| Njirr Mirip Isyana Sarasvati *Pede Baday* |
September 09, 2016
Is Me
August 25, 2016
Remember JERO HALOHO
![]() |
| One Take |
Tapi saya sempat mengabadikan Surat itu. Isinya kurang lebih seperti ini
Saat ini dirimu tlah ahdir dalam hidupku
tpi suatu saat nanti kau akn pergi
Hingga akhir hidupku aku gak tau knp perasaanku bisa kayak gini
Terimakasih telah hadir dalam hidupku
Saat ini, Karna aku merasa bahagia saat ini
Apakah kamu memahaminya ...!!!
Kami hanya pernah dekat.
Dan Kami pernah punya rasa saling sayang dalam hati.
sang Hujan selalu menjadi saksi.
Hujan yang menjadi saksi ketika kami bela-belain membelah jalanan untuk sampai di
Entah apa yang kami lakukan disana.
YangPasti aku dan Dia takkan melupakan hari itu.
Ini pertama kalinya kami pergi berdua.
--
Bagiku
Sepolos polosnya aku, dia terasa jauh lebih polos karna berasal dari kampung.
Sejak awal kenal, kami tau kalau kami Berbeda agama.
Karna itu jarang membahas soal Keterikatan.
Bang Jero sering bicara dengan asik sendiri Soal Agama.
Baginya, Agama itu hanya soal keyakinan. Semuanya mengajarkan yang Baik.
kalau kita jodoh dia mau masuk agama saya.
Haha, Saya cuma bisa ketawa.
Pernah sewaktu saya kerja, bang Jero Ngambil Foto saya dan MengUploadnya di BBM.
saya pinjam Hpnya untuk MengCapture gambar ini.
![]() |
| Batre nya tinggal 2% Euy |
Setelah sekitar Akhir Tahun 2015 dia kembali ke Kampung.
Dia ingin aku mengantarkannya Pulang. Tapi kebetulan aku tidak bisa pergi.
Terkadang menyapa di Telfon, Tapi itu tidak Intens.
Ketemu di Situs Sosial juga Cuek-Cuek saja.
Pernah beberapa kali dia datang kembali.
Menghubungi dan berusaha kembali Bertemu.
Kumpulan beberapa Foto waktu kami iseng di tempat Kerja.
August 23, 2016
Trauma Ikut Jula-jula, Tari’an dan sejenisnya.
Di jaman masih sekolah, aku pernah ikut jula-jula. Sistemnya itu satu minggu setor 10ribu. Dan akan narik uang, sekian –yang jumlahnya aku lupa- di akhir pekan. Ada beberapa angka dan nama, bergiliran yang akan menarik uang itu setiap minggu.
Waktu itu namaku bukan di urutan atas, tapi bukan juga di
urutan bawah. Di tengah-tengah.
Yang diamanahkan memegang uang itu adalah teman kami yang bernama Rahmadani
Nasution.
Awalnya semua berjalan lancar, sampai tiba saat aku yang narik, uang itu tak
kunjung terkumpul dan diberikan. Si dani yang mulai tidak amanah memakai uang
yang seharusnya menjadi hakku.
Saat itu, aku bisa merasakan dari semua nama yang ikut jula-jula, aku adalah salah satu yang tidak terlalu marah dan ngoyo untuk menagih uang tersebut. Karena itu dani dengan sepele memakai uang tersebut tanpa berencana mengembalikannya.
Minggu demi minggu berlalu, permainan jula-jula tetap
berlanjut, namun seolah terlupakan, nama dan saat giliranku menerima jula-jula
tidak kudapatkan. Mungkin dani hanya memberikan seperempat dari total
keseluruhan uang yang harusnya kudapatkan.
sisanya dani hanya berjanji dan tersenyum palsu.
Waktu itu aku tak mau ribut, aku sudah cukup meminta
baik-baik, meskipun ditanggapi dengan sepele.
Dan gara-gara kejadian ini, sejak itu
aku cukup trauma dan ogah kalau ada yang mengajak main jula-jula, atau biasa
disebut main Tari’an. Even, ada juga yang berkedok Arisan.
Sekilas, hal seperti ini bisa diibaratkan menabunug cara
cepat. Tapi untuk sebagian orang yang penghasilan dan pengeluarannya tidak
stabil, mengikuti jula-jula semacam ini, bisa jadi masalah di kemudian hari.
Alangkah baiknya menabung sendiri saja daripada harus berhubungan tentang Uang
dengan sesama manusia.
Karena sifat asli manusia akan terlihat jika sudah berhubungan dengan UANG.
--
Kembali pada Dani, kebetulan dani pernah menjabat sebagai bendahara di kelas.
Dan saat itu dani pernah pura-pura depresi gara-gara takut uang kas yang selama
ini dipegangnya diminta oleh Miss (wali kelas kami).
Miss pernah bilang, dani selalu menghindar dan beralasan jika diminta uang kas
sama miss, padahal uang itu mau digunakan untuk membeli kado.
Aku sendiri tidak tau, apakah ikhlas atau tidak dengan uang tersebut (yang dimakan oleh dani), yang pasti aku tidak pernah melupakan kejadian tersebut.
Dan akan menjadikan kejadian semacam ini sebagai
pembelajaran di kemudian hari, apabila ada yang mengajak ikut jula-jula dan
sebagainya.
Karna bagiku, selain itu menjadi beban, juga aku takut ajal –yang tidak kita
tau- akan datang di saat urusan dengan manusia belum selesai.
Dan ya, well..
Kalaupun saat ini, aku ada ikut arisan keluarga, itu juga bukan karena
keinginanku, melainkan paksaann dari saudara dan keluarga besar.
Dan aku juga meniatkan segalanya untuk
sekedar silaturahmu, bukan pada patokan –jumlah nilai uang arisan- yang harus
dibayarkan.
August 12, 2016
MY Brother Nri. Again !
![]() |
| Learn to Hear |
August 03, 2016
Tekhnologi Membuat Kita Acuh
Kenyataan Bahwa berbagai Situs Sosial Media membuat kita Acuh sama Lingkungan Sosial kita yang sesungguhnya.
Saya sudah 6tahun menggunakan situs Social media seperti Facebook dan Twitter.
Sebelum akhirnya Tekhnologi mengembangkan Ratusan situs lain yang hampir serupa seperti Instagram, Line, Whats Up, Bbm, Dan banyak lagi.
Sebagai kaum Modern, dan juga generasi Muda. Memang sudah sewajarnya kita mengikuti perkemabangan Tekhnologi.
Apa-apa harus di upload gitu.
![]() |
| Liat ni ! Ngapain Diuload cobak. |
Sehingga banyak waktu yang dihabiskan untuk melototin Gadget.
Setiap aktifitas yang terjadi di kehidupan yang sesungguhnya bahkan bisa sampai terabaikan akibat Kecanduan Main Sosial Media.
Lupa belajar, lupa mandi, lupa makan, bahkan bisa sampai lupa tidur.
Kita sering Lupa pada kenyataan bahwa hidup kita bukan bergantung pada Tekhnologi.
Tapi kerja Keras dan Usaha yang sesungguhnya.
..
Kembali pada pembahasaan, bahwa Media sosial membuat kita acuh pada Kehidupan nyata.
Ini juga berbahaya.
Kita bisa Tau teman facebook kita sedang sakit ataupun meninggal.
Tapi kita bisa tidak tau, Jika teman kita atau keluarga kita dikehidupan yang sebenarnya yang sedang sakit.
Dan Sering tidak tau jika ada Tetangga kita yang meninggal.
Seperti yang terjadi padaku hari ini.
*Parah, Parah.. Parah..
August 02, 2016
Hujan Yang Merindu
![]() |
| Tapi yang ada hanya tetesan |
Aku mengingatmu. Aku Merindukanmu.
Tapi dia sering kali datang tanpa sepengetahuanku.
kau-tau
Meski tetap terlihat stupid.
August 01, 2016
De Ja Vu dan Teka Teki dan Skenario Tak Tertulis
KINI ITU SEMUA TELAH TERJAWAB.
Perbaiki diri dan sikap mulai hari ini. Akan membawa kebaikan kelak di masa yang akan datang.

















