Featured Post

Bye, Cats

August 13, 2014

Aku Dan Jessy


Pak gofar masuk kelas dan seketika suasana kelas yang gaduh menjadi tenang. Pak goffar adalah seorang guru fisika. Karena terkenal cukup galak di balik kumis tebalnya. Pak gofar selalu bisa  membuat suasana kelas HENING.
Tapi pagi ini pak gofar tidak masuk sendirian ke kelas, ia diikuti seorang murid baru. Seorang anak berambut pirang, berbadan tinggi dan bermata biru. Penampilan fisiknya yang sangat bule, jelas menggambarkan bahwa anak baru ini bukan keturunan asli indonesia. Sontak satu kelas memperhatikan  murid baru itu. Begitu masuk dan berdiri di depan kelas, kami semua tertegun. Bentuk tubuhnya seperti anak laki-laki, tapi dia memakai rok. Ah, dia seorang wanita.

"anak-anak, hari ini kelas kita bertambah 1orang" ungkap pak gofar "silahkan perkenalkan dirimu !"
 
Murid baru itu tersenyum "hay friend,my name jessyka mathew. I'm from austria, and my family come and stay in indonesia since two years ago. And very sorry if My bahasa sediikit tidak lancar"

'wahw keren' Anak itu berbahasa inggris. Sekolah kami sangat jarang kedatangan murid yang berasal dari luar negri.
 Dan ternyata kali ini kelas kami mendadak jadi buah bibir kelas-kelas yang lain karna murid pindahan dari luar negri ini, selain gayanya yang mirip artis. Dia juga ternyata sangat ramah.

Setelah memperkenalkan diri, pak gofar menyuruhnya memilih tempat duduk yang masih kosong. Kebetulan ada tiga bangku kosong dikelas ini. Tapi kemudian murid baru itu duduk di bangku kosong yang tepat disebelah kananku.

"may I sit here!" murid itu bertanya sambil menunjuk ke arah bangku

"oh, ya sure" setelah ia duduk, kutawarkan tanganku padanya "my name inka"

Sambil membalas salamanku "yah, you can call me jessy"

Kamipun saling melemparkan senyum.

Oh ya, kejadian di atas itu sudah terjadi tiga bulan yang lalu.  Sebelum akhirnya aku dan jessy menjadi teman akrap seperti sekarang.
Yaa, bukannya ingin menyombongkan diri sih. Tapi di kelasku ini, akulah murid yang paling jago bahasa inggris. Bisa dibilang tidak ada pelajaran apapun yang aku kuasai keseluruhannya selain bahasa ingris. Jadi sejak awal berkenalan sama jessy, aku tidak mengalami kesulitan apapun dalam berkomunikasi dengannya. Mungkin ini yang membuat jessy lebih suka bermain denganku disbanding teman yang lain.

Dan kenalkan juga namaku inka resty sianipar. Keturunan orang batak, karo, jawa dan arap. Kata orang, wajahku mirip urap, karna sudah terkontaminasi banyak suku. Haha
 Dan aku bersekolah di SMA MagnaPutri, Medan. Aku sudah kelas 11, dan mengambil jurusan SAINS karna suka pelajaran biologi. Hehe :)

Dan Satu hal penting lagi tentang diriku. Aku belum pernah pacaran, walaupun usiaku sudah 17tahun. Entah kenapa aku belum pacaran, mungkin karna aku belum temukan seseorang yang tepat untuk kupacari. Hm, atau belum aja saja seseorang yang beruntung mendapatkan jomblo secaem gue. Hue.. Pede Badai…
 

*
Sore itu aku sedang berjalan-jalan di daerah komplek rumahku. Aku memang suka menghabiskan waktuku untuk berjalan-jalan kecil seperti ini sendirian. Aku bisa menatap langit yang mendung dan gelap sore ini, sekaligus jalanan yang sepi karna orang-orang di komplek rumahku lebih suka beristirahat di dalam rumah.

Sampai tiba-tiba pemandangan mengerikan itu terjadi. Saat jalanan tampak sepi dan lengah, Tiba-tiba muncul dari kejauhan sebuah mobil yang berlaju kencang. Seorang Pria yang mengendarai mobil  itu seperti kehilangan kendali. Aku terkejut dan langsung berlari menuju ujung trotoar. Mobil itu terus melaju, suaranya mendengung seperti suara mobil balap dalam Fast Furious. Aku cukup terkejut saat mobil itu teroleng ke kanan dan kekiri. Bemper depannya Hampir menyerempet tubuhku ketika mulai melewatiku, hanya berjarak beberapa senti, mungkin aku bisa tertabrak.
Sampai beberapa meter kemudian mobil itu terhenti karna menabrak sebuah pohon mangga besar.

Aku tercengeng ditempat.

Tak lama kemudian, polisi datang dan memasang garis polisi di sekitar tempat kejadian. Seseorang memberi tau, bahwa aku satu-satunya saksi mata dalam kejadian kecelakaan itu. Dan karna itu seorang polisi memintaku menjelaskan kronologi kejadiannya.

Aku merasa kebingungan.

Saat melihat korban kecelakaan itu,  seseorang menyadarkanku. Ternyata pria di dalam mobil itu adalah ayahnya Jessy. Aku pernah bertemu satu kali dengannya saat menjemput jessy pulang sekolah. Ayahnya tewas dengan kondisi mengeluarkan banyak darah disekujur kepala.
 
Seorang polisi mengungkapkan kejadian kecelakaan ini disebabkan oleh Rem blong. Mungkin ketika mengendarai mobilnya, sang pengemudi sedang melaju dengan kecepatan tinggi, dan tidak menyadari remnya blong. Kemungkinan ketika menginjak rem, ia menyadari rem tidak berfungsi, si pengemudi panik dan akhirnya menabrak pohon.

Oh ya Tuhan, kejadian ini seperti mimpi buruk buatku.


*
Aku melihat jessy di pemakaman siang itu. Dia bersama mamanya yang sedang menangis, dan aku mendekatinya.

"kau harus sabar jessy" kurangkul pundak jessy dan bisa kulihat matanya yang biru sedikit bengkak karna terlalu banyak  menangis.
Jessy tak menyambut perkataanku, dia hanya menangis dan menangis. Sampai mamanya desi (nyonya grace) meninggalkan kami berdua.

"Inka, Maukah kau memelukku?"
 
"ya,sure"
Jessy memelukku erat, di depan kuburan ayahnya. Gadis bule itu menangis dibahuku.
Cukup lama kami berpelukan, sampai cuaca yang cerah itu tiba-tiba saja turun gerimis. Tanpa sadar  aku menangis mengikuti irama air yang turun dari langit. Tuhan seperti mengerti kesedihan sahabatku ini.

"jessy, Rain !"  aku berbisik pelan, kucoba memberitahu jessy bahwa hujan telah turun

"no,im not leave this place" tapi jessy sama sekali tidak ingin pergi menginggalkan makam sang ayah yang tanahnya mulai membasah itu.

"inka, you know. When my father broke, you there?"

"ya, I see everything jessy".
 
Jessy bertanya kronologi kejadian yang menewaskan ayahnya. Kini dia sudah tau. Akulah satu-satunya saksi mata dalam kecelakaan tunggal itu.
Ingatanku perlahan kembali pada peristiwa kecelakaan ayahnya. Mobil itu hampir menabrakku, tapi aku selamat berkat keajaiban.
Entah kenapa harus aku yang menjadi saksi kematian ayah sahabatku.

Bisa kurasakan Hujan yang turun semakin deras. Tapi jessy tetap tidak mau kuajak berteduh. Aku hanya menemaninya, Saat itu kutadahkan telapak tanganku di atas kepala jessy. Berharap hujan tidak membuatnya basah kuyup. Tapi tanganku yang kecil tak mampu menghalangi air hujan yang terus membasah.

Kuperhatikan Nisan ayahnya, tertulis nama Kyle zedd mathew. Nama akhir yang sama dengan jessy mathew.

Aku berkata pada jessy "jessy kau harus kuat. Kau adalah anak satu-satunya dalam keluargamu. Kini ibumu hanya memilikimu. Berjanjilah kau harus kuat demi ibumu dan aku" saat itu jessy mengangguk pelan. Serayaku berjanji akan menjaga jessy demi ayahnya.


##
Satu bulan telah berlalu, sedikit banyak aku bisa melihat beberapa perubahan dalam diri jessy. Ya, kematian ayahnya telah membuatnya jadi anak yang pendiam.
Tapi aku telah berjanji pada diriku sendiri akan menjaga jessy. Dan aku akan berusaha mengembalikan keceriaan dalam hidup jessy.

Siang ini pelajaran olahraga. Pak rahman, guru olahraga yang masih muda itu tiba-tiba menguji kami dalam mata kelas Renang.
Kami semua sontak kaget, selama ini kolam renang milik sekolah hanya boleh digunakan jika ada turnamen. Tapi pak rahman mengumumkan jika mulai hari ini kolam renang sedalam 2meter itu sudah bisa digunakan untuk latihan renang.
Dan ya, kami semua senang karna bisa main air dalam olahraga kali ini.

Kami semua sudah bersiap dengan berganti baju renang. Mula-mula pak rahman mengajarkan teori  berenang, cara menahan nafas, dan gerakan-gerakan khusus yang harus dilakukan agar tidak tenggelam. Satu persatu kami mempraktekkan tekhnik yang diajarkan pak rahman. Dan hampir semuanya bisa.
Sampai tibalah jessy yang menceburkan diri ke dalam air. Awalnya kami fikir jessy bisa berenang karna postur tubuhnya yang tinggi. Tapi pada saat di tengah kolam renang, mendadak jessy kelabakan dan tenggelam.

Tiga orang murid cewek berteriak memanggil pak rahman. Tapi pak rahman terlalu lama datang, sedangkan kami yang belum begitu mahir  berenang tidak ada yang berani menolong jessy.
 
Saat itulah, tanpa fikir panjang kuceburkan diriku ke dalam kolam. Dengan satu tarikan nafas,aku menyelam dan menarik tangan jessy keatas. Kubawa dia kepinggir kolam dan dibantu oleh teman-teman cowok untuk mengangkatnya.
 
"jessy.. Wake up jessy" dia pingsan

Kami semua panik. Sampai akhirnya pak rahman datang.
Pak rahman menekan dada jessy beberapa kali, dia mengeluarkan air dari hidungnya. Sepertinya dia sudah meminum banyak air.
'ya tuhan' apa yang harus kulakukan.

"kalau difilm-film harusnya ini diberi nafas buatan"  tiba-tiba jaka berseru begitu.
Dan aku yang berada tepat dikanan jessy. Memutuskan memberinya nafas buatan.

Ya, aku pernah ikut kegiatan pramuka, ketika melihat seorang pembina melakukan pertolongan pertama pada seorang penggalang yang pingsan. Aku melihatnya memberi nafas buatan, seperti berciuman tanpa nafsu.  Tapi aku melihat itu sudah lama sekali.
Kuambil nafas panjang, menghembuskannya lewat mulut jessy perlahan. Bisa kurasakan bibir jessy yang dingin. Dan itu membuatku semakin takut. Pikiran paranoid membuatku menyangka dia akan mati.
"jessy, wake up" saat tarikan nafas ketiga. Tiba-tiba jessy membuka matanya.

Dia melihatku, kembali mendekatkan wajahku padanya. Aku tidak tau jessy sudah sadar. Dan kami malah berciuman.

"jessy kau gila" tiba-tiba jaka melontarkan kata-kata itu. Dia menarik pundakku sehingga menjauhi jessy.

"apa yang kau bilang, aku sedang menyelamatkan jessy" aku masih panik.
Saat itu jaka malah tertawa. Jaka itu memang teman paling usil di kelasku. Tapi untuk hal menyangkut nyawa seseorang kenapa dia malah tertawa.
Tawa jaka diikuti teman-temanku yang lain.

Hahahaha..hahaha…

"Hey inka, kau lupa ini hari apa ya?" lagi-lagi jaka yang usil menanyaiku sebuah pertanyaan. Sambil kedua tangannya memegang pundakku.
"hari apa?" aku tidak tau ini hari apa.

Jessy bangun dan langsung duduk. Dia tersenyum ke arahku. Lalu menyanyikan "HAPPY BIRTHDAY INKA^ happy birthday, happy birthday inka"

JLEB.
Ya ampun aku lupa hari ulang tahunku sendiri. Kenapa mereka bisa ingat !
'jadi yang tadi itu..'
"you get Trap inka"

Hahaha..
Kulihat wajah pak rahman. Dan dia ikut tersenyum.
"bapak tidak menyangka, kamu akan benar-benar ngasih nafas buat jessy"
"jadi bapak ikut menjebakku!"
 pak rahman mengangguk dan kembali pergi ke kantor. Sungguh pak rahman guru olah raga paling menyebalkan.

Oh ya ampun, tadi itu ternyata sebuah jebakan. Rasanya aku malu sekali. Kenapa jessy pura-pura pingsan begitu.
"eh, kalian lihat gak tadi waktu Inka nyium jessy. Dihayati banget kayaknya. Ciee.." kali ini si roby yang usil menggodaku. Ah,yang benar saja. Aku makin kehilangan muka.
"kayaknya ciumannya pake cinta. Cie..cie.." kali ini entah siapa lagi yang menggodaku.
Yang jelas aku Makin mati gaya.
Kulihat wajah jessy yang tertunduk malu.

{Ah, aku ada ide}
Kupasang muka sewot campur Gahar. Superr.. Aku berdiri dan.. "PUAS KALIAN SEMUA" berlalu begitu saja.
Akupun pergi, Kukunci pintu kamar mandi dan melamun disana.

Tak lama kemudian. Seseorang mengetuk pintu. 'tok,tok,tok'
"ka,kami minta maaf. Tadi Cuma bercanda"
'tok-tok-tok'
"buka pintunya ta, kita potong kue"
'tok, tok'
"kamu marah ya Ta"
"Enggak marah..iye ntar. Aku ganti baju dulu"


*
Sejak kejadian hari itu. Aku merasa punya banyak teman yang menyayangiku.
Mereka bahkan ingat tanggal lahirku. Mereka susah-susah merencanakan jebakan untuk merayakan ulang tahunku. Dan meskipun itu membuatku malu. Tapi kini aku tau, banyak orang yang menyayangiku. Mereka peduli padaku. Dan yang terpenting. Aku telah menempati janjiku untuk mengembalikan kebahagiaan dalam hidup jessy.


Terimakasih Telah Membaca :D

August 08, 2014

Cerpen Cewek Tomboy


CERPEN _kyu_Rain

“tapi kak, aku harus pergi besok. Ini kesempatanku satu-satunya,  mungkin Tempatku bukan disini lagi. Pokoknya aku harus pergi kak” sambil merapikan sebagian bajunya kedalam koper, kyu meyakinkan rain berulang-ulang bahwa dia harus pergi.
“tapi kenapa kyu! Apa karna keluarga kamu? Tapi kita sudah bertahun-tahun tinggal disini. Kenapa kamu masih ingin mencari keluargamu” rasanya rain ingin menangis “yaudah, terserah kamu aja kalau memang besok kamu mau pergi”
‘dubrak’ dengan bantingan pintu cukup keras, rain melangkah keluar dan berlari menuju tempat favoritnya, sebuah bangku taman di bawah pohon coklat. Ditempat itu rain menangis. Dia tau ini salah, harusnya dia mendukung keputusan kyu untuk pergi ke cina mencari keluarganya yang hilang.

*
Semuanya bermula 14tahun yang lalu. Saat rain yang masih berusia 5tahun, kedatangan teman baru bernama kyu dipanti asuhannya. Kyu ditemukan menangis sendirian di sebuah pusat belanja. Tidak ada yang mengetahui keberadaan orang tua kyu. Ketika itu satu-satunya benda yang dibawa oleh kyu hanyalah liontin, Bertuliskan ‘kyu : 8juli1998’. Seorang polisi yang menemukannya, menitipkan kyu dipanti asuhan yang sama dengan rain. Dan sejak saat itu mereka dibesarkan bersama-sama di Panti asuhan.
Setiap hari rain dan kyu bermain bersama, seperti anak-anak panti asuhan yang lain. Mereka tidak punya keluarga, memiliki ayah dan ibu hanya menjadi impian dalam hidup mereka. Rain sendiri tidak tau tanggal lahirnya. Dia ditinggalkan dirumah sakit oleh ibunya ketika baru lahir dan dititipkan diPanti asuhan pada tanggal ‘5agustus 1996’. Tanggal itu menjadi hari ulang tahunnya.

Sejak pertemuan mereka 14tahun yang lalu. Rain dan kyu sudah sangat dekat. Mereka sudah seperti kakak dan adik. Mereka selalu melakukan semua hal bersama-sama. Mulai dari makan, mandi, bermain, sampai tidur harus satu bantal. Saat sudah tiba masuk sekolah dasar, rain sampai harus memohon pada pihak panti asuhan agar diizinkan mengundur waktu sekolahnya satu tahun supaya bisa satu kelas dengan kyu.
Dipanti asuhan ini tidak ada yang bisa memisahkan rain dan kyu. Bagi teman-teman, dimana ada rain disitu ada kyu. Dimana ada kyu, disitu ada rain.

Selama menjalani kehidupan di Panti Asuhan, mereka hidup dengan sederhana. Mengandalkan sumbangan dari para donatur setiap bulannya untuk memenuhi kebutuhan. Walau soal kebutuhan pokok seperti makan, anak-anak panti selalau disediakan oleh pengurus panti.

*
Dan tak terasa sudah 14tahun berlalu. Diam-diam kyu mencari tau keberadaan keluarganya.
Sampai suatu hari, pihak panti asuhan memberi kabar. Panti asuhan kedatangan seorang keluarga dari cina. Mereka mencari seorang putri bernama Kyu zin yi yang pernah hilang di Indonesia 14tahun lalu.
dan satu-satunya liontin kyu menjadi bukti bahwa kyu berasal dari keluarga itu.
Sang keluarga yang mengaku sebagai paman kyu, mengajak kyu untuk berangkat ke cina esok harinya. Untuk memastikan pada ayah ibu kandungnya bahwa dia adalah kyu yang mereka cari selama 14 tahun.

“kak rain, kenapa masih disini?”
tiba-tiba kyu muncul dibelakang rain. Dia tau bahwa kakaknya itu sangat sedih melepas kepergiannya. Kyu lalu duduk di samping rain. Dia memandangi jalan dan mengingat masa ketika mereka masih kecil. Ketika itu rain dan kyu sering duduk di bawah pohon itu jika sedang ada masalah. Karna tidak ada yang bisa diajak bercerita. Mereka sering bercerita pada bunga2 dan pohon mangga.
“kak, kakak pasti tau. Bertahun-tahun lalu, sebelum bertemu kakak aku nangis siang dan malam karna ingin bertemu ayah ibuku. Tapi saat kakak datang, aku tau kita sudah ditakdirkan bertemu dan menjadi keluarga disini. Sejak itu aku lupa wajah ayah dan ibu kandungku, tapi kak aku tetap merindukan mereka. Aku tetap ingin bertemu mereka.” Kyu merangkul kakaknya, tapi kakaknya berdiri dan langsung pergi.
“yaudah pergi. Terserah kamu aja”
Saat kembali kekamar. Rain mengambil bantalnya dan tidur dikamar sebelah kyu. sebenarnya dia kesulitan tidur jika tidak dekat adiknya. Tapi percuma saja, kyu akan pergi besok.
dan kyu juga merasa begitu. Dia tidak bisa tidur jika tidak dekat kakaknya.

Ketika jam 3dinihari, kyu belum bisa tidur juga. Ia memutuskan untuk keluar kamar mencari udara segar. Dan tak disangka rain juga sedang duduk di depan pintu kamarnya. Rain melamun dan memandangi bintang.
“kakak gak bisa tidur ya?”
Sambil menoleh kearah kyu. Rain kaget “eh, kyu kenapa tidak tidur. Katanya besok mau pergi”
“susah kak. Enggak ada kakak disamping aku” sambil melangkah kearah rain, perlahan kyu duduk disampingnya. “sekarang, aku ingin bicara baik-baik kak. Enggak pake marah-marah, enggak mau pake air mata juga”
“trus”
“aku pergi ke cina, bukan berarti aku mau meninggalkan kakak. kakak tau, kita enggak bisa dipisahkan sejak kecil. Malam ini aja kita enggak bisa tidur karna enggak satu bantal” sambil memandang bintang yang sama kyu bersandar di pundak kakakknya “aku hanya ingin melihat wajah orang tuaku kak, tapi aku enggak akan tinggal bersama mereka”
Rain  menutup matanya dan mencoba mencerna kata-kata kyu “jadi, kamu akan balik ke panti ini lagi, kamu akan balik jadi adikku”
“iya kak. Sebenarnya kakak sudah lebih dari segalanya di hidup aku. Aku sayangnya Cuma sama kakak. pokoknya apapun yang terjadi nanti, aku akan kembali pada kakak”
Untuk kedua kalinya rain menangis, tapi kali ini diikuti oleh kyu. Rain menatap mata adiknya yang sipit, dan berkata “kamu tau dek, kakak sudah tidak percaya jika orang tua itu ada. Karna kakak tidak punya alasan apapun untuk bertemu mereka, jikapun mereka mencari kakak lagi hari ini, kakak pasti tidak mau bertemu mereka. Ya, Mungkin awalnya kakak kecewa karna kamu akan meninggalkan kakak disini. Karna Cuma kamu keluarga terdekat kakak. Mungkin lebih tepatnya, nanti kakak akan cemburu karna kamu punya keluarga lain diluar sana”. Sambil menarik nafas panjang rain melanjutkan   “kyu, ternyata keluarga kamu adalah orang cina. Tapi sekarang kakak tau, jika kamu adalah adik kakak. kamu harus jadi adik yang bahagia. Dan biarpun sulit, kakak akan membiarkan kamu pergi. Kakak sayang sama kamu kyu”
Dalam tangisan itu, kyu memeluk erat kakaknya. Sembari membayangkan jika rain bukanlah kakaknya, mungkin dia sudah mencintainya.

nb: cerpen ini adalah fiktif belaka, jika ada kesamaan nama, tokoh dan tempat. Mohon jangan marah dan maklum saja –penulisnya masih amatiran. Jika suka silahkan klik like, nanti jika responnya positif akan diposting kembali cerpen-cerpen yang lain.
J

#cerry


August 07, 2014

Well, Jam 23.45 Wib

Malam ini, Seluruh keluarga dirumah udah terlelap. Tinggal aku yang melek sendirian sambil ngetik2 gak jelas di Pc.
Tomorrow, Adikku mulai masuk sekolah. Beraktifitas lagi dari libur panjangnya.
Aku rasanya pengen ngiri, karna adikku di daftarkan di sekolah yang lebih bonafit daripada sekolahku dulu.
U -Know. Sekolah elit yang banyak murid Micinnya. Dulu hanya ada dalam anganku. Tapi adikku dengan mudah masuk kesana.
Selain dari segi Biaya. Sistem belajarnya juga pasti-- Mhuahahaha

:/ Ah tapi yasudahlah ngapain juga dipermasalahin.
Yang penting aku udah Lulus dan Meninggalkan segala cerita di SMA.

--
By The Way. Ini hal yang membuatku terhenti untuk menyakiti orang lain. Aku menyebutnya karma Instan.
Sebuah hukum tak tertulis, namun kedahsyatannya bisa melebihi hukum apapun yang ada di Dunia ini.

Aku pernah kehilangan Hp N3600 yang harganya 2,500,000 gara-gara aku pernah ngambil uang Papa tanpa izin 200,000.
aku juga pernah kehilangan Kalung emas yang kusimpan dikamar gara-gara pernah bohong sama mama soal uang sekolah.
Mungkin secara logika ini tidak ada hubungannya.
Tapi hal yang kualami itu akhirnya menyadarkanku akan kesalahanku.
Kemarin aku hanya tidak sanggup mengakui kebenarannya.
Tuhan itu maha adil dari semua keadilan yang ada di alam semesta.
Diyakini atau tidak. Dimengerti atau tidak.
Mau tidak mau, Kita harus membayar untuk semua yang pernah kita Beli. Dan setuju tidak setuju
kita harus mengembalikan semua yang kita pinjam.

Terkadang hal yang terjadi tidak sesuai dengan yang kita inginkan.
Tapi Prinsipnya Sederhana.
"Ambillah milik orang lain, Maka suatu saat kau harus kehilangan milikmu karna diambil orang lain. Jumlahnya mungkin tidak sama, Bisa saja yang diambil darimu berpuluh kali lipat banyaknya dari yang pernah kau ambil"
"Lukailah hati orang lain, Maka cepat atau lambat -disadari atau tidak- akan tiba saatnya hatimu akan merasakan lukanya tersakiti"

Manusia hanya akan memetik Buah sesuai dengan bibit yang mereka tanam.
Tanamlah biji mangga, maka akan tumbuh pohon mangga, dan kita akan memanen Buah mangga. Mustahil rasanya jika kita menanam mangga tumbuh pohon jeruk dan memanen apel.

Semua itu sudah ada Aturan mainnya. Ukuran timbal baliknya dan juga takaran balasannya. Kita sebagai manusia sudah seharusnya percaya untuk hal-hal semacam itu.

So, Bagi saya seperti itulah Hukum karma.
Berbuatlah kebaikan, maka suatu saat kita akan menuai kebaikan. Tidak di dunia, mungkin akan ada saatnya di alam akhirat kita dapat menuain kembali kebaikan.
Berbuatlah kejahatan, maks suatu saat kita akan menuai kejahatan. Tidak di Dunia, mungkin akan ada saatnya di alam akhirat kita mendapat balasan.

Sejak menyadari hal ini. Aku berusaha berhenti menyakiti ataupun mencintai seseorang secara berlebihan.
Aku percaya jika semua yang kulakukan pada orang lain. akan ada saatnya semua itu kembali padaku.

Aku tak ingin terlalu dibenci, Aku juga tak ingin terlalu dicintai.
Aku ingin segalanya berjalan wajar.

Aku pernah kehilangan seseorang yang sangat aku cintai
Dan kuharap tidak ada karma terjadi pada seseorang yang mencintaiku :/

..

July 30, 2014

Serba Salah

 --2--

Kenapa ?
Why ?

Menjadi tomboy, im free, live in enjoy, almost introvert, and alone, Make my self.

Menjadi feminim, im beauty, smile happy, in cry, always sweet, Make her self.

Tiba-tiba saja suka ngunjugin Fashion Blogger Indonesia.

Oh.. Come on


Papa sudah tidak kerja tetap lagi di bengkel mobil

dan mama, pekerjaannya bukan untuk membiayaiku.

Sumber keuanganku sekarang tak ada lagi.
Kalau mau beli sesuatu aku tak tau harus minta sama siapa ?

Ya,, Usahakan sendiri mau harus mau.

Karna itu, Aku ingin kerja. Hasilkan uang sendiri.

Pergi dari rumah ini.
Menikmati jiwa introvertku.

Hahh.. adakah pekerjaan itu, yang membuatku merasa OK.

July 29, 2014

Wednesday

 Hari ini pakai tinta merah. Wujud kemalasan, sekaligus kekesalan.. dan juga postif though.

Yaya.. kau tau kan, hidup ini membingungkan. 
Terkadang hidup ini seperti eek.

--1--
Orang-orang yang tak pernah kufikirkan lagi dikepala dan hatiku, satu persatu kembali menghubungiku.
Mereka ini bodoh atau apa ?
Kapan mereka akan berhenti menghubungiku.

Maaf, tapi aku tak mau percaya, apa yang kalian pikirkan soal perasaan itu, bukan cinta.
Apakah ini karna aku masih berharap pada hadi atau iqbal ?

Jika iya, aku akan hapus kontak hadi dari HP ku.
Kan adil jika semua kontak menghilang.

"Jika aku tidak bisa mendapatkan sebuah cinta yang tulus, maka tak ada cinta manapun lagi yang bisa datang"

-Ini hari yang tinggi buatku-





July 26, 2014

Nothing


‘Hari Raya Paling Aneh, Sekaligus Senyap’
Mama marah-marah, merepet-merepet sampai aku bosen dengerin nya.
tak lama adik dika datang, dan meredam umpatannya.
Dan ini adalah malam terakhir ibadah teraweh.
Aku tak bangun sahur dan tak puasa.
Mimpi-mimpi ini cukup membuatku bertahan.
Rumah ini,ohh… semakin dipikirin semakin ancur seperti kapal oleng. ANCORRR…
Siapakah yang peduli pada kebersihan rumah ini ?
tak ada…Cuma aku, Cuma aku *nyanyi nada GAC
Siapakah pria impian yang akan melihat kelebihanku ?
Lho !
Ini kok gak konsen, Tai Sekali..


Mereka Teman SMA Yang Tak kan KUlupa

Baiklah,ini adalah 5 orang teman dikelasku waktu masih Sma yang paling sering memberiku inspirasi.
Ya, Walau kini kami sudah terpisah, aku ingin ucapkan Trimakasih untuk mereka.

Afrida Lutfiyanti
Afrida anak yang Cantik, dia juga baik, dan semuanya terasa makin lengkap karna dia dikaruniai otak yang pintar. Dia selalu juara 1 sejak kelas 1 sampai tamat. Tidak ada yang mengalahkan dia.
Dan itulah kenapa jika Aku dekat sama dia bawaannya positif thinking.

Afrida duduk satu bangku denganku sejak kelas XI sampai tamat. Selama duduk sebangku itulah kami mulai akrab dan membentuk geng bersama tari dan ulan namanya Ijo Lumut (ikatan jomblo lucu dan imut). Tapi sayangnya, ijo lumut bubar karna frida keburu punya cowok duluan.

Waktu perpisahan di perapat, aku dapat 1 kamar dengan frida, yuli dan ardol. Waktu itu semuanya terasa begitu indah untuk dikenang. Terimakasih ya Frida..

Muhammad Iqbal

 

Jika ada satu kata yang mewakili iqbal, mungkin kata itu adalah Psikopat.

Jika kau pernah menemukan seorang anak manusia yang penuh Masalah, tapi dapat menjalani hidup dengan bahagia-damai-sejahtera-selamat-sentosa-sepanjang masa.
Maka aku juga pernah menemukan sosok anak manusia seperti itu, namanya iqbal.

Selain afrida, iqbal adalah satu-satunya temanku di kelas yang semasa Sma obrolannya selalu nyambung denganku.
Dia lahir tanggal 27 agustus 1993, jauh dari karakter sebagai seorang cowok Virgo.

Banyak hal yang seakan tak pernah selesai jika aku berbicara tentang iqbal.
Dia hanya bocah laki-laki yang pernah kukanal selama 3 tahun singkat dalam hidupku. Tapi dia pernah mengajariku banyak hal, dia pandai melucu, dia apa adanya, dan dia punya segudang bakat terpendam. Dan itu membuatnya menarik.
Di satu sisi iqbal memiliki banyak teman, yang mungkin juga menyukainya.  Tapi di sisi lain sifat-sifat buruknya mungkin malah menambah banyak musuh.

Bagiku, sebuah anugrah bisa mengenal seorang Muhammad Iqbal.
Entah bagaimana kabarnya setelah tamat sekolah ini.

Dermawan
 


Sebagai cowok, dermawan atau biasa dipanggil iwan adalah tipe orang yang bawel.
Dia selalu bicara apa adanya, sampai kadang nyakitin sanking jujurnya. Yang aku lihat selama ini bajunya iwan selalu rapi, dan satu-satunya kekurangan dia adalah sifatnya yang Tempramental.

Antara aku dan iwan,mungkin enggak banyak cerita persahabatan yang tertoreh. Tapi dia pernah ngasih aku hadiah waktu perpisahan sekolah.

Dan bagiku itu adalah hadiah perpisahan yang sangat indah. Karna selama 3tahun, Cuma iwan satu-satunya cowok yang selalu ingin ku genggam jarinya.
Haha

Entah kenapa, jari tangan iwan terlihat lucu sekalii.

Boris gandi
 

Dia badboy (cowok nakal-red), bukan cowok jelek ya.

Aku kenal boris hanya sebentar, waktu itu tahun terakhir kita di Sma. Entah dapet kemampuan dari mana, boris cepat sekali akrab dengan kelas kami. Bahkan di hari-hari pertamanya bersekolah.

Aku inget bagaimana lucunya tingkah dia waktu memperkenalkan diri di depan kelas. Haha, nama lengkapnya 'boris gandi berutu'. Aneh!

Mungkin untuk bocah laki-laki yang satu ini aku tidak akan melupakannya. Karna aku pernah  jumpa dia beberapa kali secara tidak sengaja. Setelah tamat Sma -Entah itu berjumpa di dunia nyata, ataupun di dunia maya.

Tapi eh, denger2 sekarang boris kuliah di arap ya>>
Katanya sih gitu. Tapi gatau deh.

Lestarie
 

Aku panggil dia tari.  Ini salah satu geng ijo lumut yang punya pacar setelah afrida.

 Aku, tari dan afrida dulu pernah beli jam tangan yang sama sebagai tanda persahabatan. Sebelum akhirnya satu kelas ikut-ikutan beli jam yang sama dengan kami.

Banyak hal yang kuingat dari tari, salah satunya sifat tari yang sederhana dan lucu. Tari juga ngasih aku banyak pelajaran berharga yang tidak kudapat dari sekolah.
Mungkin karna Tari berasal dari keluarga Broken home. Hampir sama seperti afrida, Ayah dan ibunya tari telah berpisah.

Buat aku, mereka adalah dua orang sahabatku yang kuat dan tegar. Dan mereka juga cantik.
Itu sebabnya mereka cepat dapat pacar.

Rahmadani Nst

Dani –begitu dia biasa dipanggil, adalah Satu satunya gadis Liar yang kukenal selama di sekolah. Dia anak yang asik. Rasanya ngobrol apapun sama dia tidak akan membuatku tampak tolol.

Seingatku dani punya kemampuan berbahaya dalam system pertemanannya. Dan ibarat belut kecemplung oli. Dani itu Licin sekali.
Dia lihay melihat situasi, pandai memanfaatkan kelemahan orang lain. Dan kalau tidak hati-hati bersiaplah menerima kekecewaan.

Tapi terlepas bagaimana licinnya dani. Aku sama dia punya segudang cerita waktu Sma. Kami pernah main ke Yuki bareng, pernah nonton konser dan buat tato temporer bareng. Pokoknya kalau tidak ada dani mungkin cerita Sma ku ‘kurang asin’.

Dan sekedar info. Dani, tari dan iqbal. Sekolah SMP dan gang rumahnya sama lho.
Aneh!
 
Marwan

kalau denger nama Marwan, yang terngiang di kepalaku adalah ‘anak Songong’.
Tapi justru kesongongan dia yang buat aku enggak bisa ngelupain dia.

Aku ngerasa punya hutang budi sama marwan, gara-gara kejadian bertahun-tahun lalu. Waktu aku nonton konser dan dia bantuin aku buat ketemu seorang artis idolaku.

Sejujurnya, marwan ini yang facenya paling charming di sekolah dulu. Banyak banget yang naksir dia, tapi sayangnya dia kebanyakan bolos.

Jasman
 Aku pernah tulis tentang dia disini.
Dan aku ingin memasukkan nama dia dalam daftar ini. Karna dian anak yang lucu, baik hati, tidak sombong, tapi aku enggak tau dia rajin menabung atau tidak.
Lagipula, belakangan kami mulai kontak lagi lewat facebook. Aku bilang kalau aku sayang dia. (aneh ya, kenapa aku bilang gitu?
Mungkin Karna buatku, seorang Jasman Rifa’I Tumaggor adalah sebuah kenangan yang belum selesai..

dan mungkin takkan pernah selesai.

I miss you all :3