Featured Post

Bye, Cats

February 10, 2013

Aboth my Brother


Di masa lalu aku pernah punya abang angkat namanya Alvin Ari Saputra. Usianya masih setahun lebih tua dari aku. Aku lahir tahun 1994. 
So, usia dia sekarang masih 20tahunlah. kadang usia inilah yang buat aku Lucu kalau inget dia, karna sekarang dia udah jadi seorang Ayah. Hahahah

Ada yang absturb dengan pernikahannya. Mungkin bang Alvin seorang yang polos. Aku pernah ngarang cerita buat dia, tentang sahabat aku yang diBuntingin sama cowoknya trus lari kerumah minta bantuan aku. Dan gak lama cerita karangan aku dikasih solusi sama dia. Aku denger kabar dia punya pacar anak SMA kelas satu  Udah hamil duluan (Whacks?)

Aku jadi ge er mungkin ceritaku terlalu bagus sampai bisa Nginspirasi dia kayak gini. Hueh
Dia nikah sama anak yang udah (bisa buat anak) ditanami benih sama dia. Aku denger kabarnya dan aku ikut bahagiaa. “Congrats to my Brother and his Wife”
Sejujurnya Aku sedikit cemburu sama istrinya, semenjak mereka menikah aku kehilangan sosok bang Alvin. Orangnya yang manis, kocak, perhatian, sayang sama semua orang, baik hati dan rajin menabung itu. Kini dia berubah sejak istrinya hamil dan mbrojolin orok.
Ya, aku gak bisa nyalahin siapa-siapa. Mungkin hanya kebetulan story bang Alvin mirip dengan naskah karanganku. Tapi setidaknya aku bisa berkaca, mereka terlalu Free menjejaki masa remaja. Istrinya yang dulunya Cantik, terlalu bego mau nyerahin ‘yang-paling-berharganya’ untuk pacar sebagai bukti cinta. Kini istrinya putus sekolah dan ngurus anak di rumah. Usianya bahkan belum nyampe 17tahun. Tragis! Gak kebayang kalau itu kualami. OMEGOT
Dan bang Alvin dia baru aja tamat sekolah, sebagai cowok dia pasti masih ingin berkelana kesana kemari mencari Pengalaman dan menatap dunia luar. Tapi faktanya dia harus jadi ayah yang bertanggung jawab ngidupin anak dan istrinya.

{FlashBack}
Bang Alvin anak pertama dari 6 bersaudara yang semuanya laki-laki. Aku kenal dia udah sejak kelas lima EsDe. Tapi mulai akrabnya sejak Sekolah di satu SMA. Kebetulan dia kakak kelasku. Rumah ku sama bang Alvin paling jaraknya 500 meter. Kalau dia nongkrong malem minggu sering barengan sama aku yang (dari dulu udah jomblo) kebetulan nongkrong juga. 
“yang pasti bukan nongkrong di jamban”
ataupun  nongkrong seperti isi pala lo.

Kalau aku ngobrol sama dia serasa dunia adalah miliknya. Ha ha.. Bang alvin memang tipe cowok meninggi dan Besar kepala. Tapi itu yang buat dia beda dan asik kalau lagi kuajak Mengarang bebas. Cerita tentang Gadged dia pasti update, cerita tentang otomotif juga dia banyak tau, sampe cerita tentang film Biru itu hapal semua dia. “film biru apasih?” #udah,anakkecilgakbolehtau
 Hue, trus ceritanya kenapa bisa jadi abang angkat aku?
Hm, ini nih yang serunya. Yang tau kalau kami saudara angkat ya hanya kami dan Tuhan. (sah gak nih, sekarang lo semua juga tau kan)
Waktu Sma aku juga pernah mengalami masa Al4y. aku juga suka ngusilin nomor telfon bang Alvin. Awalnya dia Cuek tapi akhirnya kita jadi sering sms an dan semuanya berubah saat dia bilang selama ini pengen punya adek cewek tapi gak kesampean. Dan aku juga bilang hal sama. (ya iyalah secara adeknya bang Alvin 5 cowok semua dan kk aq Cuma cwek atu atuna) cup, cup..
Oke..  resmilah sudah aku punya seorang ayah, ibu, abang, kakak, dan adek nyebelin.

 {and Flash Now}
Dia sudah dipanggil bapak oleh darah dagingnya, secara perlahan dan pasti kami makin menjauh dan hilang kontek. Aku kadang berusaha ngubungin dia dari Facebook. Tapi mungkin dia malu atau ada something yang disembunyikan dari aku.  Sampai abang angkat aku yang perhatian ini. Sekarang udah bener2 ngilang  dari hidup aku.
Yang tersisa hari ini Cuma namanya dan Akun facebooknya. Di profil masih terpampang foto praweding ‘mereka’. Dan ada sisa-sisa cemburu disana (di hatiku)
Tapi Sudahlah. Sebelum jadi abang angkat memang aku ada ‘Fell’ sama dia. Tapi sekarang murni kebahagiaan abang aku ini. Adalah kebahagiaanku juga. ##

February 03, 2013

Karna Permata itu Bukan Untukku


Terkadang semakin besar sesuatu yang ingin kita capai, maka akan terasa semakin besar pula pengorbanan yang harus dilalui.
  _Chery

..Kemarin perasaan sayang itu Pernah terjadi begitu indah sekaligus menyakitkan. Dan hari ini aku mulai Lupa. Kenapa, Aku tak pernah menggapainya?
Entah karna dia terlalu berharga atau karna tak ada upaya lebih yang bisa kupilih? Oh, mungkin (itu karna) Aku manusia biasa dan cukup sadar diri.
Ya,  so true, The Innocent like me can never Last. Andai waktu bisa diulang, aku pasti akan memperbaiki semua yang salah. Tapi sepertinya tidak. waktu adalah masa depan yang terus berjalan maju, mungkin dia tak lagi pedulikanku meskipun air mataku sudah mengering. Sepertinya masih terlalu klise jika Saat ini aku masih melihat jelas dirimu yang dulu pernah Milikku.

Bicara usia. Haha mungkin aku harus menahan malu.
Orang-orang pasti akan menertawakanku jika tau di usia hampir 20 tahun aku tak pernah berpacaran seperti kebanyakan remaja lainnya. (ada apa denganku ?)

Ya,kadang aku sendiri bertanya ‘kenapa aku begini’. Apakah terlalu bodoh jika aku mencintai sesuatu yang memang pantas untuk kucintai. Tapi kenapa aku tidak bisa bersamanya. ‘wahai hujan, beri aku jawaban lewat tetesan airmu. Yakinkan aku jika ini memang takdir Tuhan’.


Di masa lalu aku sempat menemukan permata itu. Dia lebih berkilau di antara semua permata yang kulihat. Ketika sedang berjalan aku membayangkan 2 sayap putih nan indah sedang mengembang di bahunya. Entahlah, seperti nyata tapi itu hanya imajinasiku --Wake me up Now--.
 Aku tertarik dan sudah-sangat-ingin memiliki permata itu sejak awal. Sungguh, aku akan memperoleh permata itu dengan kerja kerasku sendiri. WaW. Tapi dia indah, bukan hanya aku yang terkilau dibuatnya. Mungkinkah aku berhasil -_-??”

Ya Nyaris !

Jika bukan karna takdir, aku yakin permata itu masih akan menjadi milikku. Seseorang yang membawa pandangan lebih kini telah membeli Permataku. Dia memiliknya dengan mudah karna dia memiliki segalanya. Yah, tak ada yang bisa kulakukan lagi, aku Harus Ikhlas, ini sudah Finish.



January 06, 2013

Veromone (Cerpen by Me)

Reply of" Hadiah untuk seorang perjaka

 

me

Malam ini kepala pusing dan hari yang penat, kuhabiskan disebuah kafe di pinggir jalan. Pekerjaanku yang bermasalah seakan mengancam karirku yang cemerlang.
Sepertinya percuma sudah perjuanganku mencapai posisi wakil ketua di perusahaan.
Karna ulah seorang penghianat, Perusahanku kini terancam ditutup.
Aku dan termasuk puluhan karyawan lainnya akan dipecat dalam minggu ini.

Kupesan dua botol minuman beralkohol pada seorang pelayan wanita. Pelayan cantik yang pakaiannya terbuka memperlihatkan kulitnya yang putih langsat dam sedikit belahan dadanya.

Sepertinya aku akan menghabiskan malam ini disini, Sampai fikiranku kabur dan masalahku memudar dari ingatan.

Gemerlapnya suasana di tengah ibu kota perlahan membuatku lupa akan tata caraku bertindak dan berfikir selama ini.
Fikiranku sedang kacau ditambah dengan pengaruh alkohol. Kafe tempat dimana aku berada ini terlihat semakin malam semakin ramai.
Wanita-wanita cantik berjalan di sekitarku, beberapa dari mereka menawarkan diri. Tubuh-tubuh indah itu, hanya dengan beberapa lembar rupiah berwarna merah, maka bisa dijamah sepuasnya oleh para pria.
‘sungguh miris, pikirku.
Karna sepanjang hidupku, di usia yang kini sudah 28tahun, Keperjakaanku belum pernah ternodai oleh wanita. Aku tetap menghargai setiap wanita, dan memperlakukan mereka semua dengan sopan seolah wanita-wanita itu adalah saudari atau ibuku.

Akupun menolak mereka yang datang, dengan cara berbohong jika aku adalah seorang gay. Merekapun pergi dengan tatapan sinis dan kecewa karna kehilangan pelanggan, berarti tidak dapat uang.
Terlepas dari apapun stigma negatif tentang kupu-kupu malam itu, setidaknya mereka tidak merugikan siapapun dan itu adalah bentuk usaha mereka mencari uang, sama sepertiku dan kalian.

Dengan mata yang sudah terasa berat. Kurebahkan kepalaku di atas meja kafe.
Disamping tempat dudukku terlihat sepasang remaja sedang berpelukan dengan mesranya.
Wajah mereka tidak terliha jelas, namun di balik jaket si wanita, terlihat sebuah seragam sekolah yang masih dikenakannya.
Tampaknya mereka masih anak sekolah, entahlah.

Bersamaan dengan itu dua botol alkohol sudah habis kutenggak, botol alkohol itu bertuliskan kandungan kadar alkohol yang tinggi, yang sebenarya berbahaya jika diminum saat perut kosong. Tapi aku tak peduli, aku bahkan lupa apakah aku sudah makan sesuatu sejak siang.

Akupun berjalan sempoyong ke arah mobil jaz putih yang terparkir di depan kafe.
Sadar jika tidak memungkinkan untuk mengemudikan mobil, akupun membuka pintu dan masuk kedalamnya tanpa menutup pintu itu kembali. Kurang dari 5menit, akupun tertidur.

Jam 3,30 pagi, aku tersentak karna mendengar bunyi suara notifikasi handphoneku.
Dan masih dalam keadaan setengah sadar, kulihat disekitarku masih banyak kupu-kupu malam yang lewat menjajakan diri pada pria hidung belang.

Sampai tiba-tiba aku dikejutkan kehadiran seseorang di dalam mobilku, duduk tepat disamping kemudi.
Entah kapan orang itu masuk, kemungkinan besar menyusup saat aku sedang tertidur tadi.

Saat itu aku ingin berteriak dan memukul orang itu, Tapi begitu menatap matanya yang biru dan bening, seolah terhipnotis mulutku langsung terbungkam dan diam tak bisa mengeluarkan suara.
Mobilku yang gelap, tiba-tiba terang karna pancaran cahaya dari tubuh orang itu.
Aku tidak bisa memastikan apakah dia seorang wanita atau pria.
Aku hanya melihatnya sebagai sosok manusia yang tidak seperti manusia biasa.

Kulitnya putih bersih dan bercahaya, di tengah keningnya terdapat sebuah titik bening seperti permata.
Aku terhipnotis, tak bisa mengendalikan diri dan langsung terpesona akan apa yang kulihat di depan mataku sekarang.
Harumnya sangat semerbak, wangi seribu bunga.
Kutatap wajahnya, terbelalak tanpa berkedip. Saat itu mataku berpindah menatap bibirnya yang sintal dan merah seperti cery.
Aku menciumnya lembut dan manis.

Lalu, aku dan sosok itu terbuah dalam cinta. Waktu seolah terhenti karna aku seperti tak lagi berada di alam nyata.
Kami bercinta dan aku sangat menikmati itu.

 

Keesokan harinya

Beberapa jurnalis sedang mengambil foto, wartawan dan para peliput berita sedang mewawancarai para saksi mata.
Lalu, beberapa petugas kepolisian memasang Garis polisi di TKP.

“Telah ditemukan jasad seorang laki-laki dalam sebuah mobil jaz putih, di depan kafe Veromone. Diperkirakan Laki-laki berusia 25/30tahun ini tewas akibat overdosis minuman keras”

 

 


December 19, 2012

Sebuah catatan Harian Pelajar Bokek


            Hari ini hari pertama ujian semester di sekolah. Tapi gue udah gk Hadir untuk ikut ujian. “ShiTt” malah ujiannya Matematika Sama Tik..

Katanya guru Bp sih Gue gk bisa ikut ujian karna belum bayar uang Buku. ‘anjrit banget tu guru Bp, Selama ini uangnya gk pernah Dikutip atau pun ditanyain, giliran tiba ujian dia Minta gue bayar Lunas hari itu juga dengan jumlah yang Gk cukup sedikit. Gue mana Sanggup..

Dengan perasaan bingung gue keluar Kantor dan ternyata beberapa temen gue juga belum pada Bayar uang Sekolah dan mereka juga gk boleh ikut ujian karna belum dapat kartu ujian. (sekolah apa ni, gue baru nyadar kalau ada sekolah yang bentuknya kaya’ gini).

 Waktu semuanya lagi tenang ujian, kita yang gk ikut ujian Cuma duduk2 di depan sambil mikirin cara gmana agar bisa ikut ujian hari ini. Gue lihat beberapa ada yang pulang dan ada yang mohon2 sama guru Bp biar dikasih kartu, tapi tetep aja gk dikasih.
Gue sih, santai aja karna gk tau mau ngapain. Karna ini juga bukan 100% kesalahan gue. apalgi Guru Bp nya emang orangny Nyebelin dan hobynya Cuma NgeGosip di kantor. Gue sebagai murid Cuma bisa Maklum.
Si widy adek gue juga gk bisa Masuk karna Ortunya belum bisa bayar Uang Sekolah, tapi udah gtu dia tetep aja ngurusin orang, dan sekolah tetap mggak mau Memaklumi Keadaan.

‘sesaat gue sama Tari berada di depan Musolla. Ngobrol2 banyak hal dan masa bodoh aja kalau hari ini Kita gk ikut ujian. Toh, nilainya juga tidakk mungkin hanya Diambil dari ujian yang 1 hari ini Doang. Selama ini kita juga belajar dengan Baik dan Benar di luar ujian.

  Karna kelamaan Nunggu aku sama tari Akhirya Mutusin untuk pulang. Sekalian Cari solusi aneh yang kepikiran di otak buat NgeGade’in Hanpone butut satu satunya yang Dimilki untuk bayar Utang. Tapi gak mungkin lah. Siapa yang mau nerima hp  butut kya’ gini.
Di jalan kita beli Es Krim, dua ribuan yang rasanya Enak Banget. Lebih enak bahkan daripada harus ikut ujian. 
kampret :P

Dan Sekitar jam 9 aku pulang ke Rumah naek angkot. Kalau si tari, karna dia punya cowok yang tinggalnya di daerah situ. Dia langsung Caw ke rumah Cowoknya sampai besok lagi baru kembali ke sekolah ‘ngelunasin utang’. Gue sendiri sesampainya di Rumah, gue masih mikir Keras Gimna caranya dapetin Uang Buat bayaran sekolah besok. Apa yah harus minta sama ortu lagi padahal kemaren baru dikasih 200.000. “gimana ????
Waktunya Cuma tersisa 1 hari. Mungkin satu satunya cara gue harus minjem sama kakak gue meskipun Nanti kalau kelamaan gk dikembalikan jumlahnya bisa 2 kali Lipat.( kakak gue sendiri ‘udah mirip rentenir). Tapi ya Mow gemana lagi, ini satu”nya cara….

Sebenarnya harapan aku Cuma 1. aku ingin jdi orang yang Pintar di sekolah. Tapi karna alasan seperti ini saja aku gak bisa mengikuti ujian, gimana mau ke Depannya. Apakah semakin lama hanya Uang yang bisa Menguasai Dunia. “APAKAH HANYA UANG”. Lalu bagaimana dengan orang2 yang punya utang, apakah hanya dengan Utang. Apakah hanya Uang dan Utang yang bisa Menentukan Nasip seseorang.
Sekali lagi aku bilang ‘Shitt…………………..”



December 05, 2012

Atribute To IEMOI

Terkadang, ada banyak kenangan yang ingin kubuang jauh. Dan berharap kenangan itu tidak terungkit lagi.

dan kadang aku juga merasakannya. Beberapa kenangan sudah berhasil kulupakan tanpa penyesalan.

Tapi berbeda dengan IEMOI.
Temanku yang awalnya sama seperti yang lain.
Yang mulai dari pertama jumpa sampai saat ini belum bisa kulupakan.

Semua kenangan kita
Apakah benar aku tidak bisa melupakanmu,
atau tak seharusnya aku melupakanmu

Atau mungkin
Inilah saatnya.



November 19, 2012

Micky Holiday

Kakakku lagi dekat sama teman kampusnya yang namanya Amsal Harahap. Dan mereka berdua ajak aku ke micky holiday berastagi. Sebuah taman bermain yang cukup besar dan terkenal di daerahku tinggal.

Di Sepanjang tahun 2012, Hari ini adalah hari aku jalan-jalan ke taman bermain, karna sebelumnya aku memang jarang jalan-jalan, Apalagi ke taman bermain. Seingatku terakhir kali pergi ke Taman bermain waktu aku masih SD. Dan itupun ke Taman Ria yang udah lama tutup.

Untuk pertama kalinya aku cukup menikmati setiap permainan- wahana gila yang memacu detak jantung.
Kami bertiga berangkat pagi dan pulang malam.
Naik Bus “mini” Borneo yang ongkosnya murah meriah, Cuma 10ribu dari medan berastagi. Tapi  sesuai sih sama fasilitasnya yang muat gak muat tetap ngangkut penumpang. Hehe

Pengalaman baru..
dan Tiket masuknya 65ribu..

 


November 09, 2012

( Copast dari blog lama) Pengalaman Tentang Ptc k’2 ku.



                        Tepatnya tanggal 18 juni 2011, hari yang udah lama gue tunggu akhirnya tiba juga. Ini tuh tepat 1 tahun setelah kejadian gw kabur dari Rumah. Untungnya sekarang ini gw udah kembali ke rumah dan memulai untuk berfikir lebih dewasa. Gk seperti yang kemarin. (semoga aja)
Tadi pagi waktu gue pergi sekolah ada banyak cerita di kelas yang gk mungkin bisa gw tulis disini atu2. untungnya aja hari ini banyak guru yang gk datang, jadi banyak waktu kosong buat kita. Di dalem kelas di bangku duduk gue yang paling depan dari pojok kanan, Gue coba noleh ke kanan ternyata teman-teman gw lagi pada ngeGosipin Giring Nidji dan Pasha ungu yang sama-sama udah punya Anak tapi suaranya tetep bagus. Trus gue noleh ke kiri dan ternyata teman-teman gue lagi pada tidur. (mungkin mereka ngantuk karna tadi malam abis ngeronda).Gue sendiri seperti biasa Cuma Duduk diam dan Cengo di bangku sambil menghayal ketemu Daniel Radclife trus dinner Romantis sama Bisma sm*sh. Khe.. khe..
Sepanjang di kelas gue gak tau entah-mau-ngapain. Sampai Akhirnya gue dapet Sms dari kak Dery ‘ketua Mn di medan’. Gw seneng banget karna ternyata dia masih inget sama gue yang udah hampir setahun Gk Jumpaan. Berikut isi Sms nya:
“Cery dMna Sekayang. ? Ckck”
“Dskulah, Ckck. Adh apah bradh ?”
“Nnt! dTg yach ke Lap.Gm. nNtn KonSer and Ktmu Ma Kwn” Mn qta dH lama kn Gk N9umpul..!
“eMang.a Ad syp ajah ?”
“ada Geisha, Sm*sh, Nidji, The Changcuters, dll, dsb, dst..”
“taPi aq Gk adh Kwan Mw ksna Bg.”
“Ywdah Ks!ni Cendily aja. Nnti klu Dh nYampe Ktmu ma qta. y”
“Oh, klu gtu Okelah. Okelah klu gitu..” Hehe..

Hmm.. sempat terfikir sih,buat datang ke sana sama temen sekolah seperti yang tahun kemarin. Tapi kayaknya gk mungkin deh. Kemarin mungkin si Uland udah kecewa karna ngajak aku nonton konser yang akhirnya Pingsan Di sana. Aduh ada apa denganku.. (maafin aku ya land. Aku juga gk tau klu kejadiannya kek gini). Apalagi waktu q tanya iseng2 sama dia soal hari ini. Dia ngejawab dengan Nada Datar seakan dia berharap aku gk ikut sama dia lagi klupun mw ke sana. (yah. Semoga ja salah sangka klu pikiranku seperti ini ke dia. Coz, Klu aku jadi dia, mungkin sikapku akan sama seperti dia. Aku ngerti koq Land, Gpp.)
gk lama dari itu tiba2 bel sekolah bunyi. ‘Wiiiiuw…’ Yes, udah pulang. Gue langsung Caw dari kelas dan langsung pulang naek Angkutan umum biar hemat. Sampe di rumah seperti biasa gk ada tanda2 kehidupan kecuali beberapa ikan di aquarium yang lagi pada olahraga renang. Mama masih di sekolah ngajar, papa masih kerja nyari nafkah di kota, kaka’ masih Nguli_ah dan adek blum pulang Sekolah juga.

Gue butuh dana nih mw pergi ke sana. Gimana yah apa gw pake aja uang tabungan yang buat beli Hp itu. (gue mikir) dan Akhirnya tanpa berlama” gw pake juga uang 200.000 yang ‘niatnya’ mw gw belii Hp Nokia 7770. (apa ada yah hp bagus harga segitu).
Ah, bodo amat kan klu nonton konser Hari ini ada besok belum tentu ada lagi. Tapi klu ngumpulin dana buat beli hp, hari ini ada besok pasti masih ada lagi. Yauda Deh klu gtu.
Karna mau pergi akhirnya gue Beres” rumah sampe kinclong. Meskipun gk Pamit yah minimal mereka gk marah karna rumahnya gk berantakan waktu gw pergi.

Ini gue sebelum berangkat minta di fotoin orang yang kebetulan lewat

Karna guwe gk menganggap ini acara Feshion. Jadinya gue pergi Cuma pake kaos item, celana item, sepatu butut warna putih dan tas item bercak2 merah. Hehe.. (sekilas dah mirip tukang Kredit panci).
Persiapan dah mateng, Duit dah ada dan Mood nya lagi enak. Akhirnya nyampe juga gue ke lapangan Gm setelah numpang 2 angkutan umum. Di sana udah hampir jam 6 sore yang pastinya udah rame banget,. Gue beli tiket di depan pintu masuk, dan masuk sendirian. Sekarang gue mulai bingung.
Dalem hati gue Cuma bisa bergumam ‘ya elah nyesel bgt tdi gw gk datang lebih cepat. Padahal janjinya ma kak Derry datang jam 5 an. Apa yah bisa gue cari di tengah lautan Manusia ini seseorang bernama Kak Dery. Ah.. malah setahun gk ktmu sama dia. Skrg jg udah lupa2 inget sama mukanya kak Dery. “kak der, Kamu dimana…”
Yaudindah, Akhirnya Gue cari sendiri bg dery dari depan sampe belakang lapangan. Tapi tetep gk ktmu orangnya ataupun satupun anggotanya. (Apesh.. apesst,..) waktu gue coba telfon Hpnya Sibuk. Gw sms gk dibalas”. Kunyuk lah. Berarti Kesimpulan nya gue datang ke mari hari ini sendiri, Menikmati Konser ini Sendiri dan Gila gilaan nya juga sendiri.. yaudalah gapapa pasrah, terlanjur dah nyampe sini. Tadinya gue mau pulang aja. Tapi sayang udah beli tiketnya. Masuknya kan tidak gratis. Masa nyampe sini mau pulang gitu aja.
            saat itu gue Cuma bisa Cengo sendiri. Untungnya udah Ada Band Lyla yang dari tadi udah perform, Emang Sumpah keren banget. Bukannya Norak tapi emang ini pertama kalinya aku nonton konser lyla secara langsung. Akhirnya aku bisa menatap matanya dennis yang katanya temenku ‘mata cowok leboy’. dan Ternyata vokalisnya Lyla Ramah dan gk bau Naga. Padahal orang2 sering manggil dia Naga kn. ‘Heran..

 Bla.. bla.. blaa..
Waktu Maghrib pun tiba, keluarlah 3 orang Host lebay. Yang ngomel2 dan ngasih pengumuman yang terdengar gk Bagus.
 “okey, udah puas kan liat Lyla. Sekarang udah tiba waktu Magrib, qta Break Dulu. Hormati yang Mau beribadah dan Jangan Kemana Mana karna setelah ini akan ada Nidji, Sm*sh, Afgan, Changcuters, J’rocks, K,l,m,n,o,p,q…z.”
  Setelah itu para host To do Go, Dan akupun langsung To Do Jleb. mengingat para host itu ngomongnya kurang lengkap. Gue makin merasa ‘kurang’. mereka Cuma bilang kita tunggu abis magrib. Padahal kenyataannya Qta nunggu sampai siap Sholat Isya’. Ya Budd..
Hari makin malam dan gue masih sendiri. Padahal ada ratusan Manusia yang hadir di sini sedang mengelilingi, desak desakan saling rebutan oksigen sama gue. tapi tak satupun yang gue Kenal.  “Woi, kenalan dulu yok” A-d-a-k-a-h  Y-a-n-g  m-e-n-g-e-n-a-l  s-a-y-a…………..
(Saya merasa sebagai orang gila yang kabur dari rumah gila)

Di tengah-tengah penantian gua menunggu perform band “besar indonesia”. SSssssssssssssssrrrrreeeeet…….. Wusssssss… buset aja bred tiba2 ujand turun dengan derasnya. banyak orang yang tadinya di tengah lapangan. Tiba2 pindah ke pojok yang ada pohon2 besarnya. Mereka Nyari teduhan. Ada yang teriak “Lindungii diri masing-masingg… dan Mereka langsung berlari kesana kemari mirip serangga yang disemprot insektisida.
Gue gak tau kenapa mereka semua heboh banget pas ada hujan, Mungkin mereka takut air hujan yang datang keroyokan, atau karna mereka gk biasa Mandi malam, atau mungkin mereka masih sepupuan sama embeeek makanya pada takut air. Sekarang Hanya tinggal beberapa ekor manusia yang ada di depan panggung, termasuk gue. gue beranggapan hujan ini keuntungan buat yang gak takut basah, karna mereka bisa berdiri pas di depan panggung konser tanpa saling berebut dan melihat idolanya lebih jelas. gue hanya berfikir ‘hujan ini anugrah Men ! mungkin tuhan turunkan hujan ini untuk temani aku Nonton Konser. ahaha

            BackSound Lespeakernya takut kebasahan, jadi harus ditarik ke Dalem, yah ini mah namanya denger Heanset, suara Lespekernya pasti kurang Jelas nyampe ke Belakang. Tapi gak masalah buatku, setelah kotak2 itu diamankan dari Air, Konserpun dimulai dan hujannya masih Rintik2 kecil. Karna dari tadi aku setia berdiri di tempat ini, akhirnya sampai semua orang berkumpul di tengah lapangan, aku tetap dapet barisan Paling depan. “Yeah..
Yang keluar pertama kali Geisha, INi yang namanya Momo. Pertama kali aku lihat. Aku bilang dia mirip banget Wulan guritno, tapi makin kemari dia malah mirip kawan aku si Lestari. Trus Kak robynya ternyata aslinya item. Hahah..
            Pas lagi seru serunya Nonton, tiba2 dari balik pagar depan ada Cowok yang Kepalanya Ditutupin handuk Orens dan Ngeliatin gue terus. Gue gk kenal, tapi gue juga ngeliatin dia. Sampai akhirnya dia nyamperin gue, nunjuk2 muka gue dan bilang “ini Chery, Ceri kan !”
Aku bilang “iya, abang Kenal ma akuw ?” sambil memikirkan ‘ini orang siapa y?
Aku fikir ini adalah kesempatan mumpung ada yang kenal. Trus Orang itu buka tutupan handuknya. Aku baru lihat matanya, dan langsung sadar. Ahh.. iya… aku kenal orang ini. ternyata ini Bang Rahman. Orang yang setahun lalu juga ketemu sama aku di tempat ini. Sumpe gue seneng banget.
Karna bg rahman lagi di dalem, aku minta ikut sama dia. Dia baek banget, padahal banyak Brimop di tempat ini tapi dia coba menyelamatkan aku. Gak ada yang boleh masuk, tapi Dia bilang aku adenya. Hihii.. Aku mau ucapin makasih. *GuBrak Sepanjang di sini aku hanya Gandeng tangannya, deket2 sama dia dan jadi saksi Konser Hujan Gerimis ini. Dia lihat aku kucel dan bajuku basah, dia ngajak aku Ke bawah panggung dan ngasih aku Sweater gede yang Kering, tebel, hangat dan Lembut. Aku gak tau itu punya siapa, tapi dia Nyuruh aku Ganti baju itu. Katanya Nanti aku Masuk angin. Aku pegang bajunya, tapi gk mungkin aku pinjam. Gimana Mau Balikinnya..?
“Gk usah la bang, biarin basah2 aja”    gue tolak jaketnya demi harga diri padahal gue udah beku kedinginan. *ajiibb..
Di atas panggung masih banyak artis yang pada nyanyi, tapi kami ada di bawah. Dan Rasanya Anehh. Di bawah sini Gelap, banyak Kabel2 gak berguna, Pengap, dan kayaknya Cocok banget buat jadi Tempat Mesum. Emang, gk jauh dari tempat kita Duduk, ada 2 orang yang Lagi Ciuman. *Huek
            Saat itu aku Lapar dan aku Basah, masih terasa sedikit dingin menusuk tulang. Aku Minta Rokok sama bg RAhman. Tadinya rokoknya mau aku makan, tapi pada akhirnya aku malah Ngerokok di situ. *KopLak
Kita Cuma Ngobrol, ngobrol dan saling Ngobrol. Bg rahman bahkan gk berani megang tangan aku. Sekali lagi aku ucapin Makasih bg. Sampai akhirnya Datang orang ke 3 (bukan setan loh). inisial Namany ‘C’ sama sepertiku. dia ngajak aku kenalan setelah ngeliat aku merokok di situ sendiri. Awalnya gk ada Kesannya ktmu dia, karna poninya kena Angin jadi belah tengah dan keliatan Mukanya tua. Tapi pas dia benerin rambutnya, aku baru sadar kalau Nie orang Ganteng Buok.. pas dia datang, aku malah Ngobrol sama Dia. Ternyata dia anak karmut. Oalah ‘what about us ? all ?’ Aku jadi Ngerasaa……….!t,t
            Sudahlah, ambil positifnya aja. Akhirnya aku benar2 dapat teman di tempat ini. Setelah Geisya selesai, Smash Maen. Boyband yang awalnya aku bilang banci, tapi harus kuakui cakep2 Benerr…
Aku baru keluar dari bawah panggung setelah sm*sh keluar. aKu bahkan ngeliat diky and ilham sm*sh waktu naek ke atas Panggung. Aku beruntung karna aku termasuk beruntung bisa Nonton Sm*sh sedekat ini. Mereka semua jauh dari Panggung Konser, tapi gue bisa ada di bawah panggung ini. Si diky keliatan yang paling manis, apalagi malam ini dia juga lagi Ultah. Mereka semua kulitnya bersih dan putih, aku bisa sedekat ini Rasanya Specless.
Gue liat Morgan, Senyumannya emang Banci banget, apalagi si Rafael waktu lagi Ngedance, Ya Amplop bancong gedong bok, akikah jadi Cucok nek. Wakak
Dan 1 lagi anak2 Smash pada Gk mau nyalamin Kita yang ada Di bawah. Tadinya aku kira mereka sombong, tapi itu adalah Prfeosonalitas. Eh, pro-fe-sio-na-li-tas. ‘Ribet kan.

Pokoknya gue Happy banget malam ini. Karna gk ada lagi yang mau diliat, sekitar jam 11 malem aku mutusi buat pulang. Padahal acara belom selesai, tapi kan rumahku jauh. Aku pamit sama bg Cacak, dan bang Rahman. Tapi bang cacak malah nemenin aku pulang. Aku jadi keinget bang Agus dan Poniman, setaun lalu juga orang itu yang ngawanin aku pulang.
Sepanjang jalan Kota, jam segini masih ramenya Mbeludak. Tapi karna jalan ber2 sama bg cacak aku merasa ada yang Ngelindungi. Yah, minimal ada kawan aku Ngobrol di jalan, gk ngomong sendiri kayak anak idi*t.
Aku sempat berfikir, ya tuhan ni orang baek banget. Apa yang bisa aku lakukan? malah dia ganteng lagi ? “Kembeklagh”
Dia Gandeng tangan aku, dia Ngerangkul aku, Ngacak2 Rambutku, Bayarin Ongkosku, sampai beliin aku nasi Goreng di titikuning. Padahal aku udah bilang gausah, tapi dia bilang dia tau aku lagi Lapar. ‘mungkin dia juga Anakdukun bisa baca pikiran orang’
Pas lagi makan dia kebanyakan Bengong, mungkin karna dia juga seorang pecandu. Dia cerita sama aku di angkot. Hmm..Makan nasi goreng kali ini Porsinya banyak, pelayannya juga ramah. Tapi sayang rasanya Enggak Enak. Apalagi perutku rasanya penuh karna udah makan angin. Makanannya gk masok lagi kayaknya. Di sela2 makan Abang itu pake kaca mata alay aku, dan Ihh.. manis banget gilek, kulitnya putihpun.
Ya, Mungkin beginilah rasanya orang yang punya pacar. Malam minggu makan nasi goreng ber2. heae aku belum pernah merasakan ini.
Semua yang makan di tempat ini juga rame Memperhatikan kami yang gayanya ‘Nyentrik’, yang mungkin mereka fikir kami juga pacaran. Sekilas potongan Rambut kami juga sama lo ‘seleher gk nyampek’. Tapi Dia gilak Megangin kepala aku. Tangannya juga kurus gtu kuat. Lha -_-?
 Eh; kalau dipikir pikir dia orang pertama yang memperlakukanku seperti anak Emo. Dan aku baru sadar itu setelah lewat beberapa Hari aku ketemu dia. Yah, kalau Tau dari awal dia juga anak Emo, Nyesel aku gk Ciuman sama dia waktu dia ngajak duduk bareng Di ujung Lap.Sejati. “asem rasanya.
Tapi mungkin ini sikap Tuhan yang Masih sayang sama aku. Dia masih menyelamatkanku dari para laki2 yang mungkin aja bisa Nyelakain aku. Kan biar bagaimanapun aku seorang wanita. Segala yang indah masih ada padaku.
Mungkin hanya Satu catatan penting yang perlu ada Garis besarnya ‘Seumur Hiduku Beruntung Bibirku ini belum Pernah Dicium’. (belum tau indahnya dunia) Wakakakk.. J

            Kejadian semua yang Di atas terjadi dalam waktu 1 hari dari pagi sampe malam, secara Detail semuanya aku tulis. Karna mungkin Hari ini Penting Artinya Buatkuu..
Aku hanya Ingin menulis ini Agar aku bisa Mengenang Masa ini lagi ketika aku Membacanya. Kalau ada Niat untuk berbagi. Semoga Siapapun yang Membaca Blog ku yang Kesannya Pribadi dan hanya suka suka aku aja mau nulis apa disini. Semoga orang2 Menyukai nya Dan Trimakasih pada semua yang Peduli padaku.
“KALIAN SEMUA SAHABATKUU. “MuaccCCh.. <3<3’