Featured Post

Bye, Cats

August 05, 2019

Like Monster

Kita bertengkar lagi

BERTENGKAR PARAH
aku sama kamu

Masalahnya susah dijelaskan, susah dimengerti.
Tapi kita sama-sama memecah luka yang tersimpan selama ini.

Dari sudut pandangmu, aku wanita yang tidak tau bersyukur.
wanita tak punya otak, yang selalu saja menyakiti hati orang yang menyayanginya.
dan kamu juga selalu berfikir, aku ini milikmu.

Menyeramkan sekali kalau melihatmu marah, 
kamu seperti monster yang siap membunuh.

Tapi dari sudut Pandangku, kamu hanyalah seseorang yang kucintai.
Tanpa pernah ingin kumiliki.

karna aku tau, perasaan ingin memliki hanya akan membuat kecewa.

Jadi aku ingin tegaskan. Apapun yang kulakukan, adalah keputusanku.
aku tidak berniat sedikitpun untuk melukai perasaanmu.
Dan yang terpenting, 
aku tidak pernah sekalipun memintamu untuk mempertahankan aku.

Aku tidak menganggap dirimu milikku.

Kita saling Cinta, itu saja sudah cukup membuatku bahagia.
Tanpa syarat. Tendensi.
INI-ITU

Meski selalu terasa nyaman berada disampingmu,
aku selalu takut membayangkan jika kelak 
-Seandainya saja- 
Kita bisa hidup bersama

Membayangkannya saja aku takut, 
Menjalani sisa hidupku dengan seorang monster sepertimu.

Bisa-bisa aku mati kering.



July 23, 2019

Kata-kata Untuk Mama

Mah, Selama ini aku sudah berusaha semampuku untuk mewujudkan keinginanmu.
Kala itu, mama ingin aku menikah dengan laki-laki pilihanmu.
Dan demi membahagiakanmu, terpaksa kuiyakan pernikahan ini.

waktu sudah semakin dekat.
Apa mama bahagia?
Jika Iya, aku lega Mah. Meski hatiku menolak keras, jiwaku tertekan hebat.

Ini sulit mah, sakit sekali rasanya, kurang dari 12jam lagi, hari menyedihkan itu akan tiba. Hari dimana aku dipaksa menatap wajah memuakkan yang nyatanya  bukan pilihanku.
 Semua sudah terlanjur dan aku kian hancur.

Maafkan aku yang saat ini sulit berdamai dengan hati mah, akan kupaksakan semampuku.
 Tapi jika kelak apa yang kubangun kedepan hancur, aku harap tidak ada air mata yang tercucur.

Aku mencintaimu mah, dengan segala kelemahan ini.
Aku akan mulai melangkah tanpa tujuan.
Aku hanya mampu men-semogakan harapanmu.

Jika manusia itu mampu menumbuhkan sedikit saja rasa suka, maka akan kusyukuri.
Jika tidak, Kubiarkan diri ini dalam belenggu.

By : Putrimu

July 15, 2019

Butuh lebih dari kualitas fisik untuk Jadi Suami


Ada seorang tetanggaku, laki2 berusia 30tahunan, dan punya anak 2.
Secara harfiah, yang punya anak itu istrinya.

Karna saya jualan Token Listrik, tetanggaku ini sering beli token ke tempat saya.
Seperti orang yang mau beli yang lainnya, saya jarang ngajak bapak ini ngobrol, Cuma bicara seadanya.
Sampai suatu hari saya salah pencet nomor kodenya, hingga salah berulang ulang.
Si bapak mencoba menunggu dengan sabar walau agak lama.

Saya gak ngajak dia ngobrol, karna dia sedang bersama kedua anaknya. Saya Cuma memperhatikan cara bapak itu ketika bicara dan mengajari anaknya.
Saya bisa menilai si bapak adalah seorang laki-laki yang cerdas.
Meskipun "maaf" wajah dan penampilannya bisa dibilang kurang menarik alias pas-pasan. Tapi saya yakin, Istri si bapak pasti merasa bahagia bisa memilih seorang calon bapak yang pintar untuk anak-anaknya.

Saya fikir laki-laki dengan model begini, adalah calon suami yang cukup bisa diandalkan. Meskipun tidak terlalu tampan, setidaknya dia punya otak yang cerdas yang akan sangat membantu menghasilkan keturunan yang tak kalah cerdasnya.

Hehe.. Lagi gak tau mau nulis topik apa nih, Sehingga terketiklah ini.

July 14, 2019

M. LTP


Meskipun nadaku terdengar biasa, saat itu aku sedang tidak bercanda.

Aku sudah memperingatkanmu, membawaku dan membawa wanita yang lain. Tidak akan menghasilkan keberuntungan yang berulang.

/__\
Akhirnya kamu sudah terbebas dari jeruji besi.
Aku tidak tau kapan tepatnya, dan dimana keberadaanmu. Yang pasti aku sudah tau kabarnya.
Seorang laki-laki yang kukenal dengan pemikiran pendeknya.

Wajahmu buruk, seburuk perangaimu.
Aku hanya menjadi bagian dari yang pernah mengisi keisenganmu.

Meskipun tidak banyak, dalam memoriku ada beberapa kenangan membekas tentangmu.
Waktu kau menjemputku di pusat Perbelanjaan malam hari.
main keruanganku jam 12 malam.
dan .. waktu kita bercerita banyak hal dalam satu ruangan diiringi lampu kedip2.

Aku rasa sudah cukup. Sudah bukan lagi masanya bermain-main.
Walau kita pernah bermain bersama, Tapi sekarang bukan waktunya lagi.

Itu akan jadi sisa ingatan yang sangat sulit terlepas.
Tapi akan terlupa seirama terbiasa.

Kau takkan pernah bisa berubah.
Malah bisa jadi, setelah keluar dari jeruji atas kasus Tali Air-mu.

Kau akan melanjutkan kebejatanmu.
Karna sudah terlanjur bejat dari awal.


Fuuh... Semoga Tidak ya


July 09, 2019

satu hal

Kau bisa melihat keindahan,
Karna aku tak indah,
aku jadi senang bersamamu,
dengan begitu,
di mata seseorang aku akan terlihat indah.

well, seindah itu.


 

May 31, 2019

Bukan Niatku


Dulu, aku tidak berniat Mencintaimu, Semuanya Mengalir Begitu Saja

Entah mengapa aku tak berdaya. Dan aku tak kuasa menyatakan perasaanku padamu.
Kini, bicara denganmu hanya akan menghasilkan pertengkaran yang sia-sia.

Well, memang tidak akan pernah terasa mudah berbicara pada manusia sekeras -kepala batumu- itu. Aku hanya sudah terlanjur untuk melafaz cintamu sebagai "My Last Lover"

Dan ketika menulis catatan ini, aku telah memBlacklist dirimu dari hidupku. Rasa bahagia itu kini hanya tinggal sisa-sisa. Dan rasa yang tertinggal dihati hanya rasa lama yang belum sempat kuhapus.
Mungkin rasa ini tidak akan berkembang dan berbunga lagi, tinggal menunggunya untuk layu perlahan dan Mati.

Ibarat seorang karyawan yang sudah ingin berhenti bekerja, namun karna sudah terlanjur terikat kontrak, mau tidak mau karyawan itu bertahan bekerja di sana sampai kontrak itu selesai.

Maka, seperti itulah perasaanku sekarang. Perasaan yang sudah terlanjur berjanji dan tak bisa lepas dari janji itu, sampai kontrak 'kedatangan keluargamu' tiba.
Ketika mereka Melamarku tahun ini. Maka itulah akhir kontrak yang akan kuputuskan untuk kedepannya.
Tahun ini selesaikah hubungan ini, Atau malah berlanjut ke pelaminan.

_-_ Kamu memang tidak pernah memukul tubuhku dengan batang kayu atau besi. Tapi rasa sakit yang telah kau torehkan di hatiku, jauh lebih membekas daripada sekedar memar dan lebab kulit.

Dengan harapan yang sama, memar dan luka akan menghilang seiring waktu -dimanapun letaknya-.

Kau telah menyadarkanku betapa tidak berharganya diriku sebagai wanita. Betapa hina dan cacatnya aku, karna sebuah kesalahan di masa lalu.
Sebuah kesalahan satu kali, yang menghapus puluhan kebaikanku dulu.

--
Maaf, Bukan Niatku Semua jadi begini.

May 14, 2019

Kemana Tujuan Kita, dan Untuk Apa Kita Hidup (MOtivasi )

Kehidupan ini memberikan kebebasan memilih bagi siapapun yang ingin memilih kemana Tujuan hidupnya.

Karena itu luangkanlah kembali waktumu untuk menentukan kembali, jalan hidup yang mana yang ingin kau raih.


Dengan mengetahui tujuan hidupmu, maka kamu bisa menjalani hidup dengan terarah. Kita akan selalu tau kemana harus menuju, kemana harus melangkah.

Bahkan jika rencana awal tidak berjalan sesuai harapan, kita tetap bisa merubah rencana tanpa harus merubah tujuan kita.

Menurut para pakar, hanya limapersen dari seluruh orang di dunia yang telah berupaya menentukan tujuan hidupnya.
itu artinya hanya lima dari seratus orang yang benar-benar tau tujuan hidupnya.


Sementara itu diperkarakan hanya satu dari lima orang itu yang benar-benar bisa mencapai Tujuan hidupnya.


--

Well, Kesempatan untuk mewujudkan impian dan harapan dalam hidup kita akan jauh lebih baik jika kita merencanakannya.

So, tentukanlah tujuan-tujuan hidup kita, dan lihatlah bagaimana alam semesta akan membantumu menggerakkan langkah untuk mencapai impian dan Tujuanmu.




Great People, Semoga Tulisan ini Bisa membantu ya.. :D