May 10, 2014
hey, Janganlah Menilai Saya dari Luarnya saja.
May 08, 2014
Damar Rama -its my first Luv
-00.00 wib-
Happy Birthday Damar Ramadhan..
Aku ingat pertama kali aku menyukaimu. Waktu itu aku masih kecil, mengagumimu tanpa pertimbangan. Tak ada asumsi buluk apapun dikepalaku. Aku suka mata sipit, dan bibir merahmu yang khas. Ditambah kulit putih bersih dan rambut lebat lurus. Aku melihatmu bermain gitar di ujung kaca televisi, dan aku sering menangis untukmu.. Di ingatanku tersimpan jelas kejadian hari itu. Bertahun yang lalu, sebelum ada hari ini di waktu yang sama. Itu adalah pertama kalinya aku bertemu denganmu.. Aku memelukmu, menangis beberapa detik dalam posisi tangan melingkar di tubuhmu. Sebelum akhirnya, para bodyguard itu menarik paksa aku, dan kitapun terlepas. Aku ingat harum itu, parfum semerbak, yang akhirnya juga menempel di bajuku. Aku juga ingat, saat itu kamu terkejud, karna baru saja perform di atas panggung. Di tengah kegelapan itu, kamu berlalu begitu saja.
Aku ingat, aku ingat malam saat pertama kali aku bisa bertemu denganmu. Aku tidak tidur sampai waktu pagi tiba. Sampai aku kembali kerumah, diantar temanku ulan. Malam ini, aku merindukan malam itu. Baju kotak-kotak merah hitam itu, belum kucuci dan masih ada baumu. Baju kak Ryan waktu perform malam itu, adalah sebuah hoody bertuliskan “Thanks God” di punggungnya.
Seperti sebuah miracle, beberapa teman lamaku kembali datang, dan Semalam kurampungkan khusus buku D’Masiv itu. Akhir kata, kuucapkan Thanks God.
May 05, 2014
Cerry
Cerry, Cerry, Cerry.. Not Chery
Baiklah, aku harus membiasakan menulis namaku dengan ‘Cerry’ ingat ‘r’ nya dua, bukan chery pakai ‘h’. Karna Cerry itu pertama kali AIG membuatkan email facebook pertamaku. Ya.. aku harus membiasakannya, karna aku tak punya minat apapun pada orang yang bernama ‘heri. Kamprit, siapa itu ? Aku saat ini hanya berminat pada AIG, saja. Hihi.. Lets Go.. “cerry. Cerry. Cerry. Cerry. Cerry. Cerry. CERRY…..
Aku Bermimpi
Rasanya ingin sekali makan mie balap (indomie kuah sop pedas pakai suwiran ayam), jika tak ada yang buka aku tak tau lagi akan mencarinya ke mana.
Malam itu, sepi sekali. Semua orang sudah tertidur dan aku berjalan sampai rumah nenek putri. Tapi tak kutemukan satupun warung yang menjualnya. Aku sampai di grosir ariani, bertanya pada kak devi, tapi dia cuek sekali. Kurasa tak ada yang menyadari keberadaanku.
Lalu aku berjalan pulang. Jalanan selalu sepi –ada perasaan takut dan was-was. Setengah berlari kusadari sebuah mobil melintas disamping kananku. Melaju perlahan –entah mobil apa-. Diikuti sekumpulan cowok yang juga setengah berlari mengejar mobil itu. Sepertinya mereka lelah, mungkin dari suatu tempat ingin menumpang.
Diantara cowok-cowok itu aku melihat Rizky Pratama. Baju biru tua lengan panjang, didabel baju putih dengan kerahnya menyembul keluar.
Aku melihatnya dan muncul rasa rindu di hatiku.
Saat itu tubuhnya langsing dan tinggi. Rambutnya pendek terpotong rapi, cocok dengan bentuk kepalanya yang kecil. Poninya melintang di atas alisnya arah ke kiri.
Aku ingin menemuinya, menyapanya, tapi dia terus berlari. Sampai seorang temannya menarik agar dia sedikit mendekat ke arahku. Dia tetap menghindari, dan aku memperhatikannya diam.
Dibalik lengan temannya, dia menyatukan kedua telapak tangannya. Jari-jarinya kecil, dia seperti sedang merasa bersalah. Ekspresinya senang, tapi seperti ingin minta maaf.
Senyumnya tampak jelas dalam mimpi itu, sampai tiba-tiba aku terbangun.
Dan menyadari sosok dengan senyum sempurna dan mirip Eunyuk Suju itu adalah mimpiku saja.
#CheRizky <3
May 03, 2014
Bicara Prostitusi Anak {2}
Bicara Prostitusi Anak {1}
"kenapa?" tan mulai membalas melalui chatting.
Itulah secuil kejadian pertama kali kumengenal tan.
Oh My God, mendengarnya saja saya tak menyangka. Bagaimana membayangkannya.
May 01, 2014
Positif Though
Aku ini berharga
Hidupku ini harus berguna
Aku punya talenta yang bisa dikembangkan
Aku dianugrahkan otak untuk berfikir yang baik-baik
Aku dianugrahkan perasaan untuk berbuat kebaikan
Aku tidak boleh merasa takut
Aku tidak seharusnya berputus asa
Aku terlalu berharga, untuk merusak hidupku
Duniaku terlalu singkat untuk membuang waktu tak berguna
Aku ini milik Tuhan
Tuhan yang maha pengasih dan penyayang,
yang akan mendengarkan segala doaku
yang menegurku dengan caranya, ketika aku melakukan kesalahan
Aku harus hidup dengan baik
Demi kedua orang tua yang membesarkanku
Demi keluarga yang kucintai
Karna Tuhan menciptakanku untuk itu
Aku anak yang periang
Aku ramah, aku rendah hati
Dan aku selalu berfikir positif
Semua kegagalan adalah pedoman hidup di mas depan
Orang yang menyakitiku, adalah guru hidupku
Dan mereka yang memandangku sebelah mata, adalah mereka yang mencintaiku dalam diam
Hai diriku, maafkanlah semua kesalahanmu. Pertanggung jawabkan semua yang kau
pilih dan lakukan. Orang yang meremehkanmu adalah pendukung nomor satu
dihidupmu, yang akan menjadi saksi pertama untuk kesuksesanmu.
karna diriku. Aku harus yakin akan kemampuanku. Jika aku berhasil melawan diri
sendiri. Maka cinta yang tulus akan mengikuti dan kesuksesan akan datang
sendiri.
Untukku Diriku..


.jpg)
