Featured Post

Bye, Cats

March 30, 2013

ajari aku lupakanmu


Bagaimana cara paling ampuh agar ku bisa Melupakanmu ?
Melupakan semua kenangan tentang mu ?
Dan semua yang pernah kulalui bersmamu ?

Bersamamu aku bahagia dan karnamu aku luka.. rasanya begitu berat melupakanmu, meskipun di ingatanmu mungkin sudah tak ada lagi Namaku.
Aku yakin kita dipertemukan oleh Takdir, kita juga pernah saling melengkapi karna Cinta. Kita pernah terikat oleh hati sampai akhirnya dalam waktu singkat ikatan kita terlepas, kembali pada ego dan kehendak masing2.
 Aku tak mau Membencimu, karna benci sama artinya dengan aku  masih memiliki rasa padamu. Aku hanya rindu padamu dan tak ingin lagi punya cinta di hati.

‘kenapa rindu ini tak pernah hilang ?’

Di satu sisi aku ingin selalu bersamamu, bisa memelukmu kapanpun aku merasa takut kehilanganmu.
Tapi di sisi lain sesuatu selalu menghalangi Gerak gerikku dan aku harus mengalah karna itu.

Baiklah aku akan coba menunggu sampai waktu akan menghentikanpenantianku’

Adakah yang bisa ajariku Cara untuk lupakanmu L

March 28, 2013

Mungkin, ini yang kupikirkan sebagai Cewek Tomboy


Makhluk hetero adalah makhluk yang lebih berbahaya daripada lesbi dan homoseks
 "Chery

Aku gak terlalu paham, jika harus menjelaskan secara logika kenapa seorang cewek bisa jadi Tomboy, dan maskulin. Mungkin ada banyak faktor dari dalam diri, mungkin sudah bawaan Gen, atau mungkin karna lingkungan sekitar yang mendukung.
Entahlah, yang jelas setiap cewek punya alasan untuk merubah dirinya menjadi sesuatu.  Nggak jauh beda sama cowok,yang kadang mutusin buat jadi Transgender.

Well, Aku sendiri mulai jadi cewek tomboy ketika SMA kelas 2. ketika itu aku merasa duniaku sungguh membosankan, aku merasa muak melihat wanita berdandan, dan aku tak ingin bersaing dengan wanita manapun di dunia ini untuk hal-hal sepele. Aku memilih menjadi diriku sendiri yang apa adanya, polos tanpa Make up.

 Terlebih nasip cintaku yang selalu Nyaris-Jadian, semakin menambah keinginanku untuk jadi manusia pengalah yang gak mau rebutan cowok dengan wanita lain. Sumpek, kenapa kehidupan seruwet ini. Bahkan Sampai saat inipun aku tak pernah tau 'rasanya pacaran'

ya, mungkin inilah yang terjadi. Aku sering bercanda dengan mengatakan hal semacam "aku juga suka cewek, aku Juga Butci, aku juga suka cowok seksi dan begitulah"
Sampai akhirnya semua yang kukatakan sebagai bahan main-main itu benar-benar terjadi di dunia nyataku.

Ya, aku jatuh cinta pada seorang cowok dan cewek dalam waktu yang bersamaan. Aku tak dapat mengerti perasaanku sendiri, akupun tak tau apa sebabnya aku mencintai 2 orang ini. Yang aku tau, aku hanya sedang jatuh cinta. Titik.

Kedua orang ini adalah Dani dan Rahma (bukan nama sebenarnya). Kebetulan kami teman satu sekolah, kami sering dipertemukan dalam kegiatan sekolah dan yang paling kuingat kami pernah satu kelompok waktu acara 17agustus.
 Entahlah, setiap bertemu dani atau rahma aku selalu merasa ada yang berbeda. Selalu ada perasaan bahagia yang memenuhi hatiku, sebuah perasaan yang tak pernah kurasan sebelumnya pada siapapun.  Meskipun dani atau rahma memiliki kepribadian yang sangat berbeda, tapi bisa kurasakan perasaanku ini sungguh sama besarnya untuk mereka. Sampai sejauh ini, aku hanya berfikir  tak ada yang salah. Well,ini  perasaanku. Setidaknya tak ada yang perlu tau selain aku.

Hari hari berlalu dan Aku masih tetap menyimpan perasaanku. Sepertinya tak terbesit niat untuk mengungkapkannya pada Dani ataupun rahma. Karna sejauh ini aku cukup nyaman bisa memandang mereka di sekolah setiap hari. karna tak mau bertingkah maniak, aku cari jalan aman. Yaitu memilih untuk pura-pura tidak mencintai siapapun. Aku menghindari orang-orang dan membiarkan lingkungan menganggapku anak yang pendiam dan penyendiri.
 Semua terus berlalu sampai waktu menamatkan pendidikanku dari ikatan sekolah ini.  aku masih tetap dianggap pendiam dan penyendiri. "biarlah aku menjadi diriku sendiri, kalian hanya perlu mengingat namaku. Itu sudah cukup."


Terlepas dari perasaan cinta aneh itu. Aku beruntung pernah jadi Butci yang berwajah manis (katanya). Seenggaknya, aku pernah tau gimana rasanya deg degan saat dipandangin cewek cantik, saat berada di boncengan seorang cowok manly. Gimana rasanya grogi waktu ada cewek manja yang lagi curhat sambil nangis di bahu aku, Dan bagaimana rasanya jadi cewek manis yang ditaksir beberapa cowok dilingkunganku. Aku beruntung pernah mengalami itu semua.
  Ya, orientasiku memang plinplan.

Aku ingat kata ayah waktu lihat Mitha d'virgin di Tv. "kalau di atas usia 25 tahun dia tetap tomboy,  kemungkinan besar dia adalah seorang Lesbi,  karna setomboy apapun jika sudah dewasa seorang cewek biasanya akan kembali feminim"
  Well, aku melihat diriku sendiri yang saat ini sudah 19tahun. Dan aku masih hidup nyaman, dipandang sebagai Butci. Hati kecilku juga masih memegang predikat Biseks.
Dan benar apa yang dikatakan ayah. Mungkin di usia dewasa aku akan kembali menjadi wanita seutuhnya, terlebih jika aku menikah. Aku pasti akan berusaha menjadi ibu yang sempurna. Amin


March 06, 2013

Just for you Mama


Mama ! Dengarkanlah anakmu yang nakal ini. Dengarkanlah bahwa aku mencintai mama. Dan hari ini aku ingin mengatakan isi hatiku pada mama. Aku ingin membasahi baju mama dengan air mata penyesalanku. Aku ingin tangan mama yang penuh kasih sayang membelai rambutku dan aku ingin bersandar di pangkuan mama lebih lama lagi.

Ma, aku ingin mengucapkan Terimakasih. Terimakasih untuk semua yang pernah kau persembahkan pada anakmu yang durhaka ini. Terimakasih atas kemurahan hatimu yang telah menjagaku sejak kecil. Terimakasih atas kesabaranmu dalam menghadapi segala kenakalanku. Ya, aku memang paling bisa membuat mama kesal, membuat mama marah atau mungkin aku pernah membuat mama malu. Mungkin berat mengakui. Tapi harus kuakui memang aku sudah banyak bersalah sama mama. Dan aku ingin mama memaafkanku. MAAFKAN AKU MA !
Aku tau Seribu juta kata Maaf dan terimakasih, tak kan bisa membalas semua jasamu padaku. Untuk itu maafkanlah anakmu ini ma, dan jangan pernah berfikir untuk menghentikan kasih sayangmu padaku. karna selamanya aku kan tetap menjadi anakmu. Seorang anak yang belum bisa berbakti sepenuhnya pada mu.

Kalau kufikirkan, betapa bodohnya anakmu ini Ma. Kenapa aku tidak menyadari betapa berharganya kehadiran mama di sampingku. Bukankah begitu dekatnya surga jika aku mau menyisihkan waktuku hanya untuk berbakti padamu ?


…Dan betapa beruntungnya aku masih dapat bersama ke2 orang tuaku saat ini. Aku tidak membayangkan Betapa banyak anak yang ingin berbakti kepada orang tuanya, namun tak di izinkan untuk bersama dengan orang tuanya lagi. Harusnya semua anak berfikir Orang tua memiliki Time Limit. Ini Kejam !
Ya, kejam. Tapi setidaknya ini bisa membuat banyak anak belajar menjadi dewasa. Menjadi orang tua yang belum tentu bisa sehebat mama dan papa. Aku mencintai kalian ma, pa.
Aku hanya ingin mengatakan ‘anakmu yang kini Menyesali kesalahannya, Hari ini dia akan berjajnji merubah diri lebih baik lagi, aku akan berkaca pada cermin terang yang ada di depanku, yaitu Hati kAlian. Aku kan menjadi anak yang berbakti, menjaga perbuatanku, dn berusaha menyenangkan hati kalian,.
Sungguh aku tak ingin ke2 orang tuaku yang baik Hati ini. Akan terhalag menuju Surga_Nya Karna kelakuaanku. Sungguh aku ingin terus bersama kalian sampai kita berkumpul kembali di alam sana. Alam surga yang hanya diperuntukan untuk anak yang berbakti. Aku ingin pergi ke sana bersama mama dan papa. (sungguh !)
Ma, pa, sekarang Aku Menyesal dan aku telah menyadari betapa besar arti kalian buat Ku. Aku tak ingin menyesal ketika mama telah tiada. Karna mama aku ada di muka bumi ini. Dan atas restumu aku kan pergi dengan Tenang Menuju Surga_Nya “kelak. Semoga tak ada lagi air mata penyesalan mama karna telah Melahirkan ku Ke dunia ini. Terimakasih mama J



“Alfitra Isnaini Ceria




March 03, 2013

Lupa


Mungkin suatu hari kau akan lupa padaku


lupa wajahku


  suaraku


senyumku


sapaku


 bahkan mungkin Kau akan lupa dulu aku pernah singgah dihatimu


Ketika suatu hari,
kau temukan yang lebih baik dariku


yang mampu menggantikan kehadiranku di sisimu,

 yang mampu menghapus air matamu di saat ku tak ada.

Mungkin saat itu kau benar-benar akan melupakanku.





February 10, 2013

Aboth my Brother


Di masa lalu aku pernah punya abang angkat namanya Alvin Ari Saputra. Usianya masih setahun lebih tua dari aku. Aku lahir tahun 1994. 
So, usia dia sekarang masih 20tahunlah. kadang usia inilah yang buat aku Lucu kalau inget dia, karna sekarang dia udah jadi seorang Ayah. Hahahah

Ada yang absturb dengan pernikahannya. Mungkin bang Alvin seorang yang polos. Aku pernah ngarang cerita buat dia, tentang sahabat aku yang diBuntingin sama cowoknya trus lari kerumah minta bantuan aku. Dan gak lama cerita karangan aku dikasih solusi sama dia. Aku denger kabar dia punya pacar anak SMA kelas satu  Udah hamil duluan (Whacks?)

Aku jadi ge er mungkin ceritaku terlalu bagus sampai bisa Nginspirasi dia kayak gini. Hueh
Dia nikah sama anak yang udah (bisa buat anak) ditanami benih sama dia. Aku denger kabarnya dan aku ikut bahagiaa. “Congrats to my Brother and his Wife”
Sejujurnya Aku sedikit cemburu sama istrinya, semenjak mereka menikah aku kehilangan sosok bang Alvin. Orangnya yang manis, kocak, perhatian, sayang sama semua orang, baik hati dan rajin menabung itu. Kini dia berubah sejak istrinya hamil dan mbrojolin orok.
Ya, aku gak bisa nyalahin siapa-siapa. Mungkin hanya kebetulan story bang Alvin mirip dengan naskah karanganku. Tapi setidaknya aku bisa berkaca, mereka terlalu Free menjejaki masa remaja. Istrinya yang dulunya Cantik, terlalu bego mau nyerahin ‘yang-paling-berharganya’ untuk pacar sebagai bukti cinta. Kini istrinya putus sekolah dan ngurus anak di rumah. Usianya bahkan belum nyampe 17tahun. Tragis! Gak kebayang kalau itu kualami. OMEGOT
Dan bang Alvin dia baru aja tamat sekolah, sebagai cowok dia pasti masih ingin berkelana kesana kemari mencari Pengalaman dan menatap dunia luar. Tapi faktanya dia harus jadi ayah yang bertanggung jawab ngidupin anak dan istrinya.

{FlashBack}
Bang Alvin anak pertama dari 6 bersaudara yang semuanya laki-laki. Aku kenal dia udah sejak kelas lima EsDe. Tapi mulai akrabnya sejak Sekolah di satu SMA. Kebetulan dia kakak kelasku. Rumah ku sama bang Alvin paling jaraknya 500 meter. Kalau dia nongkrong malem minggu sering barengan sama aku yang (dari dulu udah jomblo) kebetulan nongkrong juga. 
“yang pasti bukan nongkrong di jamban”
ataupun  nongkrong seperti isi pala lo.

Kalau aku ngobrol sama dia serasa dunia adalah miliknya. Ha ha.. Bang alvin memang tipe cowok meninggi dan Besar kepala. Tapi itu yang buat dia beda dan asik kalau lagi kuajak Mengarang bebas. Cerita tentang Gadged dia pasti update, cerita tentang otomotif juga dia banyak tau, sampe cerita tentang film Biru itu hapal semua dia. “film biru apasih?” #udah,anakkecilgakbolehtau
 Hue, trus ceritanya kenapa bisa jadi abang angkat aku?
Hm, ini nih yang serunya. Yang tau kalau kami saudara angkat ya hanya kami dan Tuhan. (sah gak nih, sekarang lo semua juga tau kan)
Waktu Sma aku juga pernah mengalami masa Al4y. aku juga suka ngusilin nomor telfon bang Alvin. Awalnya dia Cuek tapi akhirnya kita jadi sering sms an dan semuanya berubah saat dia bilang selama ini pengen punya adek cewek tapi gak kesampean. Dan aku juga bilang hal sama. (ya iyalah secara adeknya bang Alvin 5 cowok semua dan kk aq Cuma cwek atu atuna) cup, cup..
Oke..  resmilah sudah aku punya seorang ayah, ibu, abang, kakak, dan adek nyebelin.

 {and Flash Now}
Dia sudah dipanggil bapak oleh darah dagingnya, secara perlahan dan pasti kami makin menjauh dan hilang kontek. Aku kadang berusaha ngubungin dia dari Facebook. Tapi mungkin dia malu atau ada something yang disembunyikan dari aku.  Sampai abang angkat aku yang perhatian ini. Sekarang udah bener2 ngilang  dari hidup aku.
Yang tersisa hari ini Cuma namanya dan Akun facebooknya. Di profil masih terpampang foto praweding ‘mereka’. Dan ada sisa-sisa cemburu disana (di hatiku)
Tapi Sudahlah. Sebelum jadi abang angkat memang aku ada ‘Fell’ sama dia. Tapi sekarang murni kebahagiaan abang aku ini. Adalah kebahagiaanku juga. ##

February 03, 2013

Karna Permata itu Bukan Untukku


Terkadang semakin besar sesuatu yang ingin kita capai, maka akan terasa semakin besar pula pengorbanan yang harus dilalui.
  _Chery

..Kemarin perasaan sayang itu Pernah terjadi begitu indah sekaligus menyakitkan. Dan hari ini aku mulai Lupa. Kenapa, Aku tak pernah menggapainya?
Entah karna dia terlalu berharga atau karna tak ada upaya lebih yang bisa kupilih? Oh, mungkin (itu karna) Aku manusia biasa dan cukup sadar diri.
Ya,  so true, The Innocent like me can never Last. Andai waktu bisa diulang, aku pasti akan memperbaiki semua yang salah. Tapi sepertinya tidak. waktu adalah masa depan yang terus berjalan maju, mungkin dia tak lagi pedulikanku meskipun air mataku sudah mengering. Sepertinya masih terlalu klise jika Saat ini aku masih melihat jelas dirimu yang dulu pernah Milikku.

Bicara usia. Haha mungkin aku harus menahan malu.
Orang-orang pasti akan menertawakanku jika tau di usia hampir 20 tahun aku tak pernah berpacaran seperti kebanyakan remaja lainnya. (ada apa denganku ?)

Ya,kadang aku sendiri bertanya ‘kenapa aku begini’. Apakah terlalu bodoh jika aku mencintai sesuatu yang memang pantas untuk kucintai. Tapi kenapa aku tidak bisa bersamanya. ‘wahai hujan, beri aku jawaban lewat tetesan airmu. Yakinkan aku jika ini memang takdir Tuhan’.


Di masa lalu aku sempat menemukan permata itu. Dia lebih berkilau di antara semua permata yang kulihat. Ketika sedang berjalan aku membayangkan 2 sayap putih nan indah sedang mengembang di bahunya. Entahlah, seperti nyata tapi itu hanya imajinasiku --Wake me up Now--.
 Aku tertarik dan sudah-sangat-ingin memiliki permata itu sejak awal. Sungguh, aku akan memperoleh permata itu dengan kerja kerasku sendiri. WaW. Tapi dia indah, bukan hanya aku yang terkilau dibuatnya. Mungkinkah aku berhasil -_-??”

Ya Nyaris !

Jika bukan karna takdir, aku yakin permata itu masih akan menjadi milikku. Seseorang yang membawa pandangan lebih kini telah membeli Permataku. Dia memiliknya dengan mudah karna dia memiliki segalanya. Yah, tak ada yang bisa kulakukan lagi, aku Harus Ikhlas, ini sudah Finish.



January 06, 2013

Veromone (Cerpen by Me)

Reply of" Hadiah untuk seorang perjaka

 

me

Malam ini kepala pusing dan hari yang penat, kuhabiskan disebuah kafe di pinggir jalan. Pekerjaanku yang bermasalah seakan mengancam karirku yang cemerlang.
Sepertinya percuma sudah perjuanganku mencapai posisi wakil ketua di perusahaan.
Karna ulah seorang penghianat, Perusahanku kini terancam ditutup.
Aku dan termasuk puluhan karyawan lainnya akan dipecat dalam minggu ini.

Kupesan dua botol minuman beralkohol pada seorang pelayan wanita. Pelayan cantik yang pakaiannya terbuka memperlihatkan kulitnya yang putih langsat dam sedikit belahan dadanya.

Sepertinya aku akan menghabiskan malam ini disini, Sampai fikiranku kabur dan masalahku memudar dari ingatan.

Gemerlapnya suasana di tengah ibu kota perlahan membuatku lupa akan tata caraku bertindak dan berfikir selama ini.
Fikiranku sedang kacau ditambah dengan pengaruh alkohol. Kafe tempat dimana aku berada ini terlihat semakin malam semakin ramai.
Wanita-wanita cantik berjalan di sekitarku, beberapa dari mereka menawarkan diri. Tubuh-tubuh indah itu, hanya dengan beberapa lembar rupiah berwarna merah, maka bisa dijamah sepuasnya oleh para pria.
‘sungguh miris, pikirku.
Karna sepanjang hidupku, di usia yang kini sudah 28tahun, Keperjakaanku belum pernah ternodai oleh wanita. Aku tetap menghargai setiap wanita, dan memperlakukan mereka semua dengan sopan seolah wanita-wanita itu adalah saudari atau ibuku.

Akupun menolak mereka yang datang, dengan cara berbohong jika aku adalah seorang gay. Merekapun pergi dengan tatapan sinis dan kecewa karna kehilangan pelanggan, berarti tidak dapat uang.
Terlepas dari apapun stigma negatif tentang kupu-kupu malam itu, setidaknya mereka tidak merugikan siapapun dan itu adalah bentuk usaha mereka mencari uang, sama sepertiku dan kalian.

Dengan mata yang sudah terasa berat. Kurebahkan kepalaku di atas meja kafe.
Disamping tempat dudukku terlihat sepasang remaja sedang berpelukan dengan mesranya.
Wajah mereka tidak terliha jelas, namun di balik jaket si wanita, terlihat sebuah seragam sekolah yang masih dikenakannya.
Tampaknya mereka masih anak sekolah, entahlah.

Bersamaan dengan itu dua botol alkohol sudah habis kutenggak, botol alkohol itu bertuliskan kandungan kadar alkohol yang tinggi, yang sebenarya berbahaya jika diminum saat perut kosong. Tapi aku tak peduli, aku bahkan lupa apakah aku sudah makan sesuatu sejak siang.

Akupun berjalan sempoyong ke arah mobil jaz putih yang terparkir di depan kafe.
Sadar jika tidak memungkinkan untuk mengemudikan mobil, akupun membuka pintu dan masuk kedalamnya tanpa menutup pintu itu kembali. Kurang dari 5menit, akupun tertidur.

Jam 3,30 pagi, aku tersentak karna mendengar bunyi suara notifikasi handphoneku.
Dan masih dalam keadaan setengah sadar, kulihat disekitarku masih banyak kupu-kupu malam yang lewat menjajakan diri pada pria hidung belang.

Sampai tiba-tiba aku dikejutkan kehadiran seseorang di dalam mobilku, duduk tepat disamping kemudi.
Entah kapan orang itu masuk, kemungkinan besar menyusup saat aku sedang tertidur tadi.

Saat itu aku ingin berteriak dan memukul orang itu, Tapi begitu menatap matanya yang biru dan bening, seolah terhipnotis mulutku langsung terbungkam dan diam tak bisa mengeluarkan suara.
Mobilku yang gelap, tiba-tiba terang karna pancaran cahaya dari tubuh orang itu.
Aku tidak bisa memastikan apakah dia seorang wanita atau pria.
Aku hanya melihatnya sebagai sosok manusia yang tidak seperti manusia biasa.

Kulitnya putih bersih dan bercahaya, di tengah keningnya terdapat sebuah titik bening seperti permata.
Aku terhipnotis, tak bisa mengendalikan diri dan langsung terpesona akan apa yang kulihat di depan mataku sekarang.
Harumnya sangat semerbak, wangi seribu bunga.
Kutatap wajahnya, terbelalak tanpa berkedip. Saat itu mataku berpindah menatap bibirnya yang sintal dan merah seperti cery.
Aku menciumnya lembut dan manis.

Lalu, aku dan sosok itu terbuah dalam cinta. Waktu seolah terhenti karna aku seperti tak lagi berada di alam nyata.
Kami bercinta dan aku sangat menikmati itu.

 

Keesokan harinya

Beberapa jurnalis sedang mengambil foto, wartawan dan para peliput berita sedang mewawancarai para saksi mata.
Lalu, beberapa petugas kepolisian memasang Garis polisi di TKP.

“Telah ditemukan jasad seorang laki-laki dalam sebuah mobil jaz putih, di depan kafe Veromone. Diperkirakan Laki-laki berusia 25/30tahun ini tewas akibat overdosis minuman keras”