriannya yang tinggi, dan juga pandai bergaul. Secara fisik kakaku itu Hitam manis, tapi bodynya lumayan aduhai.
Setauku saat itu, kakakku sudah dekat dengan beberapa cowok,
tapi apakah mereka berpacaran atau tidak, aku fikir itu adalah urusan kakakku
yang aku tidak butuh tau.
karena jarak usiaku dan kakakku 4tahun, btw.
Lalu bang agus yang dimataku biasa aja ini, entah kenapa seiring hari kulihat
makin dekat dengan kakakku. Dan anehnya yang terlihat paling dimabuk asmara itu
bukan bang agus yang buruk rupa, melainkan kakakku sendiri.
sebagai gambaran, kakakku akan menurut saja kalau disuruh kemana-mana sama bang
agus.
aku yang mengetahui hal itu awalnya juga tidak menyadari, sampai tahun-tahun
berikutnya.
Lalu, singkat cerita berpacaranlah mereka. Kakakku yang
bucin, mulai makin aneh, sampai jatah makan siangnya dia bawa dan berikan untuk
bang agus.
sampai sebegitunya.
Semuanya mulai aneh dan tak masuk akal.
Sampai pada satu titik, kami pindah kerumah baru, dan bang agus mulai jarang main kerumah baru kami. Karna mungkin segan sama bapak, atau alasan lain.
--
Mungkin, percaya atau tidak, kakakku saat itu sedang berada di bawah pengaruh ‘guna-guna’ yang dilancarkan bang agus.
Hanya saja saat itu, aku tidak menyadarinya.
Saat menulis inipun aku lupa
kelanjutan kemana bang agus itu menghilang.
Dia tiba-tiba saja tak ada kabar lagi dan seperti ditelan bumi.
August 27, 2015
ASOY..
Rese' Ya, Gak pernah ngerasain jatuh cinta apa !
Sambil garuk2 Idung.
Gue kalau lagi jalan sama orang yang gue sayang, Rasanya dunia ini cuma Milik Gue sama Doi.
Apa ya ! Gue ngerasa amat bahagia mungkin. Sampe gak lagi liat kanan kiri. Maunya cuma liat dia.
Gak mau denger apa kata orang. Maunya denger kata dia aja.
Seakan di Dunia ini semuanya Ngontrak, yang nempatin Gue sama dia.
Kalau kata-kata Romantisnya itu, Cinta adalah ketika Aku dan Kamu Menjadi Kita. *Ceilah
Entah bagaimana SitKon nya, Kita bakalan mesra terus.
Aa..
Pernah gak sih lo ngerasain hal kayak gitu.
Saat lo bahkan gak malu buat meluk dia di depan umum ??
Tapi Indonesia !
Ya.... ini indonesia bung. Budaya Ketimuran Dijunjung Tinggi.
Rasa Malu Masih domain. Gak kayak binatang yang bisa mesum dimana aja.
*
Sekitar Tahun 2013 lalu, Gue jalan ke Berastagi, Salah satu pegunungan di Medan. Yang jaraknya gk
terlalu jauh dari rumah. Sekitar 5jam perjalanan lah.
Disana gueKetemu Bule asal Spanyol. Namanya gue juga lupa. Gue Minta foto bareng. "Excuse me, May i Take Foto with you" trus tu bule ngejawab. Yes, Of Course"
![]() |
| ceprett |
Bulenya juga pinter bahasa indonesia, katanya jatuh cinta sama alam indonsia.
Gue tanya umurnya sekitar 19tahun, Tapi Mukanya kayak udah 25 tahun.
Bule itu jalan bertiga, Dan 2 Diantaranya berPacaran.
Dalam sela omongan mereka, Gue nangkep kata-kata semacam ini
"Indonesia People sangat santun, di lokasi seindah ini gak ada pasangan yang ngeabadiin Mesra"
Mungkin maksudnya, mereka kagum sama sopan Santunnya orang Indonesia.
Karna mereka jarang liat orang indonesia yang Jalan mesra sama pasangannya.
Hanya liat Pegangan tangan, atau rangkulan Pundak. Gak ada pelukan ataupun Ciuman di sembarang tempat.
Yang mungkin di Negara mereka, Orang Ciuman di pinggir jalan itu adalah hal Biasa.
Dan iya lo, Gue sering liat di Youtube. Pemandangan orang Mesum di Tempat umum kalo di Luar Negri itu seakan jadi hal yang Lumrah. Orang-orang yang lewat juga pada Gak peduli.
Kampret gak sih, Gimana indahnya kalau gue jalan sama orang yang gue sayang di Luar Negri.
Di Jalan-jalan Ramai, Dan seakan Dunia milik berdua.
Kita bisa Ngapain aja di Depan umum. Dan itu dicuekin sama orang. Gak diliatin, Gak akan Dianggep Mesum
Dan yang terpenting mereka Maklum ajasih "Mereka Saling Jatuh Cinta".
Tapi gue mikir juga sih, yang ngelakuin itu Mungkin urat malunya udah Putus kali.
okeoke. Asik sih. dsana emang. entah kapan gue kesana. Mau sama siapa juga kesana. kan mahal.
TAPI. Inilah Hasrat Manusia, Selalu menginginkan apa-apa yang tidak bisa kita dapatkan.
*
So, semua hal itu kan ada baik buruknya, ada Pro Kontranya. Jadi Solusi terbaik, ya kita bersyukur ajalah dengan apapun yang sudah kita miliki sekarang. Gak usah berharap bisa Mesum depan umum.
Sayang sama orang kan bukan berarti mengubah sifat kita jadi mirip binatang.
Cobak liat dulu Anjing kawin.
Dia peduli gak ada orang lewat, atau lagi dimana ? Punya urat malu gak tu Anjing.
Kalau di Luar Negri Banyak yang Sifatnya mirip Hewan.
Insya Allah, Di indonesia jangan sampe kayak gitu.
Agar Indonesia bisa menjadi barometer Nilai Ketimuran, Semua kepercayaan di Dunia.
,Setidaknya Kesopanan orang Indonesia bisa menunda datangnya hari kiamat.
Tul Gak.
Atau kita bisa berbangga, Sopan Santun kita dikagumi Oleh para bule.
Dan Lalu, Catatan untuk Doi yang gue sayangi.
Gue Berani nih Kasih Janji buat kamu.
Kita juga bis kok mesum tiap hari, Terserah kamu deh mau kapan aja.
Syaratnya cuma 1. Kita Sahkan dulu Ke KUA. Sah.. Sahh.. Alhamdulillah..
HEHEHE...
ASoy..






