Featured Post

Cerita ASI ku

May 12, 2026

Cerita ASI ku

Aku ingat, 5hari setelah melahirkan PD ku bengak, Keras, Sakit, dan Keras sekali..

Nyerinya menjadi hangat, menjalar nyeri sampai kepala.

Lalu, tetes demi tetes, air susu mulai keluar.

Kulatih anakku menyusu secara naluri. Menyedot puting sampai lecet.

"harus, aku harus bisa" tekadku.

Membelikan susu formula hanya akan menguras uang dan waktu lebih banyak (aku sudah mengalaminya pada anak pertamaku).

Ini adalah titik mulanya. Susah, repot, sakit, campur aduk rasanya. Tapi aku harus melewatinya.

Melahirkan normal, menyusui bayi pasca pemulihan. Aku ingin menjadi wanita kuat seperti itu.

--

Akupun banyak berdoa. Mencintai anak pertama dan menghargai sekecil apapun pengorbanan suami. Adalah kekuatan untukku.

Syukurnya kakakku meminjamkanku alat untuk pumping PD. Alat yang membantuku memerah ASI.

Alat mahal pumping merek bumblebee, yg belum tentu mampu kubeli sendiri, kakakku mau meminjamkan. Semoga rezekinya lancar kakakku.

Dan lalu setelah penantian 5hari, minum pil daun katu, makan daun2 rebusan, aku berhasil pumping asi.

Dapat 5ml

Akhirnya anakku minum asi, Setelah 5 hari sebelumnya minum susu SGM 


Dan syukurnya 5bulan ekslusif aku berhasil menyusui anakku, tanpa Dot, tanpa Kompeng, tanpa sufor.

Dan sudah belajar makan bubur di usia 6bulan ini.

Anakku sehat, pintar, dan Alhamdulillah Gemoy.

Aku harap aku bisa menjadi ibu yang lebih baik kedepannya..

Masih lanjut ASI mudah2n sampai 2tahun. amin