Featured Post

Bye, Cats

June 13, 2016

Cintaku -Tadi Malam

Semuanya Terjadi tadi malam. Kejadian yang singkat dan Cepat.
Aku tidak menyangka jika mulutku sanggup mengatakan hal semacam itu padanya.
'Perpisahan ?'

Aku memeluknya dari belakang, saat posisi kedua tangannya sedang memegang stang Revo Hijaunya.

'Kau tau, Pelukan ini yang membuatku selalu betah didekatmu. Pelukan yang selalu mengundang tanya. Benarkah kau adalah Kekasihku ?   atau mungkinkah kau orang itu. Orang yang kucintai dengan begitu sempurnanya ?'

Jari-jarimu yang besar, 2 kali lipat ukuran jariku, akhirnya menyambut satu tangan kiriku.
Kau menggenggamnya dengan hangat. Bisa kurasakan setiap detak halus nadi tanganmu.
Dan kini kau mengendalikan Revo hijau itu hanya dengan satu Tangan Kanan.

Masih dengan satu usaha kecil, kugapai pipimu dan menciumnya beberapa kali.
Kau Hanya tersenyum, dan tanpa expresi lain yang bisa kubaca.
'Apakah kau marah, atau kecewa, atau bahagia, atau Muak denganku?'

'Arti kata yang baru saja kukatakan padamu itu. Apakah kau mengerti maksud ego-ku?'

---
2 Hari yang lalu, dengan sengaja aku bermain senjata Baru. Ini Mirip dengan Bumerang.
 Ya, sesuatu yang akan menyerang kembali padamu, sejauh dan sepandai apapun kau melemparnya.
Hanya saja, bumerang yang kumainkan ini lebih -kepada- menyerang Perasaan manusia.

DIA. Aku mencintainya. Aku jatuh Cinta padanya, sejak sang hujan pertama kali menjadi saksi Kebersamaan kami.
Tapi aku tak tau, Kapan tepatnya dia Jatuh Cinta Padaku.

Dia hanya seperti itu. Berbicara hal-hal aneh, Menasehatiku seperti orang tua, terkadang membuatku menunggu terlalu lama.
Tapi jika kuhitung, ada lebih dari Puluhan kali dia mengatakan "Serius ingin menikah denganku"

Ya. Menikahlah denganku. Jika itu Bisa membuatmu hidup lebih lama.
Aku selalu tersenyum menanggapi. Karna kau lupa bertanya, Apakah aku ingin menikahimu juga ?
Jangan jadi omong Kosong, Jika hanya kamu yang ingin menikah tapi aku tidak.

Perasaanku hanya seperti ini. Rasanya sulit berkembang.
Dia tumbuh dan seakan sering kehilangan cara untuk terus membesar. Hanya hidup dalam bentuk yang kerdil.
POHON PERASAAN YANG KERDIL. Seperti itu !

Bukannya aku tak mau memberi pupuk agar pohon itu tumbuh dewasa dan berbuah.Tapi Keadaan Menghalanginya.
Aku Tak ingin mendengar kata-kata hinaan dari orang tuaku.
Ayah dan Ibuku mungkin akan mengujimu dengan keras agar kau bisa bersamaku.
Aku anak tersayang yang tak mungkin diserahkan dengan mudahnya pada seorang sepertimu.
Mereka akan mengujimu, dan aku tak ingin kau melewati itu. Kau tau !

Lagipula aku belum 100% Mempercayaimu.

---
Kembali pada Bumerang Perasaan.

Saat itu, Aku menghubungimu dengan Nomor baruku. Kau bertanya dengan sopan ini siapa ?
Aku tak berniat mengerjaimu, semuanya berjalan begitu saja.

Aku pura-pura berkenalan denganmu sebagai sosok wanita Baru.
Aku penasaran dengan Kesetiaanmu.
Dan ternyata seperti itu. Kau Bilang, kau tak punya pacar. Dan kau tak memikirkan bagaimana aku.
Aku mengajakmu bertemu, dan dengan antusias kau Meng-iyakan pertemuan itu.
Kau tak tau Wanita di sms itu adalah aku. Dan Kau Telah Membohongiku.

Jika saja wanita itu bukan aku, Mungkin kalian telah PDKT dan jalan bersama.
Kau Pasti merasa Muak menghadapi Ke Egoisan ku. dan Juga Orang tuaku.

Entahlah.

Ini, seperti yang Kau Katakan. Aku telah melemparkan Bumerang Padamu, dan akhirnya Bumerang itu kembali
Menyakiti diriku sendiri.

Ah, Betapa Bodohnya Kekasihmu ini.


---
Dan tadi malam hanya itu yang kubayangkan.
Perasaan Sakit Hatiku ketika tidak kau akui.
Ditambah bayangan, tentang Bagaimana Lebaynya Reaksi ayah jika dia tau kita ingin Bersama ?


Kasih, Jawablah satu pertanyaan ini. Sesuatu yang selalu mengganjal di hatiku selama belasan tahun.
"Mengapa tidak pernah ada sosok yang membuat ayahku setuju jika aku bersamanya ?"
"Mengapa di Mata Ibu aku tak pernah dewasa bahkan sampai usiaku 22Tahun"

Adakah yang mengerti betapa memuakkannya ini. Aku tak pernah menemukan Kebahagiaanku sendiri.
Jalan hidup yang kupilih begitu melelahkan karna harus ditentang -selalu- oleh Ayah Ibu.
Aku Tau mereka menyayangiku, aku tau mereka menginginkan segala yang terbaik untuk hidupku.
Tapi sampai kapan aku harus berada di bawah kendali Ayah dan Ibu.
Usiaku sudah 22tahun, dan tak pernah dibebaskan untuk memilih, Bahkan memilih Jodohku sendiri.

Sadarkah Kalian, aku Sangat Egois dan Keras Kepala.
Jika sampai aku tua, dan aku tidak menikah juga. Jangan Tanyakan Kenapa.

Terkadang.
Aku ingin menyerahkan semuanya kepada Takdir Tuhan. Maksudku, Soal Bagaimana Jodohku Kelak.
Tapi apakah Tuhan akan menurunkan Jodohku dari langit, jika aku tidak berusaha sendiri.

Ah. Sudah !
Aku tak seharusnya menyalahkan Orang Lain.
Di sini satu-satunya yang Salah adalah diriku sendiri.

Jika Malaikat tanpa Sayap itu kembali menghampiriku.
Tolong biarkan saja aku Merangkak kembali ke Jalan itu.

Hidupku adalah Jalan pilihanku.
Apapun Resikonya Nanti. Itu Sesuatu yang akan Kutanggung sendiri.

Jadi, Biarkanlah.


June 11, 2016

PEPEK

EMANG KENAPA ?
APA SALAHNYA JADI CEWEK ?
TUHAN YANG MENCIPTAKAN AKU DARI SANANYA. GITU COER KELUAR DARI PEROT MAMAK. UDAH BERJENIS KELAMIN PEREMPUAN AKU>>

kimak-kimak..

kalau kuhitung udah Belasan Orang yang sama yang kutemui bentuknya macam Kontol kayak kau itu, Kimak. Njeng !

Dulu udah sempat kujauhin kau, aku udah gak yakin lagi ada Cowok yang Tulus deketin cewek, tanpa mau dapetin Pepek.
Tapi kau Malah Memelas, Sok tulus mukakmu itu, selalu berbuat baik sama aku. Sampai Kau Buat aku jatuh Cinta, kau buat aku meleleh sama kata-katamu. Gak sadar aku, sampai kukira, Segalanya kau, Njeng.
Gak Habis terus kau berusaha hingga mau kuserahin Semuanya.
Aish..


Dunia emang udah Gak waras, malah yang waras sekarang dianggap gak waras kan.

Udahlah, gak usah Cerita, Kalau memang cuma Nafsu sama aku. Gak usah sok-sok baek, gak usah ngomong Cinta. Gak usah buat aku bergantung sama kontol macam kau.
bagus kau Culik aja aku, Kasih makan. Trus kau gagahi. Enggaknya Protes aku. Taunya aku. Perempuan Normalnya aku ini.

Tapi caramu itu salah. Kau udah perkenalkan dirimu baek-baek sebelum akhirnya kau rebut Kesucianku.


Untuk apa jadi manusia sempurna, Sok-sok'an dibalik topengmu itu.. ee.. Memanglah.

Beruntung kali kadang kurasa kalau jadi cowok ini, Mau Nakalnya kayak mana. mau maen kemana-mana Gak Pernah ada Bekasnya.
Tapi kalau Cewek, Kau fikirlah sikit. Baru sekali aja kulakukan ini. Kuserahkan Semuanya samamu. Udah berharap aku, kau ini akan jadi suamiku. Tapi Kau hianati aku. Dengan gampangnya pergi sama -Pepek- laen.
Kutanggunglah derita ini Sendiri, Udah berbekas itu samaku seumur hidupku.

Sakit Tau. Jadi Cewek ini Sakit.
Kau dapetin enaknya, trus deritanya sama ku semua.

Ini Gatal rasanya, Udah pengen dizinahi terus aku sama binatang laen, gara-gara satu anjeng kayak kau.


Apa lagi, Satu-satunya jalan, Jadi lonte. Iya !

Puas kau kan lihat aku udah kau rusak.

Semoga Bahagialah kau sama pepek lain pilihanmu itu.
Semoga gak kenak karma Keturunanmu kelak.

Udah Benci aku sama laki-laki. Gak ada lagi yang Baek.

Adapun yang baek, apa masih pantes bersanding dengan Lonte.
Udah tobatpun lontenya, Kemesjid tiap hari dan dinikahi Ustad.

Tetep harus kutanggung BEKAS darimu itu tadi.

Ya Tuhan..


----====

Buat Adek-adekku, yang masih Suci. Dengarlah kata kakakmu ini.

Pria yang sungguh-sungguh mencintaimu, Percayalah mereka akan menjaga Keprawananmu. 
Bukan malah merenggutnya.
Mau dibilangnya Cinta, Sayang, Seluruh Jiwanya Untukmu.
Itu Omong kosong itu semua. Ingat Orang Tua yang udah membesarkanmu, Mereka berharap besar padamu.
Bukan cowok itu yang membesarkan dan ngasih kau makan. Kau Rusakpun orang itu bisa lari.
ya kan, Logikanya aja. Belum jadi suami, Udah dapetin enaknya. Apalagi pilihan kalau bukan Lari.
Dipikirnya Pulak kau Murahan kali. Nanti bangga dia cerita sama temennya udah jadi orang pertama yang ngerasain kau.
padahal Anak baek-baeknya kau ini.


Udahlah asal tau aja. Aku Bukan Mau Menggurui. Udah Pengalaman aku sama Cowok-cowok Taik kayak gitu.
Sukur kalo kau dengar nasehatku. Kalaupun tetap percaya kau, dia pria yang kau cintai. dan kau kasih semuanya.
Okelah, Lanjutkan hidup kita masing-masing.

Semoga Tuhan Mengampuni Kita Semua.
Dan Kuharap aku bisa Lebih bijak.


June 04, 2016

Masuk Toko Baru


Bismillahoirrahmanirrahiim..

Akhirnya, Satu langkah menuju Impianku mulai Terbuka.

Aku Bisa Lepas dari Kerjaan Lamaku.
Aku Bisa Merintis Usahaku sendiri.
Aku Bisa Bernafas lega karna Hobi dan Inspirasi-inspirasi hidupku bisa kulakoni setiap hari.

Tak ada yang lebih membuatku bahagia.
Kekasihku mendukungku.
Ibu, Ayah, dan seluruh keluargaku. Memberiku semangat Luar Biasa.

Dan Alhamdulillah. Atas Restu Allah.
Aku akan Lakukan yang terbaik Yang Kubisa disini.

ALL FAMILY FOTO


May 25, 2016

My Lover (Kekasihku)


Kamu adalah seseorang yang Kuingin miliki sejak masa kanak-kanakku. Hanya saja aku baru menemukanmu saat aku hampir lupa keinginan itu.
_chery



*
..Hujan turun sore ini, saat kebahagiaan ku terasa lengkap bersamamu..aku duduk diatas kereta tepat dibelakang tubuhmu..kau kedinginan dan basah karna menahan air hujan yang turun dari arah berlawanan..kita tak bawa mantel, karna tak mengira hujan akan turun sederas ini..kau menepi dan melindungi tubuh kita sesaat dari air yang makin deras.."jika sudah sedikit reda, kita lanjutkan perjalanan ini" Ungkapmu.

*
..hujan ini seakan mengerti isi hatiku saat  kulewati kembali jalan itu denganmu..De Ja Vu..aku bahagia ternyata waktu yang terulang, bisa beberapa kali terjadi hidupku..seperti saat hujan dan kerinduan membaur jadi satu..dan luruh dalam bentuk tetesan air langit..pada siapa kita ingin mencapai tujuan, maka padanyalah aturan main itu berlalu..bukankah itu tak pernah sama..ya, tapi aku bisa membedakan mana aturan main yang terbaik yang sesuai dengan jalan hidupku..saat kulihat dirimu..kembali pada ingatan saat pertama kali kita melalui itu semua..membuatku takjub, karna kau telah membuatku jatuh cinta padamu berkali-kali..dan itu hanya padamu..
Semoga Tuhan merestui. Amin..

*
..aku masih memegang tanganmu..dan selalu..sesuatu terasa meneduh dan langsung nyaman jika aku menyentuhmu..membuatku yakin,  jiwamu yang penuh kasih sayang takkan memudar dengan mudahnya..itu sesuatu yang dianugrahkan Tuhan pada dirimu..
..Aku menangis, air mataku membasahi pipi dan menyatu dengan air hujan yang turun..aku memandangimu sedekat ini..aku sangat beruntung bisa memiliki kekasih sepertimu..aku menyesal, karna tak bisa menjadi yang sempurna untukmu..Terimakasih ya sayang..kau benar-benar telah membuatku yakin..dan telah menguatkan hatiku yang rapuh ini..
..karna aku lelah bermain..aku ingin mengakhiri semuanya dan menikah denganmu..ya, aku harus menikah denganmu..tak peduli bagaimana yang terjadi nanti, seburuk dan seberat apa..semoga aku tabah..asal kita bisa melaluinya bersama..Aku Mencintaimu,Mulai Detik ini..Kuserahkan semuanya pada yang Kuasa..Semoga ini Yang Terbaik dari Semua Yang Terbaik..



_CHERY :D

Catatan Hari Ini ( NOTE TODAY )


Terasa Lebih panjang dari Hari Biasanya. Mungkin itu yang kurasakan ToDay.

Waktu-waktu yang di isi rutinitas membosankan itu kan cepat berlalu.
Dan sepanjang waktu hari ini, aku mengisinya dengan Rutinitas baru. Membuatnya terasa lebih Panjangg..

Well, Memang mungkin benar selama kita masih berada di tempat yang disebut Bumi. Kita gak boleh terlalu yakin terhadap sesuatu.

Aku kadang menyesal karna terlalu yakin, sampai akhirnya keyakinanku terpatahkan begitu saja.


-Andika Sahmono-
Aku menghubunginya tadi, berhubung Nomor telfon yang kusave itu tak bernama, aku hanya penasaran dan menghubunginya saja..
Di Ujung sana, kudengar suara yang Familiar, tapi tak dapat kutebak sampai dia bilang aku Andika.
P-A.
Dulu, waktu bersama andika aku seakan yakin jika cinta ini adalah bagian dari hipnotis alam yang dahsyat. Dia membuatku menangis sejadinya karna kenyataan, Pria itu terlalu berbahaya saat aku sedang berjalan bersamanya. Dia bahkan pernah membunuh seorang manusia.
Dia Mengagumkan dalam dimensi Iblis dan bangga akan keUnikan itu. Satu diantara Sejuta, dan dia sangat mirip dengan Iblis Tanpa Tongkat Api ku itu.
Tapi Lalu, Aku mengakhiri semuanya begitu saja, karna dia bukan untuk dimiliki sampai kapanpun.

-Fritz-
Aku juga menghubunginya tadi, Assalamu'alaikum adalah jawaban terbaik dari ujung telfon yang dijawab oleh seorang Mualaf sepertinya.
 Fritz  itu salah satu Fotografer hebat yang kukenal. Karya Fotonya , Inspiratif :)
Dia memiliki tutur kata yang tak menunjukkan sama sekali bahwa dia itu hebat. Kita hanya tau hebatnya dia saat kita benar-benar menyaksikan karyanya.
Dulu, pertama kali mengenal Fritz aku tak yakin pada kata-katanya, Sampai akhirnya waktu membuktikan. Yang terlihat baik diluar belum tentu baik di dalamnya. Begitupun sebaliknya.
Tapi Lalu, Fritz pergi begitu saja karna ulah seseorang yang berada di antara kami. Ah, Penipu.

-Bembeng-
Kalau ini, tiba-tiba ngubungin aku tadi siang, dia -nggak tau kenapa- berbicara seolah tak membutuhkanku sama sekali, Kata-katanya sungguh menyakitkan hati. U-know.
Tapi sikapnya. Well  Bang bambang itu pria Gila, sifatnya yang masih mau menghubungi dan menyapaku ini seolah dia sangat membutuhkan kehadiranku.
Kalau kupikirkan ngapain juga dia menghubungiku kalau hanya untuk mengatakan kata-kata yang terdengar Gak enak itu.
Dulu, ketika memutuskan untuk memulai berjalan dengannya, aku kesulitan membedakan antara perasaan kagum dan suka. Hingga aku menyesal saat menyadari begitu kekanakannya sifatnya itu.
Tapi lalu, Meninggalkan seseorang sepertinya terasa sangat mudah saat aku ingat sikapnya yang kekanakan dan suka mengungkit itu.

-Jasman-
Aku masih sering ingat dia sebagai sahabat Unikku.  Dia selalu ceria dan bersemangat positif.
Tapi mungkin ! Waktu telah mengubahnya menjadi -orang lain- yang tak kukenali lagi. Aku menyapanya berulang kali dan hanya mendapati tanggapan-tanggapan Negatif. Oke, well.  Seorang Jasman Rifai Tumanggor. Memang tak mungkin kembali menjadi temanku. Dia hanyalah Masa Sekolah yang masih tersisa.
Seiring waktu mungkin kita akan benar-benar lupa.

-Dion-
Dia -dulu- Malaikat Tanpa Sayapku (Iblis tanpa tongkat api ku juga). Cerita tantangnya memang tak pernah Selesai. Walau nyatanya semua telah keselesaikan dengan Baik.
Aku tak habis fikir kenapa saat sepasang anak manusia saling jatuh cinta. Saat yang satu bilang tak sanggup berpisah. Tapi saat telah benar-benar berpisah Malah yang bilang Tak sanggup itu yang akhirnya Paling Sanggup.
Apakah semua cowok hampir sama untuk urusan yang satu ini. UrWell, Mungkin aku memang si ratu Tega..
U-Know. Sometimes we must do it Wrong, After we know Something Is God :D

Dan saat dia menghubungiku tadi. Ratusan rasa bercampur jadi satu disana.
Dia memang Taik Rasa Coklat, yang pernah membuatku mencicipinya. Bitch !

May 20, 2016

Penipu


Entahlah, Perasaanku padamu mulai memudar saat menyadari fakta-fakta Pukilek itu.

Orang yang kupercaya, tiba-tiba menjadi begitu membosankan.

Kau Tau, Satu-satunya hal yang selalu ampuh mematahkan hati manusia adalah apa itu yang mereka sebut dengan CINTA.

Sakitnya hati karna cinta, seolah bisa membuat Air Mata ribuan Anak manusia menjadi Sungai Han kedua,  jika dikumpulkan.

Bukan bermaksud egois dan mementingkan diriku sendiri.
Tapi bukankah itu Hak ku untuk memilih dan menentukan kriteria Manusia yang akan menjadi Calon Suamiku Kelak.

Aku hanya ingin memiliki kekasih yang Seagama, Yang bersikap seolah dia adalah Teman terbaikku, Yang bisa mengerti aku melebihi siapapun di Dunia ini. Tapi Manusia semacam itu tidak ada.
Memangnya aku siapa sampai ingin begitu dimengerti. Ya, AKU BUKAN SIAPA-SIAPA.

Aku Sedih, Tak bisa menahan rasa sakitku. Setelah Lagi-dan lagi-  aku menemukan seseorang yang kucintai telah membohongiku.

Tuhan. Aku tidak masalah jika dibohongi oleh semua orang, Dan aku tau, Aku juga terkadang berbohong dengan orang-orang. Tapi bisakah untuk satu orang yang Spesial itu, Jangan pernah ada Kebohongan antara kami.

Mungkin jika orang lain yang membohongiku, dan membuatku merasa dirugikan karena kebohongannya. Aku hanya akan merasa terbodoh dan marah untuk saat itu.
Tapi Kamu, Kamu orang Yang Kucintai. KENAPA HARUS BOHONG..
Mungkin aku akan merasa terbodohi dan marah untuk waktu yang lama.

Kau Tau Cinta !
Kau bahkan tak pernah mengerti Bagaimana Aku merasa  mirip denganmu.
Saat aku dibohongi, Kau Bukan lagi Aku.

May 17, 2016

17 Mei 2015-17 mei 2016


Gak Kerasa Udah Setahun.
Mungkin mereka benar soal Kabar Kiamat sudah dekat.
Karna Salah satu tanda kiamat, Waktu akan terasa semakin cepat berlalu.

hUHU..
 
Keinginanku di Tahun yang lalu itu, adalah ingin lebih giat menulis diary dan memposting -muntahan- isi kepalaku di Blog  lebih banyak lagi.

Menulis. Kau Tau, impianku hari ini juga tetap ingin lebih banyak menulis. Menulis apapun, dan Dimanapun, sampai waktu yang tak ditentukan. Tapi aku ingin menulis  takkan terpisahkan dari hidupku.

Diary yang sudah kukebut kisahnya dari Tahun lalu dan lalu sekali itu. Terkadang aku kembali membuka dan mengintip isinya. Puluhan Kisah penting di hidupku tertulis disana.
Kisah yang bahkan sudah kulupa, seketika bisa teringat kembali, seolah semuanya baru terjadi kemarin.
Jika Diary ini terus menumpuk. Ah,, Kurasa besar sekali jasa buku-buku diary.