Featured Post

Tangis tak terdengar

February 25, 2026

Tangis tak terdengar

 Berulang kali aku selalu bilang, ada satu suara tak terdengar yang kedahsyatannya melebihi suara apapun. Yaitu TANGIS TAK TERDENGAR dari hati yang telah lelah disakiti.

Aku bercerita disini bukan karena aku lemah. Tapi untuk menjaga kewarasan dan karena sebagai manusia biasa aku juga butuh bercerita.

Suamiku bukan tipe orang yang harus diminta uang belanja baru diberi. Dia selalu memberikan tanpa aku harus meminta.

Tapi kekurangannya, uang yang diberikan sangat sedikit. Jangankan cukup, aku bisa bilang bahwa ini sangat kurang.

Aku tetap bertahan dengan cara makan sayur-sayuran saja setiap hari. Tidak beli ikan, ayam apalagi daging.

Aku menikmati makanku Walaupun hanya kol rebus, atau kangkung oseng bawang merah. Rasanya enak, yg penting perutku terisi.

Aku tidak mengeluh terlalu banyak. Bahkan selalu bersyukur. Dalam fikiranku masih banyak yang lebih susah lagi daripada keadaanku yang sekarang.

Tapii...

Suamiku kadang begitu keterlaluan. Memperlakukanku seperti seolah aku tidak ada capeknya. Dirumah ini hanya dia yang capek. Karena dia yang cari uang.

Aku mengurus satu balita dan satu bayi. Tidak pernah istirahat pagi dan malam.

Aku tidak bisa bangun pagi karena darah rendah. Bisa oyong jika kurang tidur.

Hiburanku adalah menonton YouTube.

Dan meTimeku kuciptakan sendiri agar supaya aku tidak gila sendirian.

Rumah sepetak kecil tapi tidak pernah rapi karena hanya aku yang mengurus semuanya sendirian.

Lelah, capek dan tidak bisa diwakilkan oleh siapapun. Ditambah dihina dan dicaci maki setiap saat. Kekurangan uang, yg bahkan aku harus kepikiran sepanjang waktu, hanya karena membeli sebuah erok masak seharga 15,000.

Aku mencintai suamiku, dan bahagia hidup bersama keluarga kecilku.

Tapi lebih dari itu aku ingin dimengerti, diperhatikan dan dipastikan jika aku waras keluarga ini juga akan baik-baik saja.

😫😵

Ahh Entahlah. Terlalu banyak yang mau dibahas.